Postingan

TEORI SEBAB-AKIBAT BUKTI TERJADI- Kanada peringatkan 'gelombang kejut' dari penangkapan putri pendiri Huawei Yahoo News dan Agen Berita Yahoo News dan Agen Berita•13 Juni 2020

Gambar
Intelijen Kanada peringatkan 'gelombang kejut' dari penangkapan putri pendiri Huawei-TORONTO (Reuters) - Badan intelijen Kanada memperingatkan bahwa penangkapan putri miliarder pendiri Huawei Ren Zheng akan memicu "gelombang kejut" global dan secara serius mempengaruhi hubungan dengan China, sesaat sebelum penahanannya di Vancouver atas permintaan ekstradisi AS, dokumen pengadilan baru menunjukkan Dirilis pada Jumat, dokumen-dokumen itu menunjukkan keterlibatan Dinas Intelijen Keamanan Kanada (CSIS) dalam penangkapan Meng Wanzhou pada Desember 2018, Meng adalah chief financial officer raksasa teknologi China Huawei Technologies Co Ltd, perusahaan di pusat teknologi nirkabel 5G next generation dan objek sengketa yang sudah berjalan lama dengan administrasi Presiden AS Donald Trump. Laporan CSIS diungkapkan dalam dokumen pengadilan sebagai bagian dari proses ekstradisi Meng. Dalam memo 1 Desember 2018 yang telah dihapus,...

Laode M. Syarif Eks Pimpinan KPK Sebut Tuntutan Novel Baswedan Tak Masuk Akal Reporter: M Rosseno Aji Editor: Jobpie Sugiharto Jumat, 12 Juni 2020 12:07 WIB

Gambar
      Pimpinan KPK, Laode M. Syarif, menjawab pertanyaan wartawan seusai menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi, di gedung KPK, Jakarta, Jumat malam, 2 Agustus 2019. TEMPO/Imam Sukamto TEMPO.CO, Jakarta  - Mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menyatakan tuntutan hukuman rendah bagi terdakwa penyiram air keras ke muka Novel Baswedan  tak bisa diterima akal sehat. Syarif membandingkan tuntutan hukuman tersebut dengan tuntutan Bahar bin Smith. "Bandingkan dengan Novel yang kehilangan mata permanen," ujar Syarif lewat pesan teks hari ini, Jumat, 12 Juni 2020. "Tidak dapat diterima akal sehat." Jaksa menuntut Bahar dihukum 6 tahun penjara karena penganiayaan. Pada akhirnya majelis hakim menghukum pengasuh Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Bogor, itu 6 tahun penjara. Menurut Syarif, korban yang dianiaya Bahar tidak mengalami luka permanen seperti ...

Bambang Widjojanto: Peradilan Kasus Novel Baswedan Mengada-ada Reporter: Egi Adyatama Editor: Amirullah Minggu, 14 Juni 2020 19:48 WIB

Gambar
      Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan menghadiri peluncuran buku Nusantara Berkisah 2: Orang-orang Sakti karya S. Dian Andryanto di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2019. TEMPO/Fardi Bestari TEMPO.CO , Jakarta - Eks Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto ikut menyambangi rumah penyidik KPK Novel Baswedan , di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ahad, 14 Juni 2020. Ia mengatakan jangan sampai ringannya tuntutan terhadap dua terdakwa penyerangan Novel, yakni Abdul Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, membuat publik terdistraksi dari peradilan Novel yang sejak awal bermasalah. "Yang hilang dalam percakapan seolah-olah sandiwara ini beneran. Kan yang mesti dicari master mind-nya peradilan itu," kata BW, sapaan akrabnya, usai pertemuan dengan Novel....

Haris Azhar meyakini Rahmat dan Ronny sekedar boneka. Azhar Ungkap Dugaan Rekayasa Sidang Kasus Novel Baswedan Reporter: Egi Adyatama Editor: Jobpie Sugiharto Jumat, 12 Juni 2020 10:52 WIB

Gambar
      Advokat dari Lembaga advokasi hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar, saat melaporkan Ketua Pengadilan Negeri Timika, Papua, Relly D. Behuku ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus gratifikasi, 12 Februari 2018. Dewi Nurita/Tempo TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Kantor Hukum Lokataru Haris Azhar menilai janggal peradilan terhadap dua terdakwa kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan , Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis. Haris mengatakan tuntutan setahun penjara yang diberikan Jaksa terlalu berbau rekayasa. "Nuasa rekayasa sangat kental. Sebagaimana ciri pengadilan rekayasa, banyak keanehan dalam persidangan," ujar Haris Azhar dalam keterangannya hari ini, Jumat, 12 Juni 2020. Haris Azhar menerangkan kedua terdakwa adalah anggota Polri yang didamping pengacara yang juga polisi. Dia menegaskan bahwa hal itu  menu...

