Fenomena Dhamma

Thursday, July 29, 2010

"MENGATASI ORANG YANG SALAH PERSEPSI"

Diskusi Dharma Facebook.



Diskusi: Tanya; Bhante, mohon pendapat, bila berinteraksi dengan orang. Namun orang tersebut salah persepsi dengan apa yang kita sampaikan. Hingga orang tersebut menyimpulkan hal yang salah, apa yang harus saya perbuat? Meluruskan, menjelaskan, membiarkan, atau apa bhante ?Teman2 tlg kasih komentar yang benar dan berguna, sadhu.


Jawaban:
Dalam Interaksi atau Komunikasi di rumah, atau pergaulan masyarakat, di kantor sama Bos atau dengan teman se kantor, hal tersebut diatas seringkali terjadi salah paham.
Yang pertama, anda jangan sampai terpancing emosi karena melihat dan menilai orang yang diajak bicara salah paham. Kalau terpancing emosi anda, maka akan terjadi keributan, pertengkaran, permusuhan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Kedua, Bila kita mau bicara hal yang penting kepada siapapun, sebaiknya pilih waktu yang tepat, dalam sikon yang mendukung. Artinya, yang diajak bicara tidak sedang sibuk, atau kelelahan, baik bicara dengan suami/istri, dsb. Mengapa? Sebab, lawan bicara dalam keadaan tidak siap, pikirannya sedang lari entah kemana.

Ketiga,nada bicara harus dengan bahasa yang halus, sopan, penuh rasa cinta dan kasih sayang, tanpa tekanan emosi, atau nada perintah, dsb, missal; Mas/mbak maaf, atau tolong saya mau bicara perlu...
Andai sudah terlanjur hingga timbul salah paham, sebaiknya ulangi urutan kalimatnya dengan pelan, jelas dan mudah dimengerti, agar yang diajak bicara timbul pengertian dari tujuan anda bicara, dsb.
Jangan lupa sampaikan mohon maaf, sebelum bicara, sebab kata-kata maaf adalah alat yang paling ampuh untuk meredam emosi seseorang. Banyak orang suka jaga Gengsi tidak mau berkata maaf, yang dianggap seolah rendahan. Hal inilah yang sering membuat dan menimbulkan makin jauh hubungan pertemanan, maupun dalam hidup rumah tangga. Sikap jaga Gengsi sudah jelas adalah karakter Egois atau Sombong.
Ucapan terimakasih dalam setiap akhir pembicaraan, juga termasuk hadiah untuk lawan bicara kita, agar dia merasa dihargai dan dihormati.
Sikap rendah hati, ketulusan dan kejujuran adalah cirri manusia beradab, dan memiliki Budi Pekerti yang baik dan hatinya Mulia.


Teman-teman terimakasih atas dedikasi dan komentarnya.


1.Namo Buddhaya Bhante
Menurut saya pribadi, saya akan berusaha sebisa mungkin untuk meluruskannya,
Apabila sudah tidak memungkinkan untuk di luruskan, apaboleh buat dengan terpaksa saya biarkan saja, dari pada nanti jadi pertengkaran atau perdebatan yang tidak berarti dan sia-sia.Hehehe~


2. Nama budhaya bhante mungkin menjelaskannya .

3. Namo Buddhaya...Met pagi Bhante....

yg Þǝšƭΐ adalah menjelaskan ðαñ meluruskan, kl perlu ehipassiko.
∂ï saat kiτα menjelaskan otomatis dia mendengarkan, ∂ï saat dia mendengarkan kt memberikan contoh, δεηƍαη demikian smga dia ♏âµ mengerti Äρă Ϋά̲̣̥ηġ sbnr nya kt samapaikan
Mohon pencerahan nya Bhante
Anumodana.

4. Namo Buddhaya,menjelaskan kembali maksud kita sebenarx,sehingga tidak salah persepsi..krn persepsi yang salah akan berakibat,kesalahan yg lebih besar lg.thank's.

5. Tergantung apa yg disampaikan. Bila menyangkut hal yg penting, kita patut menjelaskannya kembali. Tapi bila menyangkut pribadi, sy kira biarkan saja. Ia mempunyai hak utk salah persepsi hahaha. Namo Buddhaya bhante.

