Fenomena Dhamma

Monday, August 22, 2016

Ilmuwan Berpotensi Kendalikan Pikiran Manusia-(Foto: Getty)-Dini Listiyani-Jurnalis CALIFORNIA – Ilmuwan bisa ada di ambang dapat mengendalikan pikiran manusia. Hal itu dapat dilakukan setelah mereka berhasil memalsukan gambar yang diimplan ke dalam otak tikus.





Para ahli menggunakan sinar cahaya untuk memprogram ulang sel-sel di otak tikus dan percaya bahwa mereka telah menciptakan sebuah gambar atau memori untuk tikus yang tidak benar-benar tidak diketahui sebelumnya.

Mereka menggunakan teknik sama seperti yang telah digunakan untuk memulihkan penglihatan dan pendengaran untuk tikus buta dan tuli, sementara itu juga membuat tikus tanpa masalah perilaku sebelumnya sangata agresif, semua dengan merangsang sekelompok sel tertentu.

Tim menggunakan alat optogenetic untuk memeriksa otak tikus tanpa membuka tengkorak. Protein peka cahaya yang kemudian ditempatkan ke dalam virus yang ditujukan untuk sel-sel otak yang ditargetkan.

Sebuah laser kemudian digunakan untuk mengaktifkan sel-sel. Dr Luis Carrillo-Red dari Columbia University mengatakan, "Kami berpikir bahwa metode ini untuk membaca dan menulis aktivitas dalam otak yang hidup akan berdampak besar dalam ilmu saraf dan obat-obatan."

Sementara Profesor Rafael Yuste dari institusi yang sama menambahkan bahwa tes menunjukkan otak jauh lebih luna daripada yang diperkirakan sebelumnya.

"Saya selalu berpikir otak kebanyakan terprogram. Tapi kemudian aku melihat hasil dan berkata: 'Holy moly, semua ini adalah plastik.' Kami sedang berhadapan dengan komputer plastik yang terus-menerus belajar dan berubah," kata Yuste, sebagaimana dilansir Express, Rabu (17/8/2016).

"Jika Anda mengatakan kepada saya setahun lalu kami bisa merangsang 20 neuron dalam otak tikus dari 100 juta neuron dan mengubah perilaku mereka, saya akan mengatakan ada cara. Ini seperti konfigurasi ulang tiga butir pasari di pantai," lanjutnya.

Sebuah studi perilaku sekarang akan dilakukan untuk melihat sejauh mana percobaan itu sukses.

(din)


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home