“ FITNAH LEBIH KEJAM DARI PEMBUNUHAN “

DISKUSI DHARMA FACEBOOK.


Teman2 Dharma kl sempat silahkan simak pertanyaan dari Umat di bawah ini dan kasih komen.
Malam bhante, apa kabarnya. Bhante sy ada masalah tentang pekerjaan: status sy masih kontrak akan berakhir april 2012.
Sy difitnah katanya: sy minta2 uang ke nasabah, pdhal sy tidak pernah minta2 laporan tsb smp ke telingga bos gede.
Bagaimana cara membuktikan bahwa sy tidak pernah minta2 uang ke nasabah. mohon petunjuk bhante, skrg sy sdh cari pekerjaan baru lagi, krn takut tidak perpanjangan lg.
Skrg sy ada 2 anak masih balita butuh uang utk kelangsungan hidup.
Teman2 tlg ks koment yg benar dan berguna, sadhu.

Komen dari teman2 sdh benar dan bgs2.
Teman2 maaf kl komen bhante salah.
Kesimpulan: Fitnah itu lbh kejam dari Membunuh kata pribahasa. Artinya Fitnah itu tuduhan tanpa bukti, secara psikologi dikatakan Fitnah termasuk Pembunuhan Karakter. Apalagi, kl Bos percaya kpd Fitnah, karyawan tsb lalu dikeluarkan dari kerja, maka orang tsb nganggur (tdk kerja) akibatnya sekeluarga tdk dpt jatah utk nafkah hdp mereka. Yg jd korban 4 orang, inilah hasil Fitnahan yg berakibat membunuh 4 orang, hingga disebut lbh kejam dari Membunuh. Dg alasan tuduhan itu menyangkut kerjaan yg menjadi gantungan hdp orang, apalagi sdh punya anak dua dan istri (4 orang).

Utk membuktikan anda tdk minta2 uang ke nasabah, baiknya anda ajak orang yg Fitnah bawa di depan Bos lalu tanya sm yg Fitnah; siapa saja (nama2) yg diminta uang oleh saya, tlg tunjukkan?
Bl orang yg Fitnah tdk bs membuktikan, anda langsung lapor ke Bos, bahwa tuduhan itu adalah Fitnah belaka (blh bicara cara anda).

Demikian pandangan bhante yg sederhana ini semoga berguna, utk menambah pengetahuan dan wawasan jd luas. Mohon maaf bila ada yg kurang berkenan dihati, dan terimakasih atas partisipasi teman2 dlm diksui ini.

Teman2 terimakasih atas dedikasi dan komen yg berguna.

1. Namo Buddhaya Bhante, menurut saya sih tidak perlu membuktikannya. Apabila anda lsg ditanyai bos, anda malah harus meminta bukti dari bos anda... Siapa yg bilang? Nasabah mana yg sy minta uangnya...kalau perlu hadirkan nasabahnya... Saya rasa kita tidak perlu takut jika kita tidak berbuat salah.. Tidak salah anda mencari pekerjaan lain dulu, lebih bgs yg tidak kontrak.



2. Ya , kalau saran saya , bicara langsung ke Boss Gede , mengutarakan apa adanya. Kalau Boss gede menuduh demikian , cari aja nasabahnya yang mana , buktikan ada gak ? ya kira-kira begitulah untuk membersihkan nama baik. yah saya setuju dengan comments sdr Johanes chandra begitulah jalannya.....emang susah kalau sdh kena gosip,




3. bekerja difitnah , berdagang jg difitnah .. dimana kita mempertahankan dan melewati kondisi tsb . mengenai dilanjutkan kontrak tergantung kinerja kita . penjelasan cari pekerjaan yg baru ini baru melamar ato sudah diterima bila sudah di terima ya anda boleh melupakan kejadian tsb .
lepaskan noda / beban di hati kita semoga semua berbahagia.



4. Met pagi bhante. Mnrt sy anda tdk hrs membuktikan apapun. Jstru org yg menfitnah anda lah yg hrs membuktikan tuduhan tsb.. bilang ke boss,kalau ada tuduhan ke yg bersangkutan,agar ada buktinya. pagi bhante,sbaik'a kta tdk prlu mlakukan apapun krna klw kita di fitnah,nanti yg akan mmfitnah kita akn brbalik krma'a. maaf bhante klw komant saya salah /(n_n)/.