TEORI SEBAB-AKIBAT BUKTI TERJADI-Rocky Gerung dan Refly Harun Kunjungi Rumah Novel Baswedan Rumah Novel Baswedan, Sejumlah Tokoh Bentuk 'New KPK' Minggu, 14 Juni 2020 21:15 WIB.

Gambar
Said Didu, Rocky Gerung, BW, sampai Novel Baswedan membentuk New KPK. (Suara.com/Ist) JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa tokoh bertamu ke rumah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di kawasan Kepala Gading, Jakarta Utara, Minggu (14/6/2020). Mereka memberikan dukungan untuk Novel yang tengah geram melihat tuntutan 1 tahun penjara dari Jaksa Penuntut Umum kepada dua penyerangnya. Mereka di antaranya eks Pimpinan KPK Bambang Widjojanto, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun, Eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu hingga eks Dosen Universitas Indonesia Rocky Gerung. Kemudian eks Jubir Presiden Abdurrahman Wahid alias Gusdur, Adhie Massardi, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, aktivis ProDEM Adamsyah Wahab dan para tokoh lainnya. Mereka menyebut kelompok ini sebagai NEW KPK alias Kawanan Pencari Keadilan. "Tentunya penyampaian, empati dan dukungan secara mor...

Shi Zhengli: Peringatan Bos Lab Wuhan: COVID-19 Hanya Puncak Gunung Es Fino Yurio Kristo - detikInet Rabu, 27 Mei 2020 19:06 WIB

Gambar
                                      Shi Zhengli. Foto: (Twitter) Wuhan -Direktur Center for Emerging Infectious Diseases di Wuhan Institute of Virology (WIV), Shi Zhengli , tampil dalam siaran televisi China setelah tidak muncul beberapa lama. Ia membahas soal COVID-19 sekaligus memberi peringatan. COVID-19 yang ia sebut menular dari hewan hanyalah puncak dari gunung es. Artinya, ada kemungkinan wabah serupa bakal terjadi di masa depan jika kita tidak waspada. Maka, virus di alam liar harus terus dipelajari. "Jika kita ingin melindungi manusia dari virus-virus atau menceg...

Shi Zhengli, Bat Woman Terjebak di Pusaran Asal Usul Covid-19 Reporter: Terjemahan Editor: Zacharias Wuragil Senin, 25 Mei 2020 17:27 WIB

Gambar
        Shi Zhengli. Dailymail.co.uk TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa sampel dari pasien dengan penyakit misterius tiba di Institut Virologi Wuhan  malam-malam, 30 Desember  2019. Beberapa saat kemudian ponsel Shi Zhengli bergetar. Panggilan tertera berasal dari direktur institut, bos Shi. Sambungan telepon itu menyebutkan kalau Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Wuhan telah mendeteksi infeksi virus corona tak dikenal pada dua pasien rumah sakit  pengidap penyakit mirip pneumonia. Mereka, sebut sang bos, ingin laboratorium Shi menelitinya. Jika temuan terkonfirmasi, patogen baru itu disadari bisa memberi ancaman serius bagi kesehatan publik. Alasannya, virus berasal dari keluarga yang sama yang telah menyebabkan sindrom pernapasan akut parah (SARS), sebuah penyakit yang menyebab...

Shi Zhengli yang dikenal sebagai 'wanita kelelawar' Peneliti Tiongkok Peringatkan akan Ada Pandemi yang Lebih Mematikan dari COVID-19 Rahmi Nurfajriani-- 29 Mei 2020, 16:53 WIB

Gambar
Pemimpin Intitut Virologi Wuhan, Shi Zhengli /Tangkap Layar video via CGTN PIKIRAN RAKYAT - Pakar Virologi asal Tiongkok , Shi Zhengli yang dikenal sebagai 'wanita kelelawar' memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 merupakan sebuah 'puncak gunung es'. Sebagai seorang yang meneliti penyakit pada hewan, ia mengkhawatirkan akan ada epidemi yang lebih mematikan kini sedang dalam 'perjalanan'. Dia mengklaim bahwa negara-negara perlu segera meningkatkan penelitian mereka terhadap ancaman penyakit zoonosis yang mematikan, yang ditularkan dari hewan ke manusia. Baca Juga: Optimis Tak Terjadi Lonjakan Pasien Corona Jelang New Normal, Wali Kota Bekasi: Kita Alatnya Ada Shi menyerukan kerjasama international yang lebih besar dalam perang melawan epidemi, meskipun Tiongkok mengklaim pada awalnya menutupi bahaya ...

