Fenomena Dhamma

Saturday, July 24, 2010

“ Ilmu agama Buddha untuk hidup harmonis, damai dan jujur “

Diskusi Dharma Facebook.
Tanya: Bhante, pengetahuan ilmu apa yg seharusnya diterapkan dalam agama Buddha agar dapat membuat manusia itu hidup dalam kedamaian, harmonis dalam bermasyarakat bernegara, dan lurus dalam menjalankan ajaran kebenaran, mohon dijelaskan.


Ilmu yang diajarkan oleh guru agung Buddha Gotama sebenarnya sudah lengkap. Seperti: Metta, Karuna, Mudita dan Upekkha (cinta, kasih sayang, ikut bahagia, dan keseimbangan batin). Empat factor ini kalau selalu ingat dan diterapkan dalam hidup bermasyarakat, pasti bisa menciptakan kehidupan yang anda harapkan seperti pertanyaan di atas.
Cuma masalahnya, kita kadang belum bisa secara penuh menjalankan empat factor yang diajarkan oleh Buddha Gotama itu. Kita hanya mampu paling 10-30% nya, itupun dijalankan hanya terbatas kepada keluarga dan teman dekat. Tidak bisa kepada semua orang dan belum mampu seluruhnya. Apalagi ditambah ego, lobha, dan dosa serta moha kita masih tebal dan kuat (kesombongan, keserakahan dan kebencian, kebodohan batin). Baru sedikit ada kata-kata yang kurang berkenan dihati saja, atau beda pendapat. Langsung naik pitam darahnya mendidih selanjutnya keluar ucapan yang bernada marah, dst.
Untuk itu, kita harus terus menerus berlatih dengan menjalankan sila (moralitas), Samadhi (meditasi), agar kita memiliki kebijaksanaan (panya). Panya (kebijaksanaan) inilah yang amat berguna meredam kekotoran batin seperti kesombongan, keserakahan, kebencian dan kebodohan batin tersebut.
Yang akhirnya kebijaksanaan ini sebagai modal dan pondamen hidup dalam mencapai hidup damai, harmonis, dan jujur dalam hidup bermasyarakat.


Teman-teman terimakasih atas dedikasi dan komentarnya.

1.Namo Buddhaya, kayaknya ilmu kudu ya Bhante? Kudu menjalankan sila, Kudu sabar, kudu penuh metta dan karuna, kudu rajin berdana, kudu rajin meditasi, kalo semua org spt itu, jadi damai dan sejahtera deh dunia ini. He he he.

2. namo budhaya bhante,ilmu ikhlas mungkin bhante...krn dgn belajar ikhlas kita bs menerima dan memberi tanpa pamrih,selamat malem bhante,sabbe satta bhavantu sukhitatta...

3. tidak melaksanakan sifat dr loba,dosa dan moha.saling tenggang rasa sesama manusia apapun gol mereka.sadhu*3.

4. Ilmu Metta Bhavana.

5. Menurut saya,tidak perlu muluk2 ajarannya, hanya 1 intinya, jadilah orang baik. Di jepang, anak2 dididik dengan: jadilah anak baik. Kelihatannya simpel,tapi tidak mudah untuk ditrapkan, jika kita baik, pasti kita tidak bicara kasar,apalagi kotor. Jika kita baik, pasti kita tidak emosi, cuma karena orang lain punya pendapat yang berbeda. Jika kita baik, pastilah kita akan berbagi untuk orang yang kekurangan. Jika kita baik, pastilah kita senantiasa bersyukur, karena kita selalu diberkati,Buddha bless us...

6. ajaran Buddha: janganlah berbuat jahat, sucikan hati & pikiran, jk kita sungguh memahami makna pd ajaran ini, mdh2an perilaku kita bisa lbh manusiawi & beradab. saddhu3x...

7. Amitofo bhante. menurut lijing adalah kebijaksanaan..
Dengan kebijaksanaan kt dpt membedakan mana yg baik dan tidak..
Dengan berpikiran bijaksana kt dapat merubah penderiataan menjadi kebahagian..
Bener g bhante?mohon bimbingannya..smg kt smu memiliki kebijaksanaan.Amitofo.

8. namo budhaya ym bhante sudhammacaro, kl mnrt saya. Ilmu n ngelmu itu berbeda dlm penafsirannya.menurut pembelajaran filsafah ilmu itu belajar blm tentu untuk memahami atau di jalankan, tapi kl mengelmu itu sudah pasti sdh di pelajari lalu di jalankan. Dlm hal menciptakan kedamaian,harmonis,bersosial dlm ermasyrakat,berbakti kpd negara (nusa n bangsa)serta lurus dlm ajaran kbnran.
Pandangan saya hrs di dasari point utamanya MORAL,BUDIPEKERTI,jiwa sosial n peduli. Dlm 3 point ini hanya dasar awal dari pondasi menuju tema topik ini.
Tidak ada nya kemelekatan. Tanpa memandang ras membabarkan dharma hrs dgn benar dan tidak simpang.
Kl dlm point n beberapa hal lg di lakukan sy rasa sifat manusia itu sendiri meskipun tak berjubah atau melepas dari dunia real akan mempunyai sebuah kearifan n kebijaksaaan. Semoga semua berbahagia. . .

