Fenomena Dhamma

Monday, August 01, 2016

Tahukah Anda Alasan Jendela Pesawat Harus Dibuka saat Takeoff & Landing?-Kustin Ayuwuragil Desmuflihah-Jurnalis JAKARTA – Saat menggunakan transportasi pesawat, tak jarang pramugari memperingatkan penumpang untuk menegakkan sandaran serta melipat meja menjelang takeoff dan landing.



Penumpang juga diminta untuk membuka jendela di samping kanan kirinya, mengapa demikian? Petugas Keselamatan Aviasi, Saran Udayakumar, menjelaskan bahwa menegakkan sandaran, melipat meja dan membuka jendela sangat penting sebelum takeoff dan jendela. Dalam kasus darurat, awak kabin hanya memiliki 90 detik untuk evakuasi dari pesawat. Untuk membuat keputusan cepat, para kru perlu menyiapkan penumpang di dalam pesawat dengan melihat kondisi di luar pesawat. Sebaliknya, personel darurat di luar pesawat juga perlu bisa melihat keadaan di dalam kabin untuk bisa membantu. "Dalam kasus darurat tiba-tiba, setiap detik penting. Oleh karena itu, jika jendela terbuka, awak kabin dapat dengan mudah melihat kondisi di luar untuk membantu mereka dalam perencanaan evakuasi, pintu darurat mana yang akan digunakan untuk evakuasi," terang Udayakumar. “Jika Anda sudah menyesuaikan mata dengan kondisi cahaya rendah sebelum insiden malang terjadi, Anda akan memiliki kapasitas visual lebih awalnya yang dapat melebihi 1.000 kali lebih baik dibandingkan dengan jika Anda tiba-tiba jatuh ke dalam kegelapan dan hanya punya 90 detik untuk turun dari pesawat," tambahnya. Sementara itu, sandaran tegak dan meja yang terlipat saat keadaan krusial terjadi tentu akan membuat jalan menuju ke pintu evakuasi lebih mudah dan cepat. Oleh karena itu, membuka jendela pesawat, melipat meja dan menegakkan kursi saat takeoff dan landing yang terlihat sepele sebenarnya perlu dilakukan setiap penumpang pesawat. (kem)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home