6. namo budhaya.. Sy pikir menjelaskan dan meluruskan kembali.. Kemungkinan besar orang lain salah persepsi krn gaya dan bahasa kita pd saat berbicara. Ingat menurut abhidhamma manusia ada dua yaitu manusia pandai dan manusia bodoh.. Jika kita bicara dgn org yg pantai mungkin dia dgn mudah bs menangkap yg kt maksd, tp kalau kt berhadapan dgn org yg bodoh tidak semua yg kt sampaikan bs dipahami dgn benar. Dgn demikian ketika mau menyampaikan sesuatu gunakan gaya dan bahasa yg mudah dipahami semua org.

7. Amie» ma'af Ami kyk nya kebanyakan õŕαπğ pandai lah Ϋά̲̣̥ηġ sulit u/menerima masukan dari org lain krn merasa diri nya sdh pandai ðαñ merasa paling benar, sdgkan si bodoh mungkin bisa ternganga2 mendengar penjelasan dari si empunya kata2, apalg dia adalah si bodoh yg ♏âµ tahu ðαñ belajar spt saya misal nya ;)

8. Yg ∂ï perlukan ∂ï sini hanya keterbukaan, saling tanya ðαñ jawab
Kl dia tdk ♏âµ bertanya berarti ∂ï anggap mengerti, setelah mengerti ∂ï harap Äρă yg ∂ï jlskan bisa bermanfaat.
Setelah berinteraksi Jaήģan tunggu sampai besok, lsg tanyakan mengerti atau tdk hingga mslh itu tdk menjadi basi!

Ma'af kl salah, tmn2 mohon pencerahan nya!
Anumodana.

9. pandai...bodoh...hanya persepsi orang aja

10. jika dalam masyarakat seorang pandai dielu2kan org,pandai berdebat,IQ nya tinggi,tapi ketika dijelaskan sesuatu hal yang sebenarnya sama persepsinya dg yg dia yakini hanya karena bahasa yang digunakan terlalu sederhana menyebabkan dia tidak mengerti apa yg dimaksud apakah dia kemudian menjadi orang bodoh?

jika seorang bodoh (disebut begitu oleh masyarakat krn tingkah laku dan IQnya yg rendah) pd suatu hari ia melakukan hal yang hebat yg bahkan orang pandai pun tidak terpikir sampai ke sana apakah kemudian si orang bodoh ini menjadi org pandai?
jika kemudian kita menjelaskan sesuatu hal kepada si orang "bodoh" atau "pandai" ini jika apa yang kita jelaskan menimbulkan persepsi yang salah di pikirannya

jika kemudian dia melakukan hal sesuai dg persepsi salah yang ia dapatkan sehingga membuatnya menjadi salah jalan,apa harus kita diamkan?

jika kemudian hal itu terjadi pada diri kita sendiri bagaimana?

anumodanna ^u^ pagi bhante.


11. jika sy memandang perlu bg qt utk menggunakan bhs yg mdh dimengerti oleh smua org dlm menyampaikan sebuah gagasan yg bersifat umum. Tdk menggunakan istilah yg tdk lazim maupun bhs intelektual yg jrng beredar dimasyarakat. Jika bisa qt hrs menggunakan bhs daerah mrk agar pas didgr dan dipahami. Sygkan capek2 ceramah tp yg dgr malah salah kaprah cape dech!

12. Namo buddhaya bhante...Mnrt saya sebaiknya di jelaskan krn persepsi yg salah bs menjerumuskan ke hal negatif dlm hal apa saja & mnrt saya, gak ada org yg bodoh di dunia ini jk mau berusaha belajar... Sori teman2 kalo ada kata2 yg krg berkena di hati.

13. Jiкα memang 'bodoh' ðαñ 'pandai' ∂ï permasalahkan
∂ï saat Dhammadesana berlangsung sesi tanya jwb kasian sekali si 'bodoh' hanya tengok kanan kiri δεηƍαη Äρă Ϋά̲̣̥ηġ dia tdk mengerti!
Takut bertanya krn takut ∂ï bilang 'bodoh'
∂ï sinilah asal mula timbulnya persepsi Ϋά̲̣̥ηġ salah
Ϋά̲̣̥ηġ ∂ï butuhkan hanya azas kekeluargaan dlm Dhamma, kl Ϋά̲̣̥ηġ merasa 'pandai' berpura2 lah 'bodoh' agar ð̀́αρατ belajar bersama ðαñ maju bersama.

14. Namo Buddhaya
Adalah baik bl kita berusaha unt memberikan pengertian, dgn adanya pengertian akan muncul keharmonisan,
Namun adl bijak bl kt tdk memaksakan persepsi kt unt pihak lain,
kendati kt benar, mengapa? Kt semua tdklah sempurna, yg terpenting kt berusaha menjaga keseimbangan batin kt dulu unt mengatasi dualisme, unt dpt mengurangi dukkha baik dipihak kt maupun pihak lain. Smoga bermanfaat. SSBS.