9. Segala ilmu karena ilmu merupakan karunia dr Tuhan kepada manusia untuk dipelajari agar manusia menjadi lebih mengerti akan hal2yg benar,baik dan bijaksana dlm menghadapi org lain,negara bahkan dunia,jadi semua ilmu wajib utk dipelajari oleh manusia kecuali ilmu sesat

10. Relatif bhante, orang tidak makan kadang ada harus diberi ikan goreng dan kadang ada yg harus di beri kail. Banyak manusia dengan berbagi masalah yg kadan memelukan penanganan berbeda, segengam daun sinampa sudah cukup untuk menuntun mencapai kesadaran, tapi kadang kita perlu tahu sedikit yg diluar gengaman. Untuk menjaga pikiran kita untuk tetap berpikir positif terhadap persoalan2x yg dihadapi manusia sekarang yg demikian komplek nya. Menurut saya demikian. Mohon nasehat kalo saya salah bhante. Namo Budhaya


11. Namo budhaya bhante. Menurut saya adalah memulai đãяi diri sendiri menjalankan hidup ϑëπƍάπ Baik Benar & Bijaksana serta menebarkan cinta kasih universal kepada siapapun, dimanapun & kapanpun. _/\_

12. ILMU yg dapat menyebabkan manusia hidup dalam damai adalah ilmu BERMAIN hindari pikiran SERIUS karena pikiran yg serius adalah sumber PENDERITAAN karena dengan bermain kita dapat membahagiakan anak anak orang tua , segenap hewan dan tumbuhan sehingga tercapailah yg di inginkan supaya segenap mahluk terlepas dari penderitaan karena dengan tertawa hilanglah segenap duka dan lara JADI MARILAH KITA PERBANYAK TERTAWA HAHAHAHAHA sejak awal kita terlahir yg mula di ketahui adalah tertawa dan menagis karena keduanya tak dapat di ajari jadi kalau bisa tertawa (bahagia ) mengapa harus menagis (MENDERITA)

13. NAMO BUDDHAYA...belajar kebijaksanaan dan metta bisa membuat manusia damai dan penuh cinta kasih sadhu sadhu sadhu.


14. Namo buddhaya. Pd hakikatnya kita makhluk sosial,kita tdk dpt hdp dlm isolasi,jika kt hdp sndiri dgn alam,tdk akan ada kota2 dn desa2..
Biasanya kita mengelompokkan org2 mjdi 3 kategori;Teman,musuh,dn org asing.ktka bertemu mrka kita mengambil 3 sikap;Menginginkan,menolak,dn mengabaikan,penting utk menetralisasikn keterikatan,permusuhan,dn sikap acuh tak acuh.Visualisasi diri utk meningkatkn belas kasih,visualisasikan diri kita sebagai seorg ditengah2 yg tdk memihak.
Cinta yg didasarkan pd keterikatan itu terbatas dn berbahaya,ia sgt melibatkn proyeksi; mslny,Bahwa seorg yg sgt menarik muncul dn seketika kita tertarik pdnya, skrg kita dlm cinta,tetapi bsk bisa jadi perasaan cinta kita berubah mnjdi benci,cinta yg didasarkan pd keterikatan bkn bantuan yg nyata;Apa yg dibawa kpd kita?..jika bkn iritasi (gangguan) dn kejengkelan yg ada.
Kita percaya bahwa belas kasih sejati itu bebas dr keterikatan, BELAS KASIH INI TERUNGKAP SECARA SPONTAN DN TDK BERKONDISI,seperti Kasih ibu yg tdk mengharapkn pengembalian (imbalan) dari anaknya..
Kecenderungan pertama kita adlh utk selalu membalas, bereaksi,dn kdg2 bahkan melakukan balas dendam,yg mana hanya menyebabkn menderita saja,itulah sebabnya buddhisme selalu mengatakan; "Tenangknlh Pikiranmu"..
Jika seorg tentara melepaskan pedang nya,dia segera menggenggamnya kembali tanpa ragu2, demikian pula,jika kita melakukan usaha utk mlkkn sstu,kita harus terus menerus sadar supaya kita tdk jatuh ke dlm keadaan2 pikiran negatif,kesadaran kita hendaknya mnjdi kesdran dr seseorg yg dipaksa berjln dgn segelas susu penuh dikepala dn dibawah ancaman hukuman mati jika setetes susu tumpah.. Amithuofuo3x...

