Fenomena Dhamma

Sunday, December 25, 2011

“ BENCI DAN DENDAM BAGAIMANA CARA HILANGKAN? “

DISKUSI DHARMA FACEBOOK.
Teman2 Dharma kalau sempat silahkan simak pertanyan dari Umat dan kasih komen.

Bhante tolong saya, gimana cara hilangkan dendam sama orang? Apa dulu saya punya karma buruk yang berhubungan?

Saya mau putus hubungan karma dg dia (orang yg sy benci) di dunia sekarang.

Saya benci sama orang dan susah untuk menghilangkannya, krn ada orang yang blng; Jika kita dibenci atau membenci pasti hub karma sebelumya orang itu adlah musuh kita.

Apa benar begtu?

Sebaliknya jika kita sedang suka dengan orang itu. Berarti punya karma baik dikehidupan sebelumnya. Dia (orang yg sy benci) tmn dari skolah dlu, orang itu nyari msalah. Skrg dia ajak duel berantem d mlah ngadu domba saya sma orang lain. Mohon pencerahan dri teman2 d bhante.

Teman2 tlg kasih komen yg benar dan berguna sadhu.


Benci, dendam dan emosi itu kilesa (kekotoran batin) penghalang kemajuan spiritual. Terlepas dari cara pandang anda anggap itu ada hubungan karma di masa lalu atau tdk. Namun, tiap orang msh punya kilesa, cm kadarnya berbeda tergantung sikon dimana dia berada dan bergaul dg siapa. Sebelum orang mencapai tingkat kesucian batin tertinggi, kilesa itu msh setia menemani, dlm tingkat Sotapanna aja kilesa msh ada dikit demi dikit seiring usahanya naik ke tingkat kedua –tiga hingga ke empat (Arahat), baru kilesa bener2 abis total.

Wajar bl kita yg msh keduniawian suka muncul benci dendam dsb, sambil usaha meredam dg cara yg diajarkan dlm Dharma. Misalnya, menyadari munculnya benci dsb, lalu kita buang/ lupakan kl bs dg bnyak bca paritta Karaniya Metta Sutta, Brahma Wihara dg renungan terjemahannya. Mudah2an, kilesa tdk terlalu jd beban dlm hdp kita.

Andai kita sering ikuti benci, dendam krn terdorong oleh kata2 Musuh, yg rugi kita dan dia maka semua tdk berguna mengikuti kilesa tsb.

Buddha mengatakan bahwa: Musuh yg paling Hebat bukan diluar, yg disebut orang lain yg dianggap Musuh oleh kita, tp Musuh tsb ada dlm hati dan pikiran yg salah menilai (kilesa) tsb.

Solusinya; Ajari diri sendiri utk rela memaafkan orang yg dianggap Musuh, kasihani sesama teman/ orang yg mungkin mereka tdk menyadari kilesanya.

Dlm pertengkaran atau peperangan tdk ada yg untung atau menang, semuanya KALAH, yaitu KALAH oleh KILESA nya sendiri krn mengikuti; Emosi, Benci, Dendam, dst.. Manusia hrsnya tdk blh KALAH oleh KILESA nya sendiri, krn sdh dibekali Kemampuan utk membasmi Kilesa tsb, cm tdk tahu caranya. Yaitu dg Menyadari dan Membuangnya jauh2..

Inilah latihan Wipassana dg cara yg amat mudah dlm kehidupan se-hari2.
Semoga uraian yg singkat ini berguna utk menambah wawasan dan pengetahuan Dharma. Mohon maaf kl kurang berkenan di hati teman2.


1. namo budhaya.. cao an Bhante...belajar untuk cuek dengan orang yang diajak bermasalah...bila berjumpa berusaha alihkan mata,pikiran,dan tingkah mu... buatlah kesibukkan... acuhkan saja... yang akan bosan juga dia... hanya sati inti yaitu ^^


jangan di tanggapi,belajar untuk tak ada apa2 dan menghindarlah selalu.. buang jauh2 bila dia muncul di otak terutama jangan selalu bertanya ,,mengapa dia begini mengapa dia begitu terhadap saya.... jangan terlalu berpegang pada karma mmasa lalu dulu... usahakan bagai mana anda terhindar dari masalah dendam di hati...

ini bisa anda lakukan bila ada kemauan besar dari hati mu..... ''' jangan termakan dengan aduan atau cerita2 dari teman2mu tentang apa yang dia bicarakan tentang anda... usahakan jangan mau tau apapun tentang dia....''' semoga berhasil.... bila ini sukses baru anda pikirkan tentang ''karma'' tanyakan kepada yang mengerti tentang karma seperti para spiritual.... Bhikku dll nya.... _/\_ semoga bermanfaat.... SEMUA INI TERGANTUNG HATI DAN KEMAUANMU.



2. Met pagi, Namo Buddhaya Bhante...Sdh sarapan Bhante? Waduh......semua perkiraan ϑȋ atas menurut sy terbalik, putuskan ϑαn hilangkan rasa benci ϑαn dendam supaya hutang karma nya selesai. Kalau terus2an membenci, itu akan mengakibatkan pertemuan berulang2 ϑȋ khdpn berikut nya, bahkan bisa menjadi sepasang suami istri. Putuskan dendam selesaikan karma itu lah tugas kita ϑȋ khdpn sekarang ini. Bener ga sih Bhante? Ma'af kalau salah.



