Ibu di Tangerang Meninggal krn Kelaparan RT & Warga tdk ada yg Bantu kasih Makan. Sempat Hanya Minum Air Selama Dua Hari, Yuli Akhirnya Meninggal Redaksi | Senin, 20 April 2020 | 18:36


Komentar Intropeksi ke Pejabat2 hrs ada Rasa Kemanusiaan:

Hamid Irsyad
Innalillahi waainnailaihi raajiun.. Miris membaca beritanya. Apa orang2 se RT situ pada miskin semua ya, sehingga tetangga kelaparan tidak ada yg mampu membantu.
LikeReply17414h
Erick Fight
Harusnya RT bisa musyawarah,dan warga bisa bantu.. kok sampe begitu ya.. 😢
LikeReply8711h
Jack Hamdin Mumluk
Dari pemerintah pusat harus nya. Klo pemda pemkot pemkab hny sebatas apa lah itu gk ad itu semua.. tp lebih prihatin dana negara kok lebih si tonjolkan ke utk tenaga kesehatan. Hal2 rentan miskin jd miskin di elak oleh pemerintah pusat. Mau ny ya kayak PM malaysia lah.. kan bagus itu. Pancasila banget..

Putri Wahyuni
Innalillahi
Duh pak rt org sudh dtg meminta bantuan ga dksh dlu pak walau cm beras 1 lt
Klo mamanya meninggal anak2nya sama syp😥😥
Betul memang tentang pilihan
"Mau mati karena corona atau mati kelaparan"????
LikeReply8714h
Ratri Widiyaningsih
Rt goblok jng2 rtnya malah nimbun bantuan sembako buat ngenyangin keluarganya
LikeReply253h
Entol Maman Sudirman
Ratri Widiyaningsih udah nuduh,memaki orang pula kau...ga ada itu pembagian sembako....dungu kau
LikeReply23h
Imas Maslihat
Rt nya itu rata rata gak punya pula ...jangan bilang rt nya pengusaha kaya ....
Mana ada pengusaha ngurusin warga ....
Tetangga sekitarlah yg harusnya peduli ....


Rudi Irawan Nugraha Baladewa
Jadi begini kalo RT setempatnya pilih" orang,,,,,
LikeReply4014h

Eyang PC Arrafa
RT goblok...
LikeReply5514h
Ahmad Royani
Yup sampah ni rt..dia jg bagian dr pemerintah..ngasih makan sekeluarga ko ngantelin pemerintah.mereka tuh jauh rt dan mayarakat di situ yang anjing semua.
LikeReply135h
Ahmad Royani
Duh..jadi emosi aku
LikeReply75h
Siji
Rt ngak dapat gaji ,jagan di salahkan.
LikeReply34h




Yuli, ibu rumah tangga di Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, yang meninggal setelah menahan lapar dengan minum air putih selama dua hari, Senin (20/4/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekeluarga di Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang hanya minum air galon untuk membuat rasa kenyang di perut mereka selama dua hari. 
Tidak adanya pekerjaan dan pendapatan, membuat mereka tak mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangankan lauk-pauk sekedar beras segenggam pun mereka tak punya.
Yuli dan suaminya yang sehari-hari sebagai buruh serabutan, sudah mulai sulit untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan sudah dua hari ini, Yuli dan keempat anaknya tidak bisa makan apapun, karena tidak ada makanan yang dapat dimakan.
Untuk menahan rasa laparnya, ia bersama keluarganya hanya minum air galon isi ulang. 
"Cuma bisa minum air galon isi ulang, anak-anak bilang lapar juga hanya minum air saja," katanya.
Yuli sempat meminta bantuan sembako kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Namun, pihak RT mengatakan bila bantuan belum diterima olehnya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. 
"Sudah coba datang, katanya tidak bisa dapat bantuan," ujarnya. Beberapa hari lalu akhirnya keluarga ini mendapat bantuan  dari Pemkot Serang.  Namun, Senin (20/4/2020) Yuli dikabarkan meninggal dunia.  Kabar tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Serang Syafrudin. (RAZ/RAC)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

" NAMA-NAMA BUDDHIS "

“大悲咒 | Ta Pei Cou (Mahakaruna Dharani) & UM-MANI-PAD-ME-HUM”

“ Fangshen cara membayar Hutang Karma Buruk dengan cepat dan Instan “