Fenomena Dhamma

Thursday, August 12, 2010

“Perbedaan Orang Awam, Umat Buddha, Upasaka/sika”

DISKUSI DHARMA FACEBOOK.

Diskusi: Tanya; Bhante orang awam yang suka ikut puja-bakti di wihara. Apa bedanya dengan umat yang disebut Umat Buddha.Upasaka/sika apa artinya kenapa disebut seperti itu? Bagaimna caranya jadi Upa/Upi. Teman-teman tolong kasih komen yang benar dan berguna,sadhu.


Jawab: Orang awam yang suka ikut puja-bakti ialah orang yang tidak suka mempelajari ajaran Buddha, dia hanya ikut-ikutan saja.

Umat Buddha ialah orang yang suka ikut puja-bakti dan suka mempelajari ajaran Buddha, tapi belum ditahbiskan jadi Upasaka/sika.

Upasaka/sika ialah orang yang suka ikut puja-bakti dan suka mempelajari ajaran Buddha, dan sudah ditahbiskan jadi Upasaka/sika oleh bhikkhu/bhante.

Cara menjadi Upasaka/sika ialah memohon sendiri kepada bhikkhu/bhante untuk ditahbiskan menjadi Upasaka/sika. Dalam tradisi Mahayana sebelum ditahbiskan menjadi Upasaka/sika harus ditahbiskan dulu sebagai Tisarana.
Setelah ditahbiskan lalu diberi nama Buddhis dan kartu (mirip KTP) Upa/upi oleh bhikkhu/bhante. Inilah perbedaan masing-masingnya.


Teman-teman terimakasih atas dedikasi dan komentarnya.

1.Namo Buddhaya Bante, mnrt sya,alo upasaka/upasika it, ad lh umat yg sdh m'mgang 8 sila. Alo yg org awam yg srg k'vhr it c,sprt na sma ja mrka sma" blajr tntg ajrn Buddha. N m'lakukan puja bakti kpd Buddha gt mnrt sya bhante.


2. Namo Buddhaya.umat awam dgn umat buddha sbnrx sma saja,umat awam adalah umat buddha yang menjalani kehidupan berumah tangga.upasaka sebutan utk umat awam laki-laki dan upasika sebutan untk umat awam perempuan yang telah menerima tisarana dan pancasila untuk d jalankan dalam kehidupan sehari-hari.untuk d tahbis jd upasaka/upasika di tuntun bhikkhu ato pandita d depan altar sang buddha,mengucapkan tisarana dan pancasila.


3. umat awam pun apabila dia mw belajar dan mempraktekan Dharma,adalah umat Buddha.kita2 ini yg belajar dharma bisa disebut jg sbg upasaka/upasika. caranya:1.melatih diri dengan cara mengikuti puja bakti di vhr,dan berlindung kepada sang triratna dengan mengucapkan tekad perlindungan atau bisa disebut dengan trisarana. 2.mengikuti latihan vissudhi di vhr tentunta bersama para bikkhu,dan setelah mengikuti latihan tsb,bhante akan memberi kita nama vissudhi nya.
3.dan yg paling penting kita harus melatih diri dr perbuatan kita,ucapan sera pikiran kita.salah satu contohnya melaksanakan pancasila buddhist. jd kita semua ini adalah umat dan siswa Buddha.Amitofo.


4. Met sore bhante,menurut saya orang awam yg kevihara sama aja dengan umat yg sdh mengerti damma sama2 mau mempelajari ajaran2 budha,upa,upi orang yg sdh memahami 8 sila budha.


5. umat Buddha yang sesungguhnya adalah umat yang mempraktekkan dharma dalam kehidupan sehari2, sedangkan umat awam yang sering ke wihara untuk melakukan puja bakti belumlah dapat dikatakan sebagai umat Buddha yang sejati, karena dalam kenyataannya banyak dari mereka yang jauh dari dhamma itu sendiri karena motivasi untuk ke wihara juga berbeda2. Upasaka/sika adalah umat awam yang menyatakan diri berlindung kepada Buddha, Dharma, Sangha(Triratna) dan bertekad untuk melatih diri menjalankan pancasila buddhis.



