Postingan

"Makna Disiplin dan Manfaatnya"

Makna Disiplin dan Manfaatnya. (sebuah renungan dan kajian serta analisis) Oleh Sidharto. Pengamat Sosial dan Hukum. Fakta & Realita. Apakah Disiplin itu? Disiplin adalah satu sikap batin kita yang patuh dan taat pada peraturan atau hukum. Di dunia kehidupan manusia ini ada Peraturan sebagai objek, dan ada orang sebagai subjek. Peraturan ini pecahan atau uraian dari ‘Hukum’ yang dibuat oleh manusia itu sendiri, dengan harapan setiap orang bisa mengikuti, patuh dan taat pada peraturan tersebut. Yang tujuannya untuk mencapai kehidupan manusia agar aman, tentram damai dan bahagia. Jika keduanya berjalan seiring, artinya peraturan sudah ada dan manusia tinggal mengikuti, patuh dan mentaati peraturan, maka kehidupan manusia secara otomatis akan aman-tentram, berkeadilan, rukun-damai, bersatu, sejahtera, maju-makmur dan bahagia. Maka, terciptalah kehidupan manusia yang saling asah, saling asuh, saling asih, saling membantu, bertoleransi, tolong menolong, memiliki ded...

"Renungan Dharma"

Renungan Dharma Oleh bhikkhu Sudhammacaro. Saya bangga punya Guru Buddha Gotama yang maha suci, meskipun Beliau telah lama tiada 25 abad yang lalu. Yang membuat saya bangga ialah dari sabda Buddha Gotama: ‘Jika Aku kelak telah tiada, jangan mencari guru yang lain, tapi jadikanlah Dharma ajaran-Ku (kebenaran universal) sebagai pengganti-Ku’. Dan saya terharu ketika menulis semua artikel ini, yang barangkali cinta-kasih Buddha Gotama yang sedemikian dalam dan luas. Yang mendorong saya yang bodoh ini bisa menulis artikel disini, semoga bermanfaat bagi orang banyak demi “Pencerahan Batin”, sesuai dengan misi Beliau. Harapan saya semoga semua artikel dis ini bisa membuka mata Dharma (mencerahkan) baik bagi umat Buddha khususnya, maupun untuk umat lain, tapi syaratnya harus meletakkan semua atribut ajaran agama apa pun namanya. Perbedaan adalah suatu keindahan, karena itu perbedaan harus tetap ada, tak mungkin bisa dihapuskan. Namun kita tak perlu membenci mereka yang be...

Tuhan/ Allah yang mengatur Gempa Bumi, Bencana Alam, Musibah Serta Perang Pembantaian Manusia?

“Tuhan/Allah yang mengatur Gempa Bumi, Bencana Alam, Musibah serta Perang pembantaian manusia?” (sebuah renungan dan kajian serta analisis) Oleh Wirata Labhikok Fakta & Realita. Doktrin Penciptaan dan Pengaturan. Para penganut agama di dunia percaya bahwa manusia dan hewan serta seisi dunia dan alam semesta ini di ciptakan dan diatur oleh Tuhan/Allah. Hidup dan matinya manusia juga ada di tangan Tuhan/Allah, tak ada seorang manusia pun yang berhak mengambil atau mencabut nyawa orang lain, kecuali Tuhan/Allah. Kepercayaan ini dijadikan doktrin atau prinsip agama yang harus dipegang teguh dan diajarkan turun-temurun dari kakek buyut hingga anak-cucu, dari dulu hingga saat ini sampai ribuan tahun lamanya. Silsilah Nabi Adam (pria) yang pertama diciptakan oleh Tuhan/Allah dari debu, lalu dari tulang rusuk Adam diambil diciptakan yang kedua adalah Hawa (wanita). Berawal dari kepercayaan inilah ajaran agama ditulis dalam sebuah buku yang pertama disebut kitab Taurat yang dianggap kita...

APA BEDANYA SENIMAN DAN KORUPTOR?

APA BEDANYA SENIMAN DAN KORUPTOR? (sebuah renungan, kajian dan analisis) Oleh Sampiran Trawas. Fakta dan Realita. Seniman motifasinya menghibur & Halal. Para insan seniman hidupnya menjual kreatifitas seni, ada beberapa yang sampai mengeksploitasi tubuhnya (seni tari bali dll, dance, barong), hingga menguras energi, waktu dan pikiran. Semua yang mereka lakukan tidak lain untuk menyuguhkan satu bentuk hiburan semata, ada juga sebagian yang menyampaikan pesan moral dan sosial seperti Group Band Koes Plus, Ebiat.G.Ade, Group Bimbo, Iwan Fals, Franky&Jane, Group Band Slank, Agnes Monica, dsb. Demikian pula Parodi Politik seperti ‘Presiden BBM (Baru Bisa Mimpi)’ Butet Kertajasa, Effendi Ghazali, Nano Riantiarno, Nanik L Karim, Srimulat; Tarsan, Mamik dkk, Tukul Arwana, Extra Vaganza, Eko Patrio dkk. Tapi dibalik pekerjaan itu, semuanya boleh dibilang karya seni yang nyata-nyata pekerjaan yang tulus menghibur masyarakat, jadi termasuk kategori ‘Halal’. Dalam istilah agama Islam a...