3. Namo Buddhaya ...Bhante Sudhammacaro..saya pikir.....secara logika.....,manusia pada umumnya akan berubah dengan drastis...bila " merasa takut....".....,takut kepada " buah kamma " atau akibat jelek yg bakal di dapat........,lepas dari persoalan " Apa dulu saya punya karma buruk yang berhubungan? .." maka banyak org tidak rela melepaskan rasa dendam dan benci....,meskipun di mulut mengatakan " Maaf".

copas
Dalam kebencian, kita menciptakan banyak sekali karma buruk baru, baik melalui pikiran, ucapan, bahkan tindakan. Kita mungkin memang bukan orang yang suka membenci, tapi kadang kala ada jenis-jenis orang yg memang pantas dibenci krn sikap ataupun sifatnya. Tapi tidaklah menguntungkan kalau demi org2 seperti itu, kita lantas membuat karma buruk baru. Renungkan: HUKUM KARMA akan membantu mengurangi rasa benci yg ada. Hukum karma sifatnya mutlak. Percayalah!



4. Namo Buddhaya Bhante,,jika timbul kebencian ingatlah akan kebaikan yang pernah ia lakukan n ingat juga betapa rugi'y diri sendiri jika pikiran selalu dipenuhi kebencian.. Oya bhante, kalo HIRI-OTTAPA itu katanya merupakan pelindung dunia, lha kalo pelindung/memberi suaka pd pelaku kejahatan namanya apa ya bhante, mohon petunjuknya .... terima kasih.



5. Pagi Bhante...Knpa hrs membenci?membenci hny sprti sebuah beban,setiap hari dibawa kmn2.Lepaskn semua,jalani apa adanya...memutuskan hubungan bkn kita yg mengatur,apa hak nya kita sbg manusia?dlm agama memutuskan silahturahmi adalah sebuah dosa.Org membenci kita yah biarin aja,yg penting dr kita sndri tdk prnh membenci,tdk ada emosi,tdk ada kebencian.Jika org itu mau berbaik kembali dg kita,sll terima dg tangan terbuka & lapang dada.Bknkah itu yg namanya kesadaran yg diajarkan dlm agama Budha....Salam Metta..



6. Namo Buddhaya. Selamat Pagi Bhante, semoga sehat adanya. Karma? mungkin juga. Sadari saja, kita tak kan mungkin membuat semua menerima/suka. Walau dalam hal yang positif akan ada unsur yang negatif dan juga sebaliknya. Manakah yang lebih dominan mereka yang menerima atau menolak keberadaan kita?. Terkadang di dunia yang sekarang ini ego individu/kelompok mengelilingi diri. Saat inilah jalan pikiran kita berkelana. Bagaikan berada di samudra dengan ombak. apakah harus melawan arus ataukah sebaliknya mengikuti arus? Saran untuk yang mengalami masalah baca Paritta Cinta Kasih(Karaniya Metta Sutta) semoga membantu. Salah satu alasan saya gemar fb salah satunya dapat belajar Dhamma dengan cara yang unik. Maaf jika ada kalimat tak berkenan. Semoga kita tetap tersadarkan, terlindungi oleh karma n Tiratana. Saddhu, Saddhu, Saddhu...



7. pts hubungan dengan karma...nibbana dl...itu akn pts deh...lagian ngapain benci, sang buddha mengajarkan kita tentang metta...so berpikirlah yg positif... Adakah paritta metta, untuk menghilangkan kebencian? Met pagi bhante anumodana.



8. kl saya pribadi melepas kebencian dgn ngomong dlm hati blg 'semoga km tdk mendapat kesulitan akibat perbuatanmu' kl benci bgt n gak bs doa yg baik ke orgnya.saya blg dlm hati 'saya serahkan semua pada hukum karma' gak mau nyimpan2 kebencian dlm hati.sakit sendiri ntar.saya jg percaya saya baik akan mendapat baik.jd saya gak perduli dia mau ngapain.sibukkan diri kita.waktu berlalu kebencian akan pudar..



9. ini jgnlah lgsg mngatakan krn karma...bisa aja ini ujian platihan diri...jd jgnlah batu di lwn dgn batu...klo gt salah satu akan pecah...ttp cobalah tenang mnghadapinya...hilangkan trlalu mmbenci...cobalah netral...seandainya diajak brantam jgn di ladeni...mau di ejek ato apa jgn di ladeni...smakin besar dia berteriak smakin buruk penilaian org thdnya...dan sebaliknya ktnya yg 'diam' itu lah jauh lebih bernilai ato bermakna...om mani pad me hum.




10. setuju dengan saran Fera Kartika Kwok dan didalam ingatan anda tanamkanlah / anggaplah dia sudah wafat demdam dengan sendirinya sudah hilang , kalau dalam film silat dendam sudah terbalas.