15.Menurut saya sebaiknya kita meneliti dulu bagaimana keadaannya karena tabiat,prinsip,persepsi,cara pandang setiap manusia Ĩtů berbeda2.apabila ÕЯªňğ tsb memang ingin mempelajari dhamma dgn baik,tidak Åđã salahnya kita meluruskan yang salah,tapi apabila ÕЯªňğ tsb hanya ingin membuat semacam perbandingan,ů†Ķ apa kita layani.

16. Slamat pagi bhante dan teman2@Beda persepsi,beda pendapat,beda pemikiran,,,anda yg memberi persepsi it,jd anda harus menjelaskan kembali lg ,apa yg sudah anda ucpkan kepada si dia..Agar tdk terjd slh paham.Ini yg bs saya sarankan untk anda.


17. Namo Buddhaya, pagi Bhante......
Memberikan penjelasan kadangkala bisa menjadikan orang salah dalam mempersepsikan atau menangkap maksud yg akan kita sampaikan, jelas kita harus memberikan pengertian kpd ybs untuk bs mengerti arah dan tujuan dari pembicaraan kita. Ada satu tip yg bs dipakai dalam memberikan penjelasan ato dlm pembicaraa, sebaiknya kita menggunakan bahasa atau kata yg bs ditangkap oleh logika, krn dgn logika semua orang dapat menerima penjelasan kita....
Sadhu..sadhu..sadhu.


18. oh begitu ya.. Yah mmg seperti itulah kondisi yg ada dlm masyrkt.. Semakin bnyk manusia yg kt hadapi.. Smkn bnyk juga persoalan... Mgkn sy juga pernh punya persoalan spt anda.. Mmg Kebnyk justru yg pandai yg menentang kt.. Perlu kt ingt bhw mereka jg ingin dituankan dan dihargai. Alangkah baikx kl kt mengadakan pendekatan terhdp mrk dan dengarkan ap pendpt mereka.. Stlh kt pahami barulah kita sampaikn pndpt kt dgn tdk menggurui... Igt setiap org pnya sifat jd pemimpin.. Kl kt soalah2 menggurui niscaya orang lain tdk mau terima pendpt kt. Smg bermanfaat. Namo buddhaya.

19. Kita jg hrs bs menerimaan kritikan ato pendpt org lain dg lapang dada sbg intropeksi diri tuk lbh baik lg ke depan, krn semuanya msh dlm proses bljr.

20. jgnlah sx pun qt menganggap ssorg rendah/buruk/bdoh krn qt smua sm dmata sang budha tp yg beda antra qt adlh skp n sft z

21. Selama masih ada pro
dan kontra,pasti persepsi
mereka itu berbeda-beda
dan mereka menganggap
persepsi mereka paling
benar.
Intinya persepsi menurut
anda benar,belum tentu
benar dipersepsi org lain,
dan sebaliknya.
Bagus merurut anda
belum tentu bagus utk
org lain.

Intinya cara kita berpikir
memang terkadang
berbeda dgn org lain,
tapi cara menyikapinya
perbedaan itu yg hrs kita
perhatikan,tdk perlu
pakai cacian,hinaan dan
kekerasan buat dijadikan
persepsi kita diterima
org lain.

Dlm persepsi tdk ada yg
salah dan bodoh,semua
memiliki persepsi yg
berbeda.
Contohnya agama
tetangga umatnya
mengatakan bahwa
agamanya paling benar
dan satu-satu jaminan
kesurga,dan hidup kekal
asal mengenal tuhannya
dgn memuliakan namanya.
Begitu juga umat-umat
yg beragama lain
tentu memili persepsi keyakinan masing2.
Begitu juga dgn keyakinan
kita pada dhamma.
NAMO BUDDHAYA
SALAM METTA.

22. Menurut saya jelaskan dulu masalah nya ,dan kasih cntoh yg baik.beri arahan sesuai dgn ajaran budha.namo budhaya bhante sadhu sadhu sadhu

23. Namo buddhaya..
topik ini sgt menarik..
Krn sering kali tjadi..berulang2.Menurut saya,bila org lain salah persepsi dgn apa yg qt maksudkan,qt ulang lagi mksud qt.
Selama dia berusaha menerima penjelasan qt,maka tidak ada masalah,qt cukup menjelaskan lagi..lagi..dan lagi,sampai maksud qt tersampaikan.

