Fenomena Dhamma

Friday, February 13, 2015

Dapat di-Percaya




NASIHAT KUNO dari TIONGKOK (China)…

Dapat di-Percaya

守信

Shou xin

Alkisah, pada jaman dinasti Qing 清朝 di daerah Jiang Su Nan Jing 江苏-南京, hiduplah seorang yang bernama Cheng Yu Men 程鱼门. Ia membuat janji dengan seorang temannya, Jian Zhai  简斋 pada hari X hendak bertamasya bersama ke tempat wisata Yu Hua Tai 雨花台. Pada hari H, cuaca tidak bersahabat, hujan turun lebat. Jaman itu, belum ada telepon, komunikasi tidak bisa langsung & lancar, tidak bisa serte merta mengubah janji. Ketika hendak berangkat, orang rumah mencegah Cheng Yu Men:”Hujan turun begitu lebat, bagaimana hendak bertamasya? Jian Zhai juga tidak mungkin datang, tinggallah di rumah saja!”Chen Yu Men berkata:”Jian Zhai adalah orang yang dapat dipercaya.

Saya telah berjanji dengannya. Jika saya tidak menepati janji, ia akan kehujanan menanti saya.”Cheng Yu Men segera mengambil payung & mengenakan sepatu hujan, di tengah guyuran air hujan & tiupan angin dingin berjalan menuju Yu Hua Tai. Tak lama setelah Cheng Yu Men sampai ditujuan, Jian Zhai datang menyusul. Mereka berdua duduk bersama menikmati pemandangan hujan yang deras. Apakah Cheng Yu Men & Jian Zhai adalah orang yang tolol? Ada kalanya untuk menjadi dapat dipercaya harus sedikit tolol. Jika seseorang telah kehilangan kepercayaan, kepada siapa lagi hendak meminta pertolongan untuk mewujudkan apa yang hendak dikerjakan?

诚不一则心莫能保,心不一则言莫能行。古人说:衣食可去,诚心不可失

Cheng bu yi ze xin mo neng bao, xin bu yi ze yan mo neng xing. Gu ren shuo: yi shi ke qu, cheng xin bu ke shi

Hati yang mendua tiada bersungguh-sungguh, lidah yang bercabang tidak dapat dipercaya. Pepatah mengatakan: boleh kekurangan sandang & pangan, akan tetapi tidak boleh kehilangan kepercayaan.

Diterjemahkan secara bebas dari buku jing si yu jiao xue can kao zi liao 静思语教学参考资料 milik perpustakaan Hong Ci Tan 宏慈坛

Semoga berguna dan mohon maaf bila tidak berkenan di hati anda sadhu.


Penulis: Xie Zheng Ming.
Ahli Sejarah Kuno Conficius dan bahasa Mandarin.



0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home