11. namobuddhaya bhante..karena qt jarang melatih cinta kasih qt sehingga qt mudah membenci..bukan karena karma kita membenci seseorang..jadi semuanya kembali ke diri masing'..ada banyak cara menghilangkan kebencian..salah satunya dengan berdana..meditasi...dll.... ohh iya kelupaan...kalo anda bukan domba kenapa mau diadu-adu...kalo ada orang yg mencari masalah dengan qt dan klo kita tidak menanggapi masalahnya pasti akan selesai..seperti pepatah anjing menggongong kavila berlalu..jadi kembali ke diri masing'..




12. Bhante, kalo sy ya. sy akan mendoakan org yg kita benci. semoga dia segera dibukakan pintu hati dan mengerti apa yg telah diperbuat.memang kalo kita disakiti rasanya sangat tidak enak. tapi percayala Tuhan sangat adil.kalo menghabiskan karma itu sy rasa suatu hal yg sgt mustahil. kenapa?kita mana mungkin bs tahu berapa karma kita ama org lain. jadi byk beramal dan berdoa.terlebih kita yyg harus lebih dulu menyadari kesalahan kita. tterima kasih.


13. Waduh pagi bhante dan teman2 hehehn.amin kesiangan deh,hehehe.mengenai dendam itu bisa di singkirkan dengan mudah kok,jika kamunya sendiri mau memaafkan dan melapangkan dada untuk orang tersebut.jika dia selalu mencari masalah dengan kamu,kamu menghindar saja,jangan diladenin,anda cukup tahu saja kalau dia begitu,jadi kamu jangan juga benci sama dia,itu berarti kalian sama sama bodoh,karna menanggapi dan mau meladanin dia,apa lagi sampai dendaman,udah bikin hati dan pikiran panas,muka jadi cemberut,bikin ngak napsu makan,and dosa lagi.boleh marah sesaat,tapi jangan lama2,ntar kamunya sendiri yang jadi sakit jiwa dan mentalnya,hehehe.


14. HARUS ADA KEKUATAN DAN KEMAUAN... hehehhehe.... itu saja... kalo kekuatan dendam anda menang dan tak ada kemauan yaa.... susah juga...bila mana ada kekuatan dan kemauan untuk melupakan dan tekat tak mau mencari masalah.... sseerrtt..... lancarlah di jalan toolll tak ada gangguan... jalan adalah milikku.. bukan miliknya... juga dia hehhehe.


15. Harus punya rasa " TAKUT "....!!Hidup saat ini lakukan perbuatan yg tidak merugikan orang lain , karma masa lalu ga usah di pikirin ..... sadar n waspada. menurut saya semua itu adalah cobaan dari atas..,, ditrima dan dijalani sj dng hati ikhlas dn rela...jk memang sdh wktuny..,, masalah it akan pergi dng sendiriny.... in hny pendapat saya,, mohon maaf jk ada kt2 yg kurang baik... trima kasihhh. bila kita memberi senyum kepada orang yang tak suka dan benci kepada kita udah pasti di curigai ngenyek hehehhhee.... paling mantap pura2 gak liat aja jadi lebih halusssss...


16. Betul(y) betul(y) betul:* kata ko miming.asal kita hidup ngak ngerugiin orang lain.kalau mau liat karma kehidupan dulu liat lah keadaan sekarang,kalau mau liat karma selanjutnya,lihat lah perbuatan anda sekarang.tapi jangan menyalahkan semua karna karma,kalau masalah dendam itu dari masing2 hati,niat hati yang mau melapangkan atau memaafkan saja.jadi tergantung pikiran kita untuk melepas dendam tersebut,jadi lah orang yang bisa memaafkan ,dan mengiklaskan maka perasaan pasti selalu bahagia dan tidak terbentuk buah karma yang buruk.


17. berikanlah senyuman kepada org yg tdk qt suka, jgnlah sllu cmbrt, krna suatu sat org itu akan mlu sndri. Sulit ada yang OtoRiter, aku punya teman yang Jahat Bgt, padahal gak pny salah serius sm dia, ''' sampai melibatkan Universitas untuk Black List nama aku di Perusahaan????!!!!!! Untung aku gak nglamar krj di smua perusahaan. Jangan pikirkan antara suka dan tidak suka,jalani saja hidup ini apa adanya.Jadikan ini sebagai praktek Dhamma.Anicca... Anicca... Anicca.


18. kalo temanmu itu mengajak brantem dan duel, tolong kamu abaikan dengan kata-kata yg baik,, karena dia masih ada masalah denganmu. Untuk mematahkan karma buruk tidak bisa sayang, justru sekarang ini kamu lg dapat karma buruk, cobalah untuk berbalik kasih kepada, cobalah untuk ramah dan tersenyum kalo meladeninya maka karma itu tidak akan terputus, dan kamu akan terus terikat didalamnya.


Teman2 trims atas dedikasi dan komennya yang berguna. Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma, para Leluhur d Ortu yg msh hidup atau yg sdh meninggal dan semua makhluk yang telah meninggal semoga mereka dapat menerimanya dan ikut berbahagia, sadhu.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

1 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home