6. namo buddhaya bhante. sbenarnya uphasaka/sika adlah umat yg sudah menjalan kan dasa sila dan sedang belajar utuk mlanjtkan ke sila yg lbih tinggi untuk menjadi bikkhu. umat d vihara adalah orang2 yg biasa ikut kbaktian & acra d vihara beda'a dengan puja bakti adalah. puja adalah orang membawa persembahan2 di saat acara2 umat buddhist namun sesungguh'a mereka juga adalah umat. namo buddhaya bhante.


7. Selamat sore bhante terus terang sy sendiri kurang paham tetang hal di atas tp sy punya pikiran sendiri umat awam yg tiap minggu kewihara dengan umat yg sehari hari nya berdoa di rumah sama saja sama2 mencari darma/belajar agama ibarat angkot satu jurusan 2penumpang yg sama2 ingin mencari darma jd nga ada salahnya.maaf semua apabila ada salah karna sy manusia biasa/mohon di koreksi.


8. Namo budhaya bhante met sore.mnurut saya umat awam adalah umat yg baru mau mengikuti ajaran budha,dan umat budha adalah umat yg sdh megerti ttg ajaran agama budha.yg di sbt dgn umat budha adalah umat yg sdh megerti akan pancasila budha.upasaka adalah sbutan untuk umat laki2/upasika untuk umat wanita,saya kira hanya itu yg saya tau,klu salah. Mohon petunjuk bhante.sadhu3x


9. Kalau yg brtnya umat awam ada baik'y d jlaskn apa itu arti upaska/upasikha, bila prlu smpai tinktn slanjt'y, ini kbaikn.
Tdk ada prbeda'n bsar antra ke'2nya, hny sbts sila(platurn) yg d pgang dan brusaha d jalankn oleh para upska/upasikha.
Jk tdk d jlnkn, bukn upska/upasikha nama'y. Hny sbts sila(platurn).



10. namaste bhante, umat awan adlh umat yg belum menyatakan berlindung pd buddha,dharma,sangha biarpun dia tiap hr ke vhr.umat buddha adlh umat yg sdh menyatakan berlindung pd tiga permata(triratna)sedangkanupasaka/upasika adlh umat yg berjanji,menerima n berusaha melaksanakan pancasila dlm kehidupan sehari-hari n di ini harus diberkahi/dihadapan seorang bhikhhu.

11. Slamat sore bhante.Dan slamat untk teman2 yg menuaikan ibadah puasa@Umat awam beda dgn upasaka-sika,,pd umum nya awam br belajar petahapan dhamma,,dan blm terbebas dr hal2 duniawi.Kalau upasaka-sika,,,sudah melalui petapaan atau meditasi,,terbebas dr hal2 duniawi,dan di sahkan dgn dilantik didpn patung HUT CO.


12. Selamat sore Bante. Menurut saya siapapun yang mau belajar dan menjalankan Dharma adalah umat sang Buddha, terlepas dari dia siapa, dimana, sering atau pun jarang ke Vihara. Vihara hanya merupakan salah satu sarana utk melaksanakan pujaan bakti, sedangkan Dharma adanya di segala tempat. Mengenai upasaka/upasika saya setuju dgn teman 2 yang lain. Mohon di ralat klo ada yang salah.


13. Namo Buddhaya Bhante dan tmn'' sedharma. kl menurut saya sich, umat awam yg ikut puja bakti dvihara belum tentu telah menjadi umat Buddha, sedangkan yg disebut umat Buddha adalah orang yg telah mengakui tisarana sebagai pelindungnya dan berusaha menjalankan pancasila Buddhis, sedangkan upasaka/upasika adalah umat Buddha yg udh naik kelas satu tingkat dengan berusaha melaksanakan 8sila., kl salah mah.. dikoreksi ya tmn''.


