Postingan

ALAM SEMENTARA SETELAH KEMATIAN TIBA (BARDO THODOL-BAHASA TIBETAN) SERIE KE 3.. Buddha Pesan: Renungan Kematian sangat berguna utk kita agar selalu sadar terhadap prilaku kita, pikiran, ucapan dan niat kita dg Baik, benar, dan terpuji..Sadhu 3X..

Gambar
  4. CHIKHAI BARDO. Seorang penderita sedang terbaring diatas pembaringan menantikan kematian tiba. Pada saat antara sadar tidak sadar, disinilah si penderita sedang berada di alam Chikhai atau Chikhai Bardo; sampai benar-benar nafas terakhir terhembus keluar. Sejak si Penderita dalam keadaan tidak sadar, kesadaran dasarnya berkurang, kesadaran obyek (Chaitanya vinnana, atau vinnana Chaitanya/mam-shes (baca; nam she ). Saat terlepasnya alam kesadaran dari alam dunia ke alam astral ini merupakan saat yang kritis sekali; bagi mereka yang awam terhadap pelajaran budi luhur, atau ajaran Agama, pelepasan ini sangat sangat sulit sekali; sebaliknya bagi mereka yang telah belajar ber-samadhi atau telah menekuni pelajaran agama/budi luhur, pelepasan ini berjalan dengan cepat dan tenang.           Alam Chikhai disebut juga sebagai ‘Alam Perkenalan’. Semuanya serba asing; Jenasah terbaring diam membeku.            Tutuplah jenasah tersebu...

ALAM SEMENTARA SETELAH KEMATIAN TIBA (BARDO THODOL-BAHASA TIBETAN) SERIE KE 2..

Gambar
  1.Pendahuluan .            Bilamana ada saat kelahiran, tentu ada saat kematian.Itulah hukum dunia, Anicca,Tiada kekekalan….             Dua kejadian saling berganti yang tidak asing bagi kita semua, umat manusia. Biarpun demikian, masih ada umat yang ngeri atau takut bilamana mendengar hal kematian.              Hal ‘kematian’tidak perlu di takuti, tetapi dimengerti; apakah arti dari pada kematian itu, dan bagaimanakah selanjutnya?   Sebagai Umat Buddha yang paripurna diharapkan mengerti akan makna dari pada siklus kehidupan ini secara tuntas; dengan menguasai kedua hal tersebut, niscaya ia akan berusaha melaksanakan hidupnya ini dengan sebaik mungkin.     2.Hakekat dari pada seorang manusia .            Manusia atau ’Manusha’ adalah makh...

ALAM KEMATIAN SEMENTARA (BARDO THODOL=TIBETAN BAHASA) SERIE KE 1...

Gambar
  KATA  PENGANTAR .      Alam setelah kematian, memang masih merupakan misteri yang belum di mengerti oleh sebagian besar umat manusia; sekalipun manusia mampu dan telah melakukan Jelajah keluar angkasa dan hampir seluruh isi alam semesta ini telah di ketahui rahasianya, namun hal yang satu ini masih tetap merupakan rahasia yang maha kuasa.    Mungkin kita akan mengerti apa dan bagaimana setelah manusia mati, bilamana kita dapat berkomunikasi langsung dengan orang yang sudah mati, atau bilamana kita dapat berjalan jalan ke alam setelah kematian. Namun, hal ini bagi manusia yang terbatas kemempuannya atau tidak memiliki kemampuan untuk beranjang–anjang ke sana tidaklah mungkin, dan bahkan dikatakan tidak masuk akal. Beruntunglah bagi anda yang baca buku ini, buku yang anda pegang ini merupakan karya otentik dari seorang Lama senior, Maha Acarya Padmasambhawa,yang mempunyai kemampuan ‘Meditasi ‘ tingkat tinggi, yang berkomunikasi mela...

Kathina 2563-2020 di Wihara Anuruddha Ciledug-Cirebon Umat Jakarta & Tangerang Persembahkan Jubah Kathina dan Kebutuhan Pokok kepada Bhante Sudhammacaro.

Gambar
    Anumodana-Terimakasih kpd Umat Jakarta & Tangerang atas Dana Jubah & Kebutuhan Pokok. Semoga Karma Baiknya segera Berbuah Jadi Bentuk Kehidupan yg Sehat, Selamat, Usaha Lancar, Sukses hingga tercapai Cita2-Nya. Sadhu 3X..