24. Tapi,tkadang,ada yg sudah salah persepsi,malah mem0j0kan qt,menganggap mksud qt adlah tdk baik.
Dan bila qt jelaskan,dy menuding qt sedang membela diri..
Nah,yg spt ini yg kadang jd ujian ksabaran.
Bila qt merasa sudah cukup menjelaskan,tp dy masih kekeh dgn persepsi awalny,maka..biarkan saja dy berkutat dgn pikiran buruknya,namun bukan berarti qt marah pdny.

25. Setiap hal,selalu relatif.
Se0rang,dimata sese0rang adalah baik,tp dimata org lain belum tentu baik.
Ucapan,ditelinga sese0rang adalah merdu,ditelinga org lain belum tentu merdu.
Perbuatan,sese0rang setuju,belum tentu org lain setuju.
Selalu ada dua sisi dalam stiap hal.

26. Yg terpenting adalah,diri qt sendiri..belajar melihat stiap hal dari sisi p0sitif..
Karena sangat sulit bila harus membuat semua orang melihat dari sisi positif..

27. Maka,mulai dari diri sendiri tuk selalu menanggapi secara p0sitif segala persepsi yg ada..

28. namaste bhante
klau menurut sy jika seorang slh persepsi kurang mendetail n membingungkan bagi orang itu.jd harus diluruskan jika menimbulkan suatu masalah.jika tdk biar saja,

29. berkata dgn benar(ucapan benar)karena kdng-kdng perkataan kita menyakiti orang lain,seperti kata pepatah mulutmu adalah harimau.jd jaga perkataan kita.


30. Namo buddhaya..
Bila anda "berbicara dgn bebas" org kdg2 berkesimpulan bahwa anda tdk toleran,tetapi ini tdklah benar krna anda semata2 menyatakn apa yg benar menurut anda..
Ada dua prinsip bsr dlm ajaran buddha yg dikemukakan secara bersamaan disini,yg pertama adlh kshanti,kesabaran,dn toleransi..
Yg kedua adlh kejelasan pikiran,sstu yg esensial utk mengembangkn pandangan2 yg benar sebagai lawan pandangan2 yg salah,kejelasan pikiran ini akhirnya bermanfaat utk mengembangkn kebijaksanaan (panna).
Membantu sesama sadar dari khayalan (persepsi) dn kembali ke kebijaksanaan dn pengertian bknlh di dasari pd emosi,tetapi seseorg yg didasari pd alasan ..sadhu3x


31. Jika persepsi yang kita sampaikan tidak dimengerti orang berarti kesalahan ada pada diri kita sendiri. Karena setiap orang menurut saya biasanya orang2 hanya menyampaikan isi persepsinya tanpa mengenal lebih dalam orang tersebut. Berpikir dahulu apa yang mesti diutarakan sehingga tidak membuat orang2 kebingungan. Kebijaksaan dan pengetahuan dalam menyampaikan persepsi perlu selalu diasah. Jangan memaksa persepsi kita untuk dimengerti orang karena persepsi yang benar pasti gampang dimengerti orang2 yang mendengarkannya

32. Jika Anda adalah orang yang suka memberi nasehat / suka memberikan pandangan2 yang menurut anda benar. coba lah untuk merekam pembicaraan anda. setelah itu cobalah anda menjadi pendengar atas ucapan yang sudah anda sampaikan kepada orang lain. Selanjutnya anda sendirilah yang menilai pembicaraan anda sendiri.

33. Sadarkanlah diri anda dengan diri anda sendiri. Jika anda sudah sanggup mengatakan diri anda sepenuhnya masih banyak kelemahan maka dilain waktu jika ada orang yang datang dgn tujuan menyadarkan anda. maka anda akan gampang sekali disadarkan.

34. mnrt sy yg baik u/ dilakukan tu menjelaskan trlbh dahulu, krn dgn "penjelasan yg baik" org akan mengerti. Terlepas dr itu kalo msh saja slh phm kembali lg pd intinya bhw manusia mmng tdk ada tg sama trmsk pemikiran.

35. Namo buddhaya..
Mlht diri sndiri adlh org biasa atau awam tp mlht org lain adlh buddha.. Saddhu3x


36. Nammo Buddhaya Bhante, Saya akan menjelaslaskan sedikit lebih detail,
Kalo ada orang yg seperti itu kita sebagai UMAT BUDDHA dengan pikiran bijaksana, jangan didiamkan tetapi diluruskan supaya mereka yg mendengar menjadi mengerti apa yang dikatakan oleh orang tersebut jangan didiamkan.
Kiranya itu saja pertanyaan diatas saya jawab dngn sedikit lebih mendetail.
Anumodana Bhante.

