Fenomena Dhamma

Thursday, March 17, 2016

Tujuh Hewan Langka Ini Hanya Ada di Indonesia Selasa, 1 Maret 2016 - 09:11 wib- Harimau Sumatera (Foto: forwallpapers.com) - Rizka Diputra-Jurnalis Indonesia memang sangat kaya akan kekayaan alam maupun spesies hewan yang ada di dalamnya. Semuanya ibarat harta karun berharga yang bahkan mungkin tidak dimiliki negara lain. Negara ini ternyata juga menjadi tempat tinggal beberapa spesies hewan langka yang tidak ditemukan di negara lain. Hewan-hewan yang kerap luput dari perhatian ini ternyata sukses menarik perhatian dunia untuk membantu melestarikan keberadaannya. Berikut tujuh satwa yang dimaksud.








Harimau-Terdapat dua spesies langka harimau yang hanya ditemukan di Indonesia yakni harimau Sumatera dan Bali. Namun, harimau Bali telah dinyatakan punah sejak tahun 1937 lantaran terganggunya habitat mereka. Adapun harimau Sumatera kini jumlahnya diperkirakan hanya tersisa sekitar 500 ekor saja.

Dilansir dari boombastis.com, jumlah ini juga terus menurun dari tahun-tahun sebelumnya sehingga pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan harimau Sumatera. Harimau jantan Sumatera biasanya memiliki panjang sekitar 92 inchi, tinggi 60 cm, dan berat 140 kg. Sementara harimau betina memiliki panjang tubuh rata-rata 78 inch dan berat 91 kg.

Orang Utan-Banyak spesies primata yang tersebar di muka bumi ini. Namun dari sekian banyak hewan itu ada spesies primata langka istimewa yang hanya ada di Indonesia, yaitu orang utan. Dibandingkan jenis kera lainnya, orang utan memiliki rambut yang lebih panjang.

Spesies ini bahkan dikenal punya tingkat intelejensi tinggi dan harapan hidup yang lebih panjang ketimbang keluarga primata lainnya. Hewan yang mampu bertahan hidup hingga 30 tahunan itu juga konon memiliki segi DNA yang mirip dengan manusia. Orang utan banyak ditemukan di hutan-hutan Kalimantan dan Sumatera.

Kera Tarsius-Selain orang utan, primata lain asli Indonesia ialah Tarsius Bangka. Hewan yang punya nama lain Mentilin ini berasal dari Bangka Belitung. Meski dari sana, namun tarsius juga bisa ditemukan di Riau dan sebagian Kalimantan.

Satwa berwarna coklat kemerahan hingga abu-abu kecoklatan ini memiliki panjang antara 12-15 cm sehingga ia dijuluki primata terkecil dunia. Ciri fisiknya bermata besar mirip burung hantu. Sehingga tak heran jika sebagian orang menyebutnya kera hantu. Namun, mata dari tarsius tidak berfungsi saat siang hari.

Badak-Setidaknya ada dua jenis badak asli Indonesia yang sangat langka dan dilindungi, yakni badak Jawa dan badak Sumatera. Namun badak paling populer yaitu badak bercula satu asli dari Jawa.

Kendati telah dibuatkan penangkaran di Ujung Kulon, Banten, namun populasi hewan ini terus mengalami penurunan. Mirisnya, data terakhir menyebutkan bahwa jumlahnya hanya mencapai puluhan ekor saja.

Dalam ilmu pengobatan Tiongkok kuno, cula badak dianggap sangat manjur mengobati berbagai macam penyakit. Culanya bahkan bisa dihargai sangat mahal sehingga banyak diburu orang. (uky)




0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home