Postingan

Belajar dari Pertapa Abad Pertengahan yang Hidup dalam Isolasi Diri-Oleh: Joan Aurelia - 14 April 2020-Dibaca Normal 4 menit.

Gambar
Ilustrasi orang bermeditasi. FOTO/iStockphoto Hidup menjadi pertapa dipandang sebagai cara menenangkan diri dan berkontemplasi. Awalnya dipraktikkan kaum agamawan yang ingin menyepi dari dunia luar. Sejarawan seni asal Inggris, Janina Ramirez, sepakat bahwa dalam masa pandemi seseorang patut mencontoh Julian of Norwich, biarawati asal Inggris yang hidup pada abad pertengahan. Julian memilih jadi pertapa ( hermit ) atau orang yang mengisolasi diri dari kehidupan sosial dan tinggal di tempat sunyi. Akhir maret lalu, Ramirez yang juga penulis Julian of Norwich: A Very Brief History (2016), berkata pada jurnalis BBC bahwa situasi hidup Julian pada masa itu relevan dengan situasi dunia sekarang. Ini karena sebagian besar masa hidup Julian berlangsung di tengah wabah, salah satu yang terbesar adalah Black Death. Ramirez meyakini pilihan Julian untuk mengisolasi diri bertujuan agar dirinya bisa hidup dengan tenang di tengah k...

Lawan Pandemi COVID-19: Saatnya Berkenalan dengan Taoisme dan Stoikisme? Oleh: Joan Aurelia - 23 April 2020.

Gambar
Patung perunggu raksasa Lao Zi di Kuil Taiqing, Cina. AP/Xinhua, Chu Yongzhi Ajaran-ajaran kuno tentang kebijaksanaan kembali populer di tengah masa-masa sulit. Ada banyak upaya yang dilakukan orang untuk menjaga kesehatan mental di tengah pandemi. Ada yang memilih untuk membatasi informasi, ada pula yang memilih langkah seperti meditasi. Di samping itu, teks teks kuno yang bicara soal kebijaksanaan dan hakikat hidup manusia turut jadi rujukan untuk menenangkan diri di tengah ketidakpastian yang harus dilalui selama masa pandemi COVID-19. Pada 2017, jurnal Asian Philosophy memuat tulisan karya Aleksandar Stamatov, akademisi filsafat asal Macedonia yang berkuliah di Ming Chuan University, Taiwan. Dalam tulisan yang berjudul The Laozi’s Criticism of Government and Society and a Daoist Criticism of the Modern State tersebut, Stamatov menjelaskan mengapa filsuf asal Tiongkok, Laozi atau Lao Tzu, adalah kritikus pemerintah ti...

Lirik Lagu Damai Bersamamu – Chrisye

Gambar
Aku Termenung Di Bawah Mentari Di Antara Megahnya Alam Ini Menikmati Indahnya Kasih-Mu Kurasakan Damainya Hatiku Sabda-Mu Bagai Air Yang Mengalir Basahi Panas Terik Di Hatiku Menerangi Semua Jalanku Kurasakan Tenteramnya Hatiku Reff; Jangan Biarkan Damai Ini Pergi Jangan Biarkan Semuanya Berlalu Hanya Pada-Mu Tuhan Tempatku Berteduh Dari Semua Kepalsuan Dunia Bila Ku Jauh Dari Diri-Mu Akan Kutempuh Semua Perjalanan Agar Selalu Ada Dekat-Mu Biar Kurasakan Lembutnya Kasih-Mu

Selain Memecat 2 Orang yang Menyalahgunakan Kekuasaan, Guspardi Gaus Minta Bubarkan Staf Khusus Presiden Penulis-Administrator-2020-04-16, 11:56 pm

Gambar
“Bubarkan saja lembaga Staf Khusus ini, jika hanya menjadi beban dan bahkan mempermalukan Presiden Jokowi yang tengah bersusah-payah menangani wabah Corona,” ujar Guspardi Gaus. Pendapat Guspardi Gaus ini sejalan dengan pendapat pakar hukum tatanegara Refly Harun yang mengatakan. Apabila Presiden membutuhkan teman diskusi atau nasihat, maka yang mesti dilakukan bukannya membentuk lembaga Staf Khusus yang tak jelas fungsinya itu, melainkan menghadirkan 100 orang pakar dari berbagai bidang keilmuan untuk memberikan masukan yang kredibel. “Dari sisi hukum administrasi negara, kehadiran lembaga Staf Khusus ini patut dipertanyakan. Karena sudah ada Dewan Pertimbangan Presiden yang dapat memberi masukan yang kredibel kepada Presiden, karena anggotanya adalah para negarawan dan tokoh bangsa yang sangat berpengalaman dan mempunyai wawasan kebangsaan,” tukasnya. Dilanjutkannya, apabila Presiden membutuhkan lembaga untuk menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan gen...

