Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Benarkah Cucu-Cicit RA Kartini Hidup Susah? KONTRIBUTOR SEMARANG, NAZAR NURDIN Kompas.com - 22/04/2018, 18:33 WIB RA Kartini(WIKIMEDIA COMMONS/GPL FDL) SEMARANG, KOMPAS.com —

Gambar
Peringatan hari Kartini di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, membuka fakta baru soal keturunan langsung pahlawan nasional tersebut. Keturunan RA Kartini yang tinggal di Bogor, Jawa Barat, ini tinggal dalam kondisi memprihatinkan. Fakta itu diungkap Bupati Jepara Ahmad Marzuki, di sela peringatan hari Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (21/4/2018) kemarin, sebagaimana dilansir dari situs resmi Pemprov Jateng. RA Kartini yang lahir Jepara pada 139 tahun lalu diketahui menikah dengan Bupati Rembang RM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat pada 12 November 1903. (Baca juga: Kompleks Makam RA Kartini di Rembang jadi Wisata Ziarah Nasional)   Putri dari Bupati Jepara Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat itu dikaruniai putra semata wayang RM Soesalit Djojoadhiningrat, yang lahir pada 13 September 1904.  RM Soesalit diketahui menikah dengan Siti Loewijah. Dari pernikahan itu lahir seorang putra bernama Boedi Setyo Soesalit. Boedi Soesalit merupakan satu-satunya cucu RA

Keturunan RA Kartini Ternyata Kini Hidup Susah, Ada yang Jadi Tukang Ojek..

Gambar
Senin, 23 April 2018 03:55 WIB Kolase Tribun Jabar RA Kartini dan sang putra, Soesalit Djojoadhiningrat.  TRIBUNNEWS.COM- - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana membentuk sebuah tim kecil untuk mencari dan membantu kehidupan keturunan  RA Kartini . Hal itu dilakukan setelah Bupati  Jepara  Ahmad Marzuki menyebut adanya keturunan pahlawan nasional  RA Kartini  yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Bupati  Jepara , Ahmad Marzuki, di sela peringatan hari Kartini di Pendopo Kabupaten  Jepara , Sabtu (21/4/2018), mengungkapkan keturunan langsung  RA Kartini  yang tinggal di Bogor, Jawa Barat tinggal dalam kondisi memprihatinkan. RA Kartini lahir  Jepara  pada 139 tahun lalu diketahui menikah dengan Bupati Rembang RM Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, pada 12 November 1903. Putri dari bupati  Jepara  Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat itu dikaruniai putra semata wayang RM Soesalit Djojoadhiningrat, yang lahir pada 13 September 190

Soesalit Djojoadhiningrat ANAK IBU R.A. KARTINI

Gambar
Soesalit Djojoadhiningrat ANAK R.A KARTINI. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian Soesalit Djojoadhiningrat Informasi pribadi Lahir 13 September 1904   Rembang ,  Jawa Tengah Meninggal dunia 17 Maret 1962(umur 57)   Jakarta Anak R.M. Boedhy Setia Soesalit Orang tua K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat R.A. Kartini Dinas militer Pihak   Indonesia Dinas/cabang   TNI Angkatan Darat Masa dinas 1945–1948 Pangkat   Mayor Jenderal TNI Pertempuran/perang Revolusi Nasional Indonesia Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat  (lahir di  Rembang ,  Jawa Tengah ,  13 September 1904  – meninggal di  Jakarta ,  17 Maret   1962  pada umur 57 tahun), merupakan putra pertama dari pahlawan nasional  R.A. Kartini  dan  Bupati Rembang  K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojoadhiningrat. Kartini meninggal dunia empat hari sesudah melahirkan Soesalit. Disebutkan nama Soesalit merupakan akronim kalimat dalam b

Biografi RA Kartini, Sang Pahlawan, yang Berjuang Untuk Emansipasi Wanita (INFOGRAFIS)

