Postingan

" DOA BUDDHIS & MANTRA

PENGUMUMAN ! SEGERA TERBIT BUKU BARU “MANTRA & DOA BUDDHIS” Setiap manusia memiliki kemampuan yang tak terbatas dalam segala hal, termasuk kemampuan supranatural atau super power atau kekuatan batin, baik wanita atau pria semua bisa asal ‘Yakin’. Buktinya Buddha Gotama dan para Siswa-Nya, contoh lain misalnya paranormal Mama Laurent, Joko Bodoh, Dedy Coubuzier, Limbat, Jhon Sandi, Domean, dll. Hanya yang menjadi penghalang terbesar manusia adalah ‘MALAS’ atau tidak rajin dan hanya mau enaknya saja tanpa mau berusaha sendiri. Cenderung minta pada dukun, paranormal, kadang kurang tekun dan maunya cepat dapat atau sukses. Padahal, apapun pekerjaan semua membutuhkan waktu dan proses, berarti tidak ada yang instant. Demikian pula dengan Mantra & Doa Buddhis jika digunakan sesuai kebutuhan. Sebab itu, coba bangkitkan potensi anda yang terpendam, dengan semangat, rajin, ulet dan sabar. Berhubung permintaan umat yang jumlahnya terus bertambah cukup signifikan agar buku Doa Buddhis ...

"Ramalan tentang Kedutan dan Mimpi dsb"

RAMALAN TENTANG KEDUTAN DAN MIMPI OLEH R/A. M.C. 1958. Ramalan memang tidak seratus persen benar, kadang meleset atau kurang tepat, sebab itu anda jangan percaya seratus persen. Namun, Ramalan kadang sangat pas dan tepat dengan kejadian yang di Ramalkan, hingga membuat orang terperangah, dan kaget sekali tentang Ramalan. Akibatnya banyak orang tertarik dan suka tanya Ramalan, parahnya, mereka akhirnya ketergantungan sekali terhadap Ramalan. Itulah sebabnya, sejak zaman dulu hingga kini Ramalan tak pernah Mati (Never Die). Ramalan bagi orang yang sedang bingung amat diperlukan, tapi ingat Ramalan hanyalah ramalan atau tebakan. Ramalan hanya boleh jadi nasihat bagi anda, jalan keluarnya ialah anda harus banyak berbuat baik dengan tulus hati dan suka cita. Di Dunia ini selalu berpasangan artinya ada baik ada buruk, ada guna dan tidak berguna, tinggal kita sendiri yang harus berhati-hati terhadap segala sesuatu atau menurut Buddha Gotama: “Jangan Mudah Percaya”. (Ven. Sudhammacaro) Keduta...

"Selamat Hari Raya Cap Go Meh 2561/2010"

SELAMAT HARI RAYA CAP GO MEH 2561/2010 KISAH KLASIK DARI NEGRI CHINA ZAMAN DULU Delapan Ketulusan Seorang Ibu Dalam Hidupnya Untuk mengingatkan kita tepat di Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh Yang sudah sepatutnya kita sujud syukur menyembah pada Orangtua Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa Ketulusan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya Ketulusan ini, makna sesungguhnya dari Ketulusan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar" KETULUSAN IBU YANG PERTAMA...

"Selamat Tahun Baru Imlek 2561/2010"

Selamat Tahun Baru Imlek 2561/2010 “ Gong Xi Fa Cai ” Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada warga keturunan Tionghoa dan Bangsa Indonesia. Semoga Bangsa Indonesia Makmur Sejahtera dan Bahagia Oleh Jin Hitam Giri Manggolo Penyunting: Jin Hitam Sampiran Rohaniwan & Pemerhati Sosial. Belajar Ilmu sampai ke Negeri China. Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Minggu tanggal 14-15 Februari 2010. Secara tradisi zaman dulu, bahwa hari itu bertepatan dengan awal musim semi (gugur), yang ditandai dengan daun-daun pohon mulai berguguran. Dan bunga-bunga mulai mekar beraneka warna, sangat indah dan menawan hati bagi semua penduduk di China. Para sesepuh di China berpendapat, bahwa awal musim semi adalah hari yang paling indah dengan bermekarannya bunga-bunga di taman, disertai aroma yang harum semerbak di pekarangan rumah, dan di taman-taman bunga istana raja. Sebab itu, hari awal mula musim semi akhirnya diperingati dan dirayakan sebagai hari Tahu...

"Ada Sebab Pasti akan Timbul Akibat"

Ada Sebab Pasti akan Timbul Akibat Oleh Suyanto Trawas fakta & Realita Ada Sebab. Di alam semesta ini termasuk dunia kita, segala sesuatu yang timbul karena ada sebab. Tanpa ada sebab, tak akan pernah muncul akibat. Dalam bahasa lain, jika ada aksi pasti akan timbul reaksi. Dalam pribahasa; Ada semut pasti ada gula, ada asap pasti ada api, dst. Hal ini adalah sudah merupakan hukum alam, yang berlaku terhadap segala sesuatu yang ada di alam semesta termasuk di dunia ini. Hukum alam ini yaitu sebab dan akibat, atau aksi dan reaksi (hukum karma; perbuatan), harus benar-benar dipahami, dimengerti, dan disadari dengan pikiran dan hati nurani yang jernih. Hukum alam ini mengajarkan kepada kita semua makhluk di manapun berada, agar keberadaan hukum alam ini dapat diterima dan bukan ditolak atau dibantah, dengan berbagai alasan. Contoh sederhana; Anda ada di dunia ini karena ada orangtua, tanpa ada orangtua apa mungkin anda ada di dunia, sama seperti ayam dan ...

"Manusia Ciptaan Tuhan YME atau Karya Orangtua"

Manusia, Ciptaan Tuhan atau Hasil Karya Orang –Tua? (Penelitian, Penyelidikan dan Pembuktian Akurat.) Penulis: Sampiran Pusjiantot. Penyunting: Sobalarotane Asokal. Pemerhati Agama, Kehidupan, Sosial dan Hukum. Mitos atau Dongeng Zaman dulu. Zaman dulu banyak orang cerdas yang boleh dibilang genius, contohnya mereka bisa mengarang dongeng hingga jadi Mitos. Yang dipercaya oleh berjuta-juta orang di dunia, baik oleh kalangan yang berpendidikan tinggi maupun rendah bahkan jumlahnya terus bertambah. Seperti diceritakan dalam mitosnya bahwa Tuhan YME/Allah menciptakan manusia pertama dari debu, lalu ditiup maka jadilah manusia pertama Adam sebagai manusia jenis kelamin lelaki (entah siapa yang memberi nama?). Lalu dari tulang rusuk Adam diambil kemudian ditiup lagi, maka yang kedua jadilah Hawa sebagai manusia jenis kelamin wanita (entah siapa yang memberi nama?). Singkatnya, karena mereka berdua melanggar aturan alias tidak tahan godaan atau tak bisa mengendalikan nafsu lapar makan bu...