Kemanusiaan Hancur Lebur Faktanya Ibu Yuli Amelia di Serang-Banten-Tangerang Meninggal krn Kelaparan RT & Warga tdk ada yg Bantu kasih Makan. Sempat Hanya Minum Air Selama Dua Hari, Yuli Akhirnya Meninggal. Redaksi | Senin, 20 April 2020. Bantuan Pemprov Belum Sampai, DPRD Banten Terima Banyak Keluhan Warga PEMPROV BANTEN SENIN, 20 APRIL 2020 , 00:04:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Gambar
Kemanusiaan Hancur Lebur Faktanya Ibu Yuli Amelia di Serang-Banten-Tangerang Meninggal krn Kelaparan RT & Warga tdk ada yg Bantu kasih Makan. Sempat Hanya Minum Air Selama Dua Hari, Yuli Akhirnya Meninggal. Redaksi | Senin, 20 April 2020. Ketua DPRD Banten, Andra Soni/Net RMOLBANTEN.  DPRD Banten banyak menerima keluhan dari masyarakat. Keluhan itu terkait bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) belum juga kunjung diterima. BERITA TERKAIT Pemkot Serang Didesak Terbitkan Perwal Refocusing Anggaran Bantu Penanganan Corona, DPRD Kota Serang Hibahkan Dana Perjalanan Dinas Rp 6 M Acuhkan DPRD, WH Ngotot Beli Lahan Kuburan Untuk Pasien Corona Yang Meninggal Padahal, dana yang sudah disiapkan dalam penanganan dan pencegahan pandemik virus korona (Covid-19) pada APBD tahun ini nilainya Rp1 triliun lebih. Menanggapi itu, Ketua DPRD Banten Andra Soni membenarkan masalah itu. Dirinya bahkan banyak menerima keluhan dari warga terkait dengan...

Innalilahi, Ibu Yuli Yang Mengaku Tidak Makan Dua Hari Akibat Wabah Corona Meninggal Dunia KOTA SERANG SENIN, 20 APRIL 2020 , 20:03:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Gambar
Kemanusiaan Hancur Lebur Faktanya Ibu di Banten-Tangerang Meninggal krn Kelaparan RT & Warga tdk ada yg Bantu kasih Makan. Sempat Hanya Minum Air Selama Dua Hari, Yuli Akhirnya Meninggal. Redaksi | Senin, 20 April 2020 Lurah Lontar Baru, Dede Sudrajat/RAG RMOLBANTEN .  Warga Kelurahan Lontar Baru, Yuli Nur Amelia (42) dikabarkan meninggal dunia. Almarhumah, sempat viral lantaran mengaku tidak makan selama dua hari akibat dampak wabah virus corona atau Covid 19. Baca:  Cerita Keluarga Yuli Asal Kota Serang Tidak Makan Dua Hari Akibat Wabah Corona BERITA TERKAIT Ribuan Kendaraan Dari Zona Merah Terpantau Masuk Kota Serang Dibina MUI, Imam Mahdi Palsu Dari Kota Serang Ngaku Salah Ngaku Imam Mahdi, Pria Asal Taktakan Kota Serang Ini Digeruduk Habib Ali Jindan Kabar tersebut terkonfirmasi Lurah Lontar Baru, Dede Sudrajat. Menurutnya, pihak kelurahan menerima informasi dari RT/ RW lingkungan Lontar Baru bahwa Warga linkungan Lontar Baru yang informas...

Ibu di Tangerang Meninggal krn Kelaparan RT & Warga tdk ada yg Bantu kasih Makan. Sempat Hanya Minum Air Selama Dua Hari, Yuli Akhirnya Meninggal Redaksi | Senin, 20 April 2020 | 18:36

Gambar
Komentar Intropeksi ke Pejabat2 hrs ada Rasa Kemanusiaan: Hamid Irsyad Innalillahi waainnailaihi raajiun.. Miris membaca beritanya. Apa orang2 se RT situ pada miskin semua ya, sehingga tetangga kelaparan tidak ada yg mampu membantu. Like  ·  Reply  ·  174  ·  14h Erick Fight Harusnya RT bisa musyawarah,dan warga bisa bantu.. kok sampe begitu ya..  😢 Like  ·  Reply  ·  87  ·  11h Jack Hamdin Mumluk Dari pemerintah pusat harus nya. Klo pemda pemkot pemkab hny sebatas apa lah itu gk ad itu semua.. tp lebih prihatin dana negara kok lebih si tonjolkan ke utk tenaga kesehatan. Hal2 rentan miskin jd miskin di elak oleh pemerintah pusat. Mau ny ya kayak PM malaysia lah.. kan bagus itu. Pancasila banget.. Putri Wahyuni Innalillahi Duh pak rt org sudh dtg meminta bantuan ga dksh dlu pak walau cm beras 1 lt Klo mamanya meninggal anak2nya sama syp 😥 😥 Betul memang tentang pilihan ...