Namo buddhaya..
Memelihara agar pikiran kita suci dn tenang adlh spti memelihara agar sebuah kolam bersih dn tdk tergganggu,ktka airnya jernih dn tenang,ia bisa memantulkan langit,matahari,dn persis spti apa adanya,tnpa penyimpangan..
Pikiran kita jg sama,ktka kita dicemari oleh keserakahan,kebencian,kebodohan,dn terganggu olh diskriminasi dn kemelekatan,kita memutarbalikkan gambaran kita mengenai realitas dn gagal mlht hal2 spti apa adanya,persepsi yg salah mengenai realitas dpt mencegah kita dr menikmati hdp yg jelas dn bahagia..
Saddhu3x..

Namo buddhaya..
Ajaran buddha memberikan sebuah sarana transformasi yg amat efektif baik bg diri seseorg maupun bg org lain,secara tradisi,Dharma dikatakan sebagai sebuah "rakit"yg menyeberangkn setiap individu dr pantai ketamakan,kebencian,dn kesesatan ke pantai kebahagiaan batin,cinta kasih,dn kebijaksanaan,ajaran2 buddha bersifat sgt praktis,ia memberikn garis2 pedoman tentang bagaimanakh mengadakan perubahan pd khdpn kini,dn bkn hanya pemecahan persoalan secara teoritis belaka,inilah kualitas2 yg pertama sekali menarik minat saya trhdp ajaran buddha dn terus menerus menginspirasi khdpn saya..
Saddhu3x bhante..


37. Bhante...stiap org memiliki kondisi bathin yg berbeda2,dlm cara menyampaian suatu permasalahan. sesuaikan sj dgn sifat d karakternya,jg kt hrs bisa menbaca d melihat sikon org tsb,jgn lupa saat kt mengeluarkan kata2 di dlm ucapan,bahasa d nadanya jg hrs diperhtikan agar tdk terdengar sdg menyindir marah at benci.Beri penjelasan d pengertian yg baik d benar dgn suasana tdk slng emosi.NB; Kdng kt pintar d bijak ya dlm memberikan koment permslhan org lain,tp saat permslhan dtg pd diri kita sy rasa kt jg blm tntu dpt melakukannya dgn baik d benar,ok dech klu bgtu..slmt berjuang semoga menang...Trims.

Benar dan salah terpulang pribadi masing2. Yg penting beritahukan aja, menurut Buddha Dhamma itu begini bukan begitu. Kalo dia gak terima ya udah. Suatu saat dia akan menyadarinya.

38. Namo buddhaya bhante,
jikalau memang persepsinya benar2 salah dan merugikan dirinya ,orang lain dan lingkungan sekitar,maka persepsinya tentu saja perlu diluruskan dan apabila orang tsbt memang benar2 tak mau mendengarkan lagi,maka saya memilih utk membiarkan dan berdoa agar dia cepat sadar sblm persepsinya merugikannya.


Kesimpulan:
Ada nasihat orang bijak mengatakan: Hidup tanpa Uang, masih bisa Hidup. Namun Hidup tanpa Teman-teman, tak akan mungkin bisa Hidup.

Alasannya, meskipun kita punya banyak harta dan uang segudang, kita tak mungkin menanam padi sendiri, menanam sayur sendiri, membuat rumah sendiri, membuat kain dan pakaian sendiri, membuat mobil sendiri, membuat jalannya sendiri, dst….

Dengan demikian, teman-teman adalah termasuk salah satu penyambung Nafas Hidup kita, kita sakit orang lain yang jadi dokter yang periksa, beli obat yang bikin orang lain, dst.
Hargailah teman-teman kita yang sangat berjasa, sampai ke tingkat pembantu RT, pegawai, Rakyat jelata, dst.

Tanpa Rakyat, apa bisa orang tiba-tiba jadi Presiden, Wakilnya, Menteri, dst.
Marilah kita belajar saling memberi dan menerima untuk kemajuan bersama dalam hidup ini, agar kelak kita meninggal, telah memiliki bekal kebajikan yang cukup, untuk mengantarkan kita kea lam yang lebih baik dan bahagia.

Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma, dan semua makhluk yang telah meninggal, semoga mereka dapat menerimanya dan ikut berbahagia karenanya.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhlk hidup bahagia.
Ven. Sudhammacaro.
Penyusun.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home