15. Kebijaksanaan.

16. Ìlmu lingkaran, (kesempurnaan/penggenapan/totalitas). Puas diri,toleransi,berterima kasih.ilmu tentang kemanusiaan dan cinta kasih terhadap semua mahkluk ciptaan Tuhan.


17. namaste bhante, ilmu yg cocok utk kita adlh ilmu pengetahuan ttg kehidupan.yg meliputi ilmu ttg kesunyataan,ilmu ttg sebab akibat,ilmu ttg hukum karma.kalau kita sdh melaksanakan itu, hidup kita akan damai n harmonis.

18. Nammo Buddhaya Bhante....menurut saya ilmu yg harus diterapkan dlm agama Buddha adalah kedisiplinan dgn didisiplin orang bs hidup teratur dgn itu....br kt bs menjalankan ilmu yg diajarkan oleh Guru Agung.krna Sang Buddha jg menganjurkan kepada murid"Nya untuk belajar disiplin....

19. Namo buddhaya bahante,dan teman2 sedharma yang berbahagia,,,
agama buddha jika mau dikatakan bukanlah merupakan suatu agama,,melainkan pendidikan dan bimbingan berguna bagi semua mhakluk hidup,di eksternal mau pun internal, Buddha mengajarkan kita selalu lihat ke dalam jati diri ini,,dan meneliti tiap hari apa yang salah dan benar, dengan meditasi dan mengikuti ajaran guru agung,semua dapat hidup dengan tentram damai dan sejahtra juga mencapai kebahagiaan yang luar biasa,,mau pun untuk buddhist dan non budhist,
cuma terkadang banyak umat buddha yang salah mengartikan agama Buddha, merupakan suatu agama,yang sebagaimana biasanya di lakukan di vihara dan di cetya2 tertentu,,dengan memuja,,menyembahakan dupa juga buah atau persembahan lainya,,itu sudah merupakan suatu kewajibaan yang sudah dijalankan sebagai seorang buddhist,,pada zaman waktu sang buddha berada di dunia ini,,guru agung kiat mengajarkan cinta kasih sebagai pengikutnya dengan bermeditasi dan menolong semua mhakluk hidup yang susah akan kebutuhan2 primer,,mau pun kebutuhan2 rohani ,,contoh yang miskin dan kaya tapi hati tidak tenang.

guru agung memberikan sila2 kepada para bhiku dan umat yang biasa untuk dipatuhi dan dijalankan, dan ternyata pada masa itu banyak yang mencapai pencerahan dan kesuciaan,dari kesimpulan di atas sudah bisa kita lihat,,sebenarnya dengan metta dan mengkkuti sila2 yang telah diberikan oleh guru agung,,dapat menjalin hubungan yang baik antara umat buddhis mau pun non buddhis,karena cinta kasih semuanya saling mengasihi dan memberi,,tanpa membedakan,,dengan memberi satu senyuman kepada siapa saja2,,maka yang dilempari senyuman akan di balas senyuman juga,,,bagaikan mengoporkan bola satu sama lainya,,tapi jarang umat buddhis dapat mempratekan cara ini,,karena belum benar2 mengerti akan ajaran metta ini,.

jika seorang bayi diberi senyum,,maka di pun akan tersenyum,,sudah terlihatkan di sana ada cinta kasih,,biar pun bayi itu masih kecil dan tidak mengerti,,tapi hatinya sudah mengerti akan metta,,,jiika seseorang dipelotoin dia pun akan melotot kembali,,
jika diberi pandangan sinis,,dia pun membalas begitu,,terkecuali yang mengerti akan metta,,dan meditasii,,dirinya akan bertanya,,kenapa dan mengapa?
Apakah saya salah atau benar?
Dengan sila, metta, dan rajin bermeditasilah,,yang dapat mengembangkan bhatin ini menjadi sehat,dan berguna bagi semuanya,,dengan basic yang diajarkan oleh sang buddha dengan menjalankan lima sila enam paramitha juga sepuluh bodhicitta dan delapan ruas jalan kebenaran,,maka semua mhakluk hidup akan berbahagia,,maaf kepada bhante jika saya mengomentari salah dan panjang,,mohon diberi bimbingan dan koreksi,dan semua teman sedharma yang berbahagia,,,marilah kita semua saling memberi dan mengasihi,,sesamanya di forum ini,,untuk menjalin hubungan kita yang harmonis dan dengan metta kita bertemu di sini.

dengan metta kita mengoreksi satu dan lainya tanpa membedakan,,
dengan meta kita akan dapat bergabung untuk melakukan suatu hal yang berguna dan bijaksana,akhir kata terima kasih,dan mohon maaf jika ada kata yang salah
mohon bhante dan para bijaksana juga teman sedharma beri bimbinganya,,dan meluruskannya,selamat pagi,,namo buddhaya.