Pengumuman Cetak Buku Baru: "Rahasia Kehidupan dan Tujuannya"

Pengumuman cetak buku baru. “Rahasia Kehidupan dan Tujuannya” Bersama ini, kami mohon maaf berhubung buku ‘Paritta-Mantra’ sudah cetak 3 kali, dan tidak ada donatur yang masuk, maka terpaksa buku tersebut di tunda terbitnya. Selanjutnya kami mohon bantuan para ‘Dermawan’ untuk berpartisipasi berdana dalam membantu penerbitan buku Dharma. Adapun yang akan terbit buku baru dengan klasifikasi sbb: ---------------------------------------------------------------------------------- Judul: “Rahasia Kehidupan dan Tujuannya”. Penulis dan Penyusun: Bhikkhu Sudhammacaro. Editor: Endrawan (Mahasiswa ITB). Sumber acuan: Buku Dharma, Media Cetak & Elektronik, Internet. Jumlah halaman: kurang lebih 450 halaman. Penerbit: ‘Sri Manggala’. Untuk kalangan sendiri. ----------------------------------------------------------------------------------- Bagi para donatur yang perlu bukunya, mohon agar memberitahu nama, dan alamat lengkap kirim, ke- email: b_sudhammacaro@yahoo.com . Kotak dana: Goey Tek...

Menyikapi Polemik Buddha Bar

Menyikapi Polemik Buddha Bar - Dengan Kearifan dan Ketenangan - Utamakan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih Penganut ajaran Ajaran Buddha Gautama dikenal sebagai umat yang mengutamakan kebijaksanaan dan cinta kasih universal. Paradigma ini bukanlah hanya bualan semata, namun banyak fakta dan realita telah membuktikan. Meskipun patung dan situs terbesar Buddha di Afganistan dengan ketinggian 52 meter di bom, Umat Buddha tetap menpraktikkan kesabaran dan cinta kasih. Begitu juga, umat Buddha tidak melakukan penyerangan balik (balasan) ketika Borobudur dibom sebanyak 2 kali oleh esktrimis Islam Indonesia. Hal ini tentu berbeda jika objek pengeboman ditujukan pada simbol-simbol religius umat lain. Bayangkan bagaimana rasanya jika Ka'bah yang menjadi kiblat umat Islam di bom? Selain pengeboman dan penghancuran simbol umat Buddha, tahun lalu ada patung Buddha yang dipasang penis di letakkan di tengah kota Amerika, namun sekali lagi umat Buddha diam dengan kesabarannya. Saat ini, muncul lagi y...

Dampak Psikologis Krisis Global

DAMPAK PSIKOLOGIS KRISIS GLOBAL Bhikkhu Sudhammacaro Dampak Krisis Global Secara Umum. Memasuki tahun baru Imlek krisis global mulai nampak tanda-tanda bahaya terhadap roda perekonomian secara umum di seluruh dunia. Yang mulai terasa adalah dampak ekonomi secara makro maupun mikro. Misalnya, saat ini satu-persatu perusahaan otomotif dan elektronik mengurangi produksinya, disertai pem-PHK-an sebagian karyawannya atau dirumahkan. Sementara itu, perusahaan menengah ke bawah yang modalnya 50% pinjam dari bank pasti berguguran satu persatu. Buktinya, perusahaan elektronik Panasonic Jepang akan menutup 27 perusahaannya, dan akan merumahkan 15 ribu karyawannya. Begitupula perusahaan otomotif terbesar di Dunia, Toyota, pada bulan Oktober-akhir 2008 saja merugi lebih dari 4 miliar dolar US, apalagi Mitzubishi dan Honda, sudah menyiapkan skenario penutupan dan pengurangan produksi serta PHK karyawannya. China pun ikut terkena dampak krisis ekonomi global, ekspornya menurun tajam, hingga ka...

SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2560 / 2009

GONG XI FA CAI SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2560 / 2009 SHIO KERBAU / TAHUN KERBAU " HARAP-HARAP CEMAS " oleh bhikkhu Sudhammacaro Pertahankan Budaya Leluhur China Leluhur orang China memiliki budaya menghormati orang tua atau orang yang lebih tua. Tradisi ini telah dikenal sejak zaman Kong Fu Zu masih hidup. Kong Fu Zu mengajarkan tentang “Berbakti pada Orang Tua”, yang hingga kini masih tetap utuh dipelihara turun-temurun. Kalau kita baca buku pelajaran tentang 'berbakti' dari guru kebudayaan timur Kong Fu Zu ini, kita akan mendapatkah pelajaran amat menarik, menggairahkan rasa persaudaraan dan keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Titik sentral adalah Kong Fu Zu yang selalu mengajarkan dan menekankan rasa hormat terhadap siapapun terlebih kepada orang yang lebih tua. Selain itu, Beliau lebih mengagungkan prilaku bermoral yang di dalam ajaran Buddha dikenal sebagai Sila atau moralitas. Bagi seorang perumah tangga Buddhis, ada 5 sila yang...