NIBBANA ANALISIS & ULASAN TERBATAS. Serie Ke 2 Naskah ini ada dalam Buku “ SAMADHI “ (PENCERAHAN AGUNG)

Gambar
   Teori dan Praktik Meditasi Menurut Ajaran Buddha Gotama Diambil dari buku Mahasatipatthana-Sutta, Girimananda-Sutta, Rahulawada-Sutta, bahasa Thailand ditulis oleh: Buddha Ghosacariya (Nyanawara Thera). Diterjemahkan oleh: Goey Tek Jong. Diselingi berbagai Sutta Tipitaka dan tulisan dari pengalaman yang faktual hasil meditasi untuk melengkapi isi buku ini, semoga lebih berguna hingga membawa manfaat bagi praktisi meditasi. Pengalaman Meditatif tentang Nibbana. Pada satu ketika YM Ananda menghampiri Buddha Gotama dan bertanya: “Bhante, dapatkah seorang bhikkhu mencapai konsentrasi pikiran yang se-demikian sehingga di bumi dia tidak mencerap bumi, di air dia tidak mencerap air, demikian pula di udara,…landasan ruang tanpa batas …., landasan kesadaran tanpa abtas…, landasan kekosongan.., landasan bukan persepsi pun bukan tanpa persepsi.., dia tidak mencerap semua itu; dan dia tidak pula mencerap dunia ini dan dunia sesudahnya, tapi walaupun demikian dia tetap sa...

RENUNGAN KEHIDUPAN...

Gambar
    “Pada saat kita lahir, kita sudah membawa beban karma buruk dari kehidupan lalu. Ia bagaikan hutang-piutang Karma [Perbuatan baik-buruk] yang belum dibayar apalagi dilunasi. Jika hidup saat ini karma buruk datang menyapa kita silih berganti, artinya kita sedang mencicil tunggakan hutang karma buruk di masa lalu. Anggaplah ia bagaikan hadiah lotre, yang berarti tunggakan hutang karma buruk makin berkurang asal jangan membuatnya lagi. Lama-kelamaan ia akan habis artinya hutang kita telah lunas, akhirnya kebahagiaan dengan sendirinya akan milik kita tanpa harus bersusah payah lagi. Inilah permainan Pat-Gulipat hukum karma sebab akibat hukum alam. Coba simak cara Buddha menghadapi akibat hukum karma Nya. Beliau hanya diam membisu seribu basa dengan batin seimbang dan lapang dada mau menerimanya, dan tak membuatnya lagi, meskipun Beliau sakti mandra guna. Mengapa? Sadarilah dan yakinlah bahwa Hukum Karma ada dan berlaku bagi semua Makhluk, seperti isitlah umum s...

NIBBANA ANALISIS & ULASAN TERBATAS.

Gambar
   Kitab Tipitaka, bagian Sutta Pitaka, Udana VIII:3 Buddha mengatakan, “ Atthi, Bhikkave Ajatang Abhutang Akatang Asangkhatang …” yang artinya “O Bhikkhu, ADA yang tidak dilahirkan, yang tidak menjelma, yang tidak tercipta, yang mutlak / yang tidak berkondisi …” Dengan adanya Yang Mutlak, Yang Tidak Berkondisi (Asankhata-Dhamma) maka semua makhluk yang berkondisi (sankhata) bisa terbebas dari penderitaan dan mencapai kebahagiaan tertinggi dengan cara merealisasi Nibbana (bahasa Pali) / Nirvana (bahasa Sanskerta). Karena Atthi (ADA) dijelaskan sebagai Asankhata-Dhamma maka ADA yang dimaksud bersifat anatta (tanpa aku) yang tidak dapat dipersonifikasikan dan tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Selama 45 tahun dalam pengembaraannya mengajarkan Jalan yang beliau peroleh saat mencapai penerangan sempurna dibawah pohon bodhi di bulan Vesakha. Buddha selalu konsisten bahwa apa yang beliau ajarkan Fakta Kehidupan yang sudah di Lihat, di Rasakan, di Buktikan...

Situs Gunung Padang: Asal Usulnya Misterius, Keindahannya Membius Ade Sulaeman - Sabtu, 4 November 2017 | 14:00 WIB

Gambar
  Ade Sulaeman - Sabtu, 4 November 2017 | 14:00 WIB Ade Sulaeman Arkeolog dan Geolog Gugat Hasil Riset Gunung Padang Intisari-Online.com  - Pemberitaan mengenai Gunung Padang beberapa bulan belakangan ini memang berhasil menyedot rasa penasaran banyak orang, termasuk media dan pejabat pemerintah. Padahal sejatinya Situs Gunung Padang ini bukan penemuan baru. Pada 1979, petani setempat yang bernama Endi, Soma, dan Abidin “menemukan” serakan batu dengan wilayah sebaran yang luas dan terpola yang tertutup semak belukar Bukit Gunung Padang , Desa Karyamukti, Cianjur, Jawa Barat. Karena rasa penasaran, mereka kemudian mela...