14. tak ada bedanya itu, cuma sebutan aja. kan manusia ini banyak jenisnya. ada yang gila sebutan, ada yang gila hormat, makanya dibuatlah aneka sebutan. asalkan kita baik, ga ke vihara juga ga apa-apa.coba pikir, 2500tahun yang lalu sebelum buddha ada, mana ada vihara.


15. Namo Buddhaya Bhante..slmt sore..mnrt sy umat awam, upasaka/upasika adalah sama2 umat Buddha, sama2 bs menjlnkan sila, atthasila maupun dasasila, tergantung kemampuan msg2 yg menjlnkannya, bedanya, upasaka/upasika lbh byk dlm penguasaan/pemahaman dhamma, sehgg upasaka/upasika dpt membantu umat awam dlm memahami dhamma dan praktek dhamma dan intensitas wktnya lbh byk beraktivitas dlm vhr..mhn tanggapannya ya Bhante trima ksh Namo Buddhaya.

16. Namo buddhaya, sekedar identitas atau KTP, Orang yang tidak punya indentitas belum tentu dia orang jahat.


17. namo buddhaya..setau saya upa/upi..menjalankan dhamma..tak perlu kt di wisudi..krna kt umat buddha sudah jadi upa/upi...smga smua mahluk berbagia.


18. Beda nya kita yang benar2 beragama Buddha pasti benar2 memahami ajaran agama Buddha,tetapi jgn cuma di mengerti tapi ajaran agama Buddha harus di terapkan dalam kehidupan sehari2,umat awam yg mau mengikuti puja bakti itu sudah sgt bagus karena yg bnr2 beragama Buddha saja terkadang msh malas ikut puja bakti,upasaka adalah sebutan untuk kaum pria yg belajar mendalami ajaran Buddha,upasika adalah kaum wanita nya yg belajar mendalami ajaran Buddha,cara awal untuk menjadi upa/upi adalah dgn mengikuti kebaktian2 di whr&mendengarkan wejangan2 dari bhante



19. Selamat Malam Bhante, Namo Buddhaya :D Kalau menurut saya, semua umat yang menganut agama Buddha, dapatlah disebut umat Buddha, mungkin bedanya hanya terdapat pada frekuensi mereka dalam datang ke vihara. Ada umat Buddha yang hanya sembahyang dirumah saja dan jarang ke vihara, dan ada juga yang sering datang ke vihara baik u/ sekedar ikut kebaktian ataupun baca paritta dan belajar Dharma, sebenarnya kedua nya dapatlah dikatan Umat Buddha selama dia memang menganut Agama Buddha, cuman mungkin bedanya hanya disitu saja :D, Kalau soal Upasaka/Upasika, kalau tidak salah Upasaka/Upasika itu adalah Bikkhu yang baru menjalani tahap pensucian diri (baru menjalani kehidupan Bikkhu), Upasaka u/ yang pria dan Upasika u/ yang wanita, :DD. Kalau soal gimana caranya jadi Upa/Upi saya kurang tau Bhate, hehee :D. Itu ajah Bhante, maaf kalau ada salah", Mohon tambahan dari Bhante dan teman", semoga semua makhluk berbahagia, Anumodana :DD

20. Beda nya kita yang benar2 beragama Buddha pasti benar2 memahami ajaran agama Buddha,tetapi jgn cuma di mengerti tapi ajaran agama Buddha harus di terapkan dalam kehidupan sehari2,umat awam yg mau mengikuti puja bakti itu sudah sgt bagus karena yg bnr2 beragama Buddha saja terkadang msh malas ikut puja bakti,upasaka adalah sebutan untuk kaum pria yg belajar mendalami ajaran Buddha,upasika adalah kaum wanita nya yg belajar mendalami ajaran Buddha,cara awal untuk menjadi upa/upi adalah dgn mengikuti kebaktian2 di whr&mendengarkan wejangan2 dari bhante


21. Menjalani Hidup ini sesuai Dhamma Menjalani Sila dengan benar Datang ke Vihara HANYA untuk belajar DHAMMA ( BUKA UNTUK GOSIP) itulah Umat Buddhis. Untuk apa Gelar Upasaka/Upasika, jika perbuatan dan kelakukannya masih jauh dari Dhamma.