5. Kesabaran anda sedang diuji, ada peribahasa:anjing menggonggong kafilah berlalu. Semoga mslh cpt selesai. Semoga smua makhluk berbahagia. jalanin aja sampai masa kontrak habis...

bila kontrak habis carilah pekerjaan yang tidak pake kontrak segala... tidak usah takut bila anda memang tidak bersalah. ibarat sebuah bangkai walau disembunyiin bagaimanapun juga baunya pasti akan tercium juga. bgmnpun juga pasti kebenaran selalu menang dari kejahatan. sabar aja akhir april tinggal sebulan lagi. entar juga cepat berlalu...


6. pagi bhante,kalo menurut saya adalah sebaiknya menjelaskan kesalahpahaman ini ke bos anda,bs dilakukan u/pembuktian anda menghadirkan nasabah anda ke bos anda mungkin dg cr demikian bos anda dpt mempercayai dan mengerti bahwa anda tdk bersalah.jika itu sdh dilakukan tp si bos msh jg tdk percaya dan tak mau mengerti,sebaiknya anda siap2 cr pekerjaan br.karena sulit bg seseorang u/meluruskan permasalahan apabila ada alasan lain nya dan sibos udah punya rasa nda sk.jd sebaik nya anda ckp memberikan penjelasan dg sungguh2dan jujur.jika sibos tetap kukuh dg penilaian nya,biarkan saja.maaf kalo seandainya tdk berkenan.


7. masalah ini udah ngak aneh lagi namanya kerja disatu perusahaan pasti ada yg baik ama kita dan juga ada yg iri pada kita kok. inilah org yg iri akan selalu mencari masalh kekita. buat apa kita membuat pusing semua ini waktu akan membuktikan semuanya kok. apalagi kita cuma kontrak kerja aja, masa kamu cuma mau kerja disitu selamanya, saran saya sih kenapa anda memikirkan coba buka suaha sdri. kenapa anda ngak mikirin kita sehari kerja 8 jam kita yg bekerja keras banting tullang kita cuma menikmati gaji berapa aja dan kita berjuang trus yg utg kan sih bos.



8. wuah masalah ini buktikan dgn minta bukti nyata bahwa anda melakukan kesalahan...klo cm bukti dr omongan aja di percaya...mk anda tnya kembali kenapa skrg dr perkataan pengakuan sy malah tidak percaya...klo mank apes jg anggap aja pengalaman berharga...shingga bisa kita ambil pelajaran dr kasus ini yg bisa kita buat jd bekal diri mnjadi pribadi yg lbh baik...


jikalau di FITNAH jika itu tidak benar maka BENARKANLAH bahwa itu tidak benar,jika itu BENAR maka TERIMA-LAH itu buah karma pada kehidupan yang lampau.......dan janganlah muncul perasaan membenci KEPADA-NYA karena jika memang itu benar fitnah maka akan menjadi BERAT,jika itu tidak benar maka luruskanlah dan benarkanlah bahwa itu tidak benar...


9. Selamat siang B'Sudhammacaro and all teman2 Dharmma. siang yang ceria buat kita semua... Menurut sy yg blum tentu benar, berarti sdh tdk ada masalah mengenai Si penanya. Be Happy aja... jangan dipikirkan. mengenai fitnah agak sulit dipermasalahkan. jika sudah waktunya akan tiba kebenaran itu. jangan paksa boss utk mengertikan kamu. suatu saat beliau akan ngerti. Thank'S... Namo Buddhaya, Sang putih adalah putih, dan sang hitam adalah hitam. Yang sulit adalah jika kita berada di antaranya/abu-abu. Selama berada di jalan yang benar, hanya diri ini dan Nya yang mengetahui segala sesuatu hal. berhubung saya tidak pernah berkecimpung di dunia per BANKan.gua tidak bisa koment soal begini,,,maafkan yah.


Teman2 trims atas dedikasi dan komennya yang berguna. Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma, para Leluhur d Ortu yg msh hidup atau yg sdh meninggal dan semua makhluk yang telah meninggal semoga mereka dapat menerimanya dan ikut berbahagia, sadhu.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.
Penyusun Ven.Sudhammacaro.

Comments

Popular posts from this blog

HUBUNGAN ANTAR SHIO JANGAN SALAH MEMILIH JODOH

" NAMA-NAMA BUDDHIS "