Fenomena Dhamma

Sunday, March 15, 2015

Seputar Imlek dan Dewa Dapur [1]


Budaya-Tionghoa.Net | Dewa dapur itu adalah dewa kuno bahkan sejak dinasti Xia sudah ada penyembahan terhadapNya. Kitab klasik Li Ji sudah mencatat bahwa dewa dapur atau Zhao Jun itu adalah Zu Rong. Kitab-kitab lainnya adalah kitab Zhuangzi bab Da Sheng menulis "Zhao You Ji" dan dijelaskan secara spesifik oleh Sima Biao bahwa " Ji itu adalah Zhao Shen (Zhao Jun) mengenakan jubah merah serta cantik". 

Kitab Bao Pu Zi juga menjelaskan masalah Zhao Jun ini bahwa Zhao Jun mencatat perbuatan-perbuatan manusia.
Dewa dapur merupakan dewa utama dari lima dewa rumah , dewa rumah itu adalah sebagai berikut : dewa sumur , dewa tiongcit , dewa pintu dan dewa kamar mandi.
Dinasti Qing mengenal istilah tiga Zun dan enam shen dimana tiga zun itu adalah Guan Yin dan dua pengiringNya (Jin Tong Yu Nu) serta lima dewa rumah , dimana dewa pintu itu ada sepasang.
Kebiasaan membersihkan rumah pada tanggal 23 - 24 itu adalah berasal dari legenda bahwa jaman dahulu itu manusia memiliki dewa yang disebut san shi shen yang mengikuti manusia bagaikan bayangan.
Dewa ini adalah dewa yang rese serta suka mengadu yang tidak-tidak kepada Yu Di. Lama kelamaan image manusia di mata Yu Di ini menjadi buruk. Suatu hari San Shi Shen ini mengadu kepada Yu Di bahwa manusia itu sukanya mengutuk Yu Di serta berencana melawan kekuasaan Yu Di.
Yu Di amat marah mendengar hal itu lantas membuat tanda sarang laba-laba dirumah-rumah yang hendak dibantai. Dan memerintahkan Wang Ling Guan untuk membantai manusia pada tanggal 30 dirumah-rumah yang ditandai dengan sarang laba-laba itu.
San Shi Shen amat senang dan tidak pandang bulu semua rumah ditandai dengan sarang laba-laba. Zhao Jun mendengar hal ini amat sangat terkejut dan membuat suatu rencana bahwa pada tanggal 23 -30 (hari menjemput Zhao Jun) semua rumah harus membersihkan dari segala macam kotoran dan semua rumah harus sudah bersih pada tanggal 30. Jika tidak bersih pada tanggal 30 Zhao Jun tidak akan mau datang kerumah itu.
Hal ini dilaksanakan oleh semua manusia dan ketika tanggal 30 Wang Ling Guan datang untuk memeriksa amat terkejut melihat semua rumah bersih dan orang-orang bersembayang kepada para leluhur serta meminta perlindungan untuk tahun depan, semoga tahun yang baru membawa harapan yang baru ( Xin Nian Ru Yi).
Wang Ling Guan melaporkan hal ini kepada Yu Di , membuat Yu Di marah besar dan memeriksa San Shi Shen serta menggampar mulutnya sebanyak 300 kali dan menghukumnya di penjara langit selama-lamanya. [Lihat Bagian II ]

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing List Budaya Tionghoa 

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home