Fenomena Dhamma

Wednesday, February 25, 2015

Confucius Guru Moralitas Pertama di Dunia- Nasihat & Contoh Keteladanan.. Kitab Di Zi Gui ke-40.



不力行,但学文
长浮华,成何人
但力行,不学文
任己见,昧理真

Bu li xing, dan xue wen
Zhang fu hua, cheng he ren
Dan li xing, bu xue wen
Ren ji jian, mei li zhen

Dengan menjadi kutu buku, seseorang hanya dapat berteori, akan tetapi tidak dapat mempraktekkan apa yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Bila perilaku ini dibina, seseorang akan menjadi tidak realistis, kelak bagaimana masa depannya, hendak menjadi apa? Sebaliknya bila bekerja tanpa memiliki dasar pengetahuan yang cukup, kita akan menjadi orang yang berpandangan sempit & tidak bisa mengetahui hakekat/inti dari sebuah permasalahan.

Pada jaman antar kerajaan saling berperang战国, di kerajaan Zhao赵国hiduplah seorang pemuda yang bernama Zhao Kuo赵括. Ia adalah putra seorang jenderal besar yang bernama Zhao She赵奢. Setiap kali membahas persoalan militer, Zhao Kuo dapat berbicara dengan fasih. Orang-orang beranggapan jika Zhao Kuo adalah seorang jenderal berbakat. Suatu ketika terjadilah peperangan antara kerajaan Qin dengan kerajaan Zhao. Setelah berperang selama 4 bulan, pasukan Qin belum juga dapat menembus pertahanan pasukan Zhao di bawah pimpinan Lian Po廉颇.

Baginda raja Qin lantas mengutus orang untuk menyebar gosip jika kerajaan Qin sangat takut terhadap Zhao Kuo. Di hadapan raja Zhao, Zhao Kuo juga menyakinkan jika dirinya pasti dapat mengalahkan pasukan Qin. Segera setelah memegang tampuk pimpinan pasukan, Zhao Kuo mengubah semua strategi perang & pertahanan yang telah dirancang oleh Lian Po. Zhao Kuo melakukan semua itu berdasarkan buku strategui militer yang dibaca. Hasilnya, pasukan kerjaan Zhao menjadi tercerai-berai & hancur, Zhao Kuo sendiri terbunuh dalam pertempuran.

Pada jaman 3 kerajaan三国, Zhu Ge Liang诸葛亮sangat menaruh hormat terhadap Ma Su马谡. Ma Su adalah adik dari sahabat Zhu Ge Liang yang bernama Ma Liang马良. Ma Su sangat fasih berbicara tentang militer, sering kali memberi masukan strategi perang kepada Zhu Ge Liang. Sayang, ia tidak memiliki pengalaman dalam memimpin pasukan. Suatu ketika, pasukan yang dipimpin oleh Si Ma Yi司马懿 menyerang kota Jie Ting街亭, Ma Su mengajukan diri menjadi memimpin pasukan untuk menyelamatkan kota. Setelah melihat kondisi geografis kota Jie Ting, Ma Su menganggap Zhu Ge Liang memiliki rasa kuatir yang berlebihan.

Ma Su berpendapat pasukan Si Ma Yi tidak mungkin dapat mencapai kota Jie Ting. Pendapat yang diberikan oleh wakil komandan pasukan Wang Ping王平tidak diindahkan oleh Ma Su. Ma Su berpendapat membangun pertahanan harus di daerah yang tinggi, karenanya ia memerintahkan para prajurit untuk mendirikan perkemahan di atas gunung. Keputusan ini membawa pasukan Ma Su masuk ke dalam jebakan. Jalur sumber air untuk kebutuhan minum diputus oleh pihak lawan, pasukan Ma Su banyak yang meninggal karena kehausan. Walaupun pasukan penyelamat datang tepat pada waktunya, Ma Su harus rela kehilangan kota Jie Ting. Meskipun Ma Su banyak membaca buku militer, akan tetapi itu hanya teori, ia tidak dapat secara luwes mempraktekkannya. Karena tidak memiliki pengalaman, ia terjebak ke dalam siasat musuh.

Semoga berguna dan mohon maaf bila tidak berkenan di hati anda sadhu.


Penulis: Xie Zheng Ming.
Ahli Sejarah Kuno Conficius dan bahasa Mandarin.



0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home