Fenomena Dhamma

Friday, July 03, 2015

No 2. HORE…Fakta: Dasar BEGO BANGET si-BROJOL [Menkeu] bikin Aturan Target PAJAK Mahal & ber-Lipat, merugikan semua Rakyat & Pengusaha, gimana INDON bs Maju.. Huahaha…





Aneh, Ponsel Impor Lebih Murah dari yangMade In Indonesia-


Jakarta - Produk telepon seluler atau ponsel yang diproduksi di dalam negeri lebih mahal dibanding produk ponsel batangan sudah jadi yang diimpor. Perbandingan harganya bisa 5-10%. Apa alasannya?

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian‎, Ignasius Warsito mengatakan, ponsel buatan dalam negeri 80% komponennya masih diimpor. Impor komponen dikenakan bea masuk sebesar 5-10%. 

"Kalau yang impor produk itu nol persen," tutur Warsito kepada detikFinance, Kamis (25/6/2015).

Warsito mengatakan, dengan adanya bea masuk tersebut, maka ongkos produksi akan lebih tinggi bila dibuat di dalam negeri. Warsito mengambil contoh satu produk ponsel yang diimpor lebih murah dibanding produk yang sama dibuat di Indonesia.

"Saya sebut merek saja, Bolt dengan ZTE itu selisihnya Rp 200 ribu. ZTE lebih murah," katanya.

Terkait hal itu, pemerintah Indonesia memberikan insentif untuk produsen ponsel yang sudah merakit produknya di Indonesia. Insentif yang diberikan berupa bea masuk ditanggung pemerintah untuk impor komponen. Jadi bea masuk nol persen untuk impor komponen. 

Selain itu, lanjut Warsito, pemerintah juga mengenakan PPh Badan untuk impor produk utuh sebesar 10%. Sedangkan yang dirakit di dalam negeri dikenakan 2,5%


 

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home