Fenomena Dhamma

Sunday, March 08, 2015

Confucius Guru Moralitas Pertama di Dunia- Nasihat & Contoh Keteladanan.. Kitab Di Zi Gui ke-45.



非圣书,屏勿视
敝聪明,怀心志
勿自暴,勿自弃
圣与贤,可驯致

Fei sheng shu, bing wu shi
Bi cong ming, huai xin zhi
Wu zi bao, wo zi qi
Sheng yu xian, ke xun zhi

Buku-buku ajaran orang bijak sangatlah berguna bagi kita, jangan membaca buku yang tidak bermanfaat. Membaca buku yang salah dapat menutupi kearifan & kecerdasan kita, sehingga mengakibatkan moral seseorang menjadi rusak. Jangan sekali-kali meremehkan diri sendiri & mudah menyerah apalagi membejatkan diri. Asalkan tekun & rajin, selangkah demi selangkah maju, kita dapat menjadi bijaksana seperti para suci.

Pada jaman dinasti Jin hiduplah seorang yang bernama Yuan Yue袁悦, pengetahuannya luas & suka menjajakan pandangannya. Akan tetapi ia memiliki sebuah perilaku yang aneh, selalu membawa buku strategi perang战国策,dimana saja selalu membicarakan strategi perang. Salah seorang temannya bertanya kepada dia:”Ada banyak sekali buku, mengapa melulu membaca & membahas tentang buku strategi perang?”Yuan Yue menjawab:”Saat masih remaja, saya pernah membaca Lun Yu论语,Yi Jing易经,Lao Zi老子.

Ternyata buku-buku tersebut memiliki kekurangan, hanya buku strategi perang yang tidak memiliki cela.”Di belakang hari Yuan Yue pergi berkelana untuk mengungkapkan pandangannya berdasarkan buku strategi perang. Sayang karena gagasan Yuan Yue terlalu condong pada buku strategi perang & tidak bisa membedakan mana yang benar & salah, gagasannya hampir saja menghancurkan dinasti Jin. Tak lama setelah itu, ia mendapatkan malapetaka yang membawa maut.

Pada jaman dinasti Jin Barat西晋, hiduplah seorang yang bernama Zhou Chu周处, saat kecil suka berbuat onar & keributan, orang-orang sangat membencinya. Belakangan, di desa tempat tinggal Zhou Chu muncul seekor naga yang sering mengganggu ketenangan warga & seekor harimau yang buas. Zhou Chu ingin sekali menggunakan kesempatan ini untuk membuktikan kehebatan dirinya, bergelut dengan naga & harimau. Setelah bertempur selama 3 hari- 3 malam, naga & harimau tersebut dapat dikalahkan oleh Zhou Chu. Karena sudah beberapa hari Zhou Chu tidak terlihat, para penduduk mengira ia telah meninggal. Mereka merasa senang & ingin merayakannya. Dari peristiwa ini Zhou Chu baru menyadari jika ternyata para penduduk bukan takut terhadapnya, akan tetapi membenci perilakunya. Sejak hari itu, ia merubah diri menjadi lebih baik. Beberapa waktu kemudian ia berhasil menjadi seorang pejabat yang bersih & baik, mendapat pujian dari banyak orang.

Cerita diatas diterjemahkan secara bebas oleh penulis dari buku dengan judul 中华儿童国学经典:弟子规,terbitan 现代教育出版社 untuk tujuan pendidikan, budaya, sosial, non komersial.


Semoga berguna dan mohon maaf bila tidak berkenan di hati anda sadhu.


Penulis: Xie Zheng Ming.
Ahli Sejarah Kuno Confucius dan bahasa Mandarin.



0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home