22. selamat malam bhante dan temen temen. Copas:diskusi: tanya; bhante orang awam yg sk ikut puja-bakti di wh.
apa bedanya dg umat yg disbut Umat Buddha. --menanyakan apa bedanya?? Yah...bedalah... secara persepsi masing masing. orang tua yang hanya sepasang suami istri aja memiliki anak anak beda beda Ini kan hnya persepsi saja maka muncul perbedaan dan muncul pelabelan pelabelan. Saya adalah upasaka, upasika, awam, pendeta, ustadz, guru, bhante, murid, dan seterusnya. Gak ada habisnya, T_T ampe cape mau sebutkan satu persatu. Sesungguh nya tidak ada bedanya,sama saja. Sama sama Melatih belajar apa yg telah di ketahui dan seberapa mampu kita menerapkannya dlm
kehidupan sehari hari. Itu saja.


23. Namo Buddhaya. Slamat Malam Bhante. Menurut pendapat saya, Umat awam Buddhis adalah semua yg sudah menyatakan berlindung pada TriRatna. Upasaka/Upasika hanya sebuah simbol dari penabhisan saja, dimana umat awam dibuat supaya terkesan lebih sah dan lebih yakin pada TriRatna serta diberi nama Buddhis. Sama seperti hal yg sudah disebut oleh saudara Kim Siong. Yang penting adalah kualitas pemahaman dan praktek Dhamma yg dijalankan oleh umat Buddha, bukan penabhisan yg menentukan. Seperti halnya perumpamaan "Sekolah tinggi-tinggi tapi nganggur dan malas, Sekolah tamatan standar tapi ulet bekerja dan rajin". Atau perumpamaan yg lainnya, " Menghafal Dhamma dalam jumlah yg banyak, tapi prakteknya kurang; Menghafal hanya beberapa syair saja dari Dhamma, tapi bersungguh-sungguh mempraktekkannya setiap hari secara maksimal" Mohon pencerahannya Bhante. Semoga Semua Makhluk Hidup Terbebas Dari Penderitaan,
Semoga Semua Makhluk HIdup Berbahagia, Semoga Semua Makhluk Hidup Berhasil Menembus NIBANA.
Sadhu....Sadhu....Sadhu....


24. Zhang Wenhui: Baru lahir seorg bayi Di Rs.Elizabeth Batam Tanggal 07-Agustus-2010 ditemukan usus diluar perut sehingga dibawa ke malaysia oleh Vera pengurus harian Panti Jompo Cinta Kasih Unit Daur Ulang Yayasan Buddhayana untuk berobat,sedangkan ibu masih di rumah sakit batam pasca operasi . Untuk tambahan informasi bisa lihat :
batam pos, tribun , pos metro dan kompas edisi 10 agustus, Bayi tersebut sangat memerlukan dana anda untuk dapat beroperasi .Silakan beramal tanpa rasa sungkan. Meskipun anda hanya bisa mendonorkan Rp.1000 kami tetap terima. mohon atas partisipasi nya dalam beramal . beramal tidak hanya dari uang, tetapi dengan memberitahukan informasi kami anda sudah beramal, terima kasih. No.Rekening : 061 170 3391 an Yayasan Buddhayana Batam
BCA 0612388596 an KARYA.

Kesimpulan:
Sebaiknya orang yang masih Awam memohon ditahbiskan menjadi Upasaka/sika. Hal itu lebih baik untuk masa depannya.


Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma dan semua makhluk yang telah meninggal semoga mereka dapat menerimanya dan ikut berbahagia, sadhu.

Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.
Penyusun.
Ven. Sudhammacaro.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home