Gambar
Biografi RA Kartini ( INFOGRAFIS)  – Tentu masyarakat Indonesia sudah kenal dengan potongan lagu yang berbunyi “Wahai ibu kita kartini puteri yang mulia, sungguh besar cita – citanya bagi Indonesia”. Potongan lagu tersebut merupakan lagu persembahan Indonesia untuk kemuliaan dan perjuangan ibu Kartini di era penjajahan. Beliau merupakan salah satu pahlawan wanita Indonesia yang rela berjuang untuk rakyat Indonesia di masa penjajahan. Beliau adalah wanita terdidik yang memiliki harapan atas kesamaan gender. Di masa itu memang wanita tidak dihargai, tidak boleh mendapatkan pendidikan yang layak hanya tugasnya harus di rumah mengurus suami, anak dan memasak. Kemudian RA Kartini berjuang agar wanita tidak ditindas dan bisa sejajar dengan pria lewat sebuah perjuangannya yang menyuarakan kebenaran. Beliau memang wanita cerdas yang pemberani hingga semua yang dilakukan memberi arti yang sangat besar bagi wanita Indonesia sampai saat ini. Berikut Biografi RA Kartini, sal

SELAMAT HARI KARTINI 21 APRIL 1879-2019. SEMOGA KARTINI BAHAGIA DI ALAM DEWA [SURGA] PENUH KEBAJIKAN & KEBAHAGIAN.

Gambar
Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat merupakan nama lengkap RA Kartini- Nama lengkap Kartini adalah Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat. Ia lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Jepara, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Raden mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan seorang bupati Jepara. ... Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak sampai Hamengkubuwana VI. Biografi RA Kartini : Pahlawan Wanita Indonesia Pejuang Emansipasi https://www.akupaham.com/biografi-ra-kartini/

Mus Mulyadi Wafat Usia 73 Tahun-Kenangan tak Terlupakan Helen Sparingga tentang Sosok Mus Mulyadi-11 April 2019, 17:16:16 WIB

Gambar
Helen Sparingga menyembunyikan kesedihannya di balik kacamata hitam yang dikenakannya. (Aginta Kerina/JawaPos.com) JawaPos.com – Dunia permusikan Indonesia kembali berduka, penyanyi senior Mus Mulyadi meninggal dunia pada hari ini, Kamis (11/4) pagi. Ditanya kenangan dengan suaminya, Helen Sparingga mengungkapkan bahwa ia dan suami selalu menghabiskan waktu bersama untuk membaca kitab suci. Terlebih, semenjak penglihatan Mus Mulyadi hilang pada 2009. “Mas Mul selalu bilang semangat sama anaknya. Setiap hari video call sama cucunya. Nggak ada pesan. Suamiku selalu semangat, senang hidupnya. Bahagia saya disampingnya. Terus, saat dia buta, saya nggak pernah pergi-pergi. Kalau mau pergi berdua. Kami selalu baca firman bersama,” ungkap Helen saat ditemui di kawasan Jakarta Barat, Kamis (10/4). Selama hidup, Helen mengingat suaminya adalah sosok yang pendiam. Mus Mulyadi juga disebut sebagai sosok yang selalu mengala

Korban Banjir Indramayu Bertahan di Tenda Darurat-11 April 2019 12:38 WIB

                                                                                                             Memasuki hari keempat, banjir di Kota Indramayu, Jawa Barat, masih merendam ribuan rumah. Tingginya genangan memaksa warga bertahan di tenda-tenda darurat yang dibangun dari terpal dan spanduk bekas.

Pohon Simbol Cinta-Kasih Memberi Tanpa Pamrih...

Gambar
Pohon adalah Simbol Pemberi Kehidupan kpd Semua mahkluk Hidup, dia Rela Korbankan Seluruh Hidup-nya utk Semua Mahkluk. Pohon adalah Simbol Rela ber-Korban Tanpa Pamrih Memberi segalanya tanpa minta balasan apapun. Pohon memberikan Oksigen yg di Butuhkan semua Makhluk Hidup, Pohon memberikan Sirkulasi Udara Pembersih Polusi ber-Racun Pembunuh Kejam bagi banyak Orang & Mahkluk lainnya.   Polusi dari Pabrik, Kendaraan ber-Motor Pembunuh Kejam, tanpa ada Pohon2 di jalan, taman, dsb Polusi Sangat Berbahaya krn Racun Mematikan... Pohon memberikan tubuhnya [batangnya] utk bangun rumah, meja-kursi, Batangnya Pohon banyak di butuhkan utk Penopang Hidup Banyak Orang, Batangnya di Jual jadi Rebutan banyak orang, Hasilnya menambah Devisa Negara utk Penopang 250 juta Penduduk Indo... Pohon memberikan Keteduhan bagi banyak orang yg Kepanasan di jalan, dsb... Pohon tempat Kehidupan bagi Burung aneka Jenis hingga ber-Anak-cucu,.. Pohon tempat Kehidup