Fenomena Dhamma

Thursday, March 05, 2015

BROKOLI-Kunci Mencegah Osteoatristis.




SULFORAPHANE adalah nama satu zat yang ditemukan pada brokoli, yang dapat menjadi kunci untuk mencegah atau memperlambat perkembangan bentuk paling umum arthritis.



Menurut jurnal Arthritis & Rheumatismon, sulforaphane dpt memperlambat kerusakan tulang rawan pada persendian yang berkaitan dg osteoarthritis, yg menyakitkan dan membuat tubuh lemah.

Pada penelitian tsb, tikus yg diberi makanan kaya senyawa itu secara mencolok memiliki kerusakan tulang rawan dan osteoarthritis yg lbh sedikit jika dibandingkan dg tikus yg tdk diberi makan brokoli.

Osteoatristis [OA] yg dpt dikenal sebagai radang sendi degenaratif atau penyakit sendi degenerative adalah satu kelompok gangguan mekanis yg melibatkan penurunan fungsi sendi, termasuk tulang rawan artikular serta tulang subkondral. Yg gejalanya meliputi nyeri sendi, terasa nyeri saat disentuh, kaku, sendi terasa macet, kadang kala efusi.

Para peneliti mengatakan sulforaphane didptkan saat orang makan sayuran persilangan spt kubis Brussels dan kol, tp yg diutamakan brokoli.

Para peneliti mendptkan sulforaphane menghalangi enzim yg mengakibatkan kerusakan sendi dg menghentikan molekul penting yg diketahui mengakibatkan radang.

Hasil penelitian lain dari Journal Arteriosclerosis Therombosis and Vascular Biologi mengklaim brokoli efektif mencegah serangan jantung, stroke, anti kanker dan anti radang.

Zat kimia sulforaphane yg terkandung dlm brokoli menurut peneliti, berfungsi menguatkan system kekebalan tubuh utk mencegah penyumbatan arteri.

Arteri yg berbentuk melengkung lbh berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yg dikenal dg Nrt2.

Sementara itu arteri yg lurus dilindungi protein tsb. Perlindungan itu akan mencegah sel2 mengalami peradangan, yg merupakan indikasi awal perkembangan penyakit Jantung. Selain itu, kandungan zat dlm brokoli mampu mencegah perkembangan Tumor hingga 60%.

Mengonsumsi brokoli dpt memicu penguranag ukuran Tumor yg tdk berkembang hingga 75%. Zat yg terkandung dlm brokoli bermanfaat sebagai anti oksidan. Seratnya bermanfaat utk menegah konsitapasi/ sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

[Antara/ Xinhua-OANA/L-1]


Manfaat Brokoli :

-Meningkatkan daya kerja otak.

-Mengandung senyawa yg mirip dg obat2an penyakit Alzheimer [penurunan daya ingat]

- Mengatur tingkat gula darah, kandungan kromium dlm brokoli dpt mengatur tingkat gula darah , hingga brokoli sangat disarankan utk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

-Menetralkan zat penyebab kanker. Sulforaphane, zat antioksidan dlm brokoli dpt membantu tubuh menghilangkan atau menetralkan karsinogenik, zat penyebab kanker.


-Mengurangi risiko terkena gangguan stroke dan jantung.

-Antioksidan yg tepat dibutuh oleh tubuh.

-Menjaga keseimbangan keadaan di dlm usus besar [kolon].

-Menyembuhkan anemia.

-Menurunkan risiko katarak

-Memelihara kepadatan tulang dan mencegah cacat pada bayi.


KANDUNGAN yg ber-MANFAAT dlm BROKOLI

1. Karotenoid- 2. Sulforaphane- 3. Provitamin A - 4. Seng- 5. Vitamin C- 6. Vitamin E - 7. Kalsium – 8. Zat Besi.

Sumber: Kompas.com

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home