20. Nammo buddhaya bhante....ikut diskusi ya....klo pendapat saya....ilmu yg hrs diterapkan....dlm ajaran Buddha adalah disiplin dan cinta kasih...hidup yg pnh cinta kasih dan disiplin akan terasa damai dan indah.


21. Namo Buddhaya Bhante, kasih pertanyaan yg sulit, pesimis kalo bisa damai dll, sudah berkalpa2 Buddha melihat dgn mata batinNya tdk pernah dunia spt itu, maka diajarkan kita jgn terlahir kembali didunia tp mencapai nibbana, artinya tau sendiri jd maklum kalo ada konflik dikit2, yg penting tdk berkepanjangan spt israel palestina, semua annicca bgt jg dunia ini sering ada gempa yg alamiah.

22. Trima kasih bhante yg tlh memberi jalan pandangan hdp bermasyarakat...
Ada kelengkapan dr rangkaian tsbt diatas sgt penting dn perlu kejelasannya..
Apabila ada sjmlh org yg tlh mengembangkan metta,mereka itu satu sama lain dpt bkrja sama secara harmonis..
Metta mrpakn yg pertama dr Empat Brahma Vihara yg jg dikenal dgn nama keadaan2 tnpa batas,dgn kata lain keadaan itu meluas kearah manapun secara alamiah,mrka menuntun ke pematahan hambatan2 yg umum nya memisah2kn manusia.manakala metta diarahkn pd seseorg yg sdg berbahagia,ia mnjdi MUDITA,manakala metta diarahkan pd seseorg yg berada dlm keadaan menderita,ia mnjdi KARUNA atau belas kasihan,manakala metta itu diarahkan pd semua org,semua makhluk tnpa perkecualian dn perbedaan,ia mjdi UPEKHA atau keseimbangan batin, ini bkn merupakan suatu keadaan acuh tak acuh yg sifatnya tdk aktif,tetapi merupakan suatu kedamaian yg tdk dpt digoyahkan dari batin yg disadari secara kuat pd metta,mudita,upekkha, dn karuna.. Trimakasih bhante.. Sadhu3x..


Kesimpulan:
Ilmu yang diajarkan oleh guru agung Buddha Gotama sebenarnya sudah lengkap. Seperti: Metta, Karuna, Mudita dan Upekkha (cinta, kasih sayang, ikut bahagia, dan keseimbangan batin). Empat factor ini kalau selalu ingat dan diterapkan dalam hidup bermasyarakat, pasti bisa menciptakan kehidupan yang anda harapkan seperti pertanyaan di atas.
Kita hidup saat ini telah membawa beban hutang karma dari kehidupan masa lalu. Dan lahir di Indonesia ini juga bersama teman-teman yang memiliki hubungan karma di masa lalu dengan kita. Dari zaman entah berantah Adam dan Hawa punya 2 anak Habel dan Kain saja sudah berantem terus. Sampai saat ini, para pemimpin Negara berupaya meredam gejolak perang dunia III, tapi belum berhasil. Sebenarnya, mereka semua beragama. Jadi, andai manusia bercita-cita ingin hidup damai, harmonis, dan jujur rasanya hanya mimpi disiang bolong.

Contoh: Para pemimpin dan pejabat yang semula rakyat biasa dan tahu persoalan kemiskinan, namun begitu dilantik jadi pejabat. Otaknya berubah 180 derajat, yang tadinya miskin tiba-tiba jadi kaya raya. Jadi terbalik, rakyatnya miskin para pejabatnya yang kaya raya hasil dari gajinya tinggi dan tunjangan, dst, uang dari rakyat padahal kerjanya tidak seperti yang kita harapkan.

Jadi usaha untuk hidup harmonis, damai dan jujur, Satu-satunya jalan ialah kita tidak usah ajak orang lain, mari kita mulai dari diri sendiri menjadi teladan bagi keluarga. Dengan hidup disiplin, teratur, jujur, harmonis, penuh rasa cinta dan kasih sayang terhadap istri/suami dan anak (keluarga).

Dengan cara itu, orang lain kelak akan meniru cara/pola hidup seperti kita. Demikialah uraian singkat ini semoga berguna bagi teman-teman dalam belajar Dharma menuju kehidupan yang harmonis, damai, dan jujr dalam bermasyarakat. Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan dihati.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup bahagia.
Ven.Sudhammacaro.
Penyusun.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home