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H / 2020-Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Amin.

Gambar
Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada Umat Islam, dan Bangsa Indonesia, serta Warga Dunia. Amin. Semoga HARI RAYA Idul Fitri 1441 H / 2020 ini membawa Berkah Kedamaian, Kesejahteraan dan Kebahagiaan bagi Bangsa Indonesia dan Warga Dunia. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta Semoga Semua Mahkluk Berbahagia Sadhu … Sadhu … Sadhu.

Siap-siap Melihat Super Flower Moon, Supermoon Terakhir di Tahun 2020 Putu Intan-detikTravel Ilustrasi Supermoon (Foto: AP Photo)

Gambar
Jakarta  -  Fenomena Supermoon terakhir tahun ini, yakni Super Flower Moon, muncul pekan ini. Sebagai bekal, simak profilnya berikut ini. Traveler yang bulan lalu tak sempat menyaksikan Super Pink Moon, tak perlu berkecil hati karena kalian masih memiliki kesempatan melihat Supermoon keempat sekaligus terakhir di tahun 2020. Namanya adalah Super Flower Moon yang akan muncul pada Kamis (7/5/2020). Dilansir dari The Sun, Minggu (3/5/2020)  Supermoon  bulan ini disebut Super Flower Moon karena bertepatan dengan musim semi dimana bunga bermekaran. Supermoon di bulan Mei juga punya julukan lain seperti Bulan Tanam Jagung (Corn Planting Moon) dan Bulan Susu (Milk Moon). Baca juga:  Mengenal Fenomena Super Pink Moon yang Akan Muncul Selasa Besok Sementara itu menurut Forbes, Supermoon adalah fenomena ketika bulan penuh berada di titik terdekat dengan bumi pada orbitnya. Meskipun efek yang ditimbulkan tak terlalu signif...

'Super Flower Moon' Mei 2020 Akan Jadi yang Terburuk untuk 3 Zodiak Ini! Rabu, 6 Mei 2020 | 19:41 WIB

Gambar
Ilustrasi Zodiak (Sumber: Shutterstock) KOMPAS.TV - Fenomena langit diprediksi banyak terjadi pada Mei 2020. Salah satunya adalah Super Flower Moon.  Super Flower Moon merupakan bulan penanda datangnya musim semi. Ternyata Super Flower Moon ini punya dampak tersendiri untuk  zodiak . Apa sajakah itu? Simak dalam artikel yang telah  KompasTV  rangkum dari  Elite Daily  berikut ini! 1. Aries: Membersihkan Banyak Negativitas dari Hidup Aries siap membuang semua energi negatif dan beracun dalam hidup serta membebaskan diri dari semua keterikatan yang menguras energi. Namun, ini semua lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Baca Juga:  Ramalan Zodiak 6 Mei 2020: Libra Sibuk, Leo Mulailah Menabung, Gemini Bertemu Orang Istimewa . Kemungkinannya, banyak keterikatan ini memberi Aries semacam kenyamanan, entah itu hubungan yang tidak bisa Aries lepaskan atau kebiasaan buruk yang tampaknya tid...

Greta Thunberg, Aktivis Remaja Asal Swedia Jadi TIME Person of the Year 2019 Novi Christiastuti - detikNews-Kamis, 12 Des 2019 12:29 WIB

Gambar
          Greta Thunberg sebagai TIME Person of the Year 2019 (Time via AP) Madrid - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg , terpilih menjadi Person of the Year untuk tahun 2019 versi majalah terkemuka TIME. Remaja berusia 16 tahun ini disebut telah menginspirasi jutaan kaum muda di seluruh dunia untuk mengambil tindakan dalam menghadapi perubahan iklim . Seperti dilansir AFP dan Associated Press , Kamis (12/12/2019), Thunberg meluncurkan kampanye melawan perubahan iklim sejak usianya menginjak 15 tahun. Dia rela membolos sekolah setiap hari Jumat untuk menggelar unjuk rasa di luar Gedung Parlemen Swedia. Aksi ini dilakukannya sendirian setiap minggu. Dalam aksinya, Thunberg mendorong pemerintah Swedia untuk memenuhi tujuan ambisius dalam mengurangi emisi karbon. Aksinya menarik perhatian banyak orang dan pada September tahun ini, jutaan o...

Kisah Greta Thunberg, remaja yang menantang pemimpin dunia di konferensi perubahan iklim COP25 10 Desember 2019

Gambar
Hak atas foto AFP/Getty Images Image caption Greta Thunberg mulai membolos sekolah setiap Jumat untuk berdemo sendirian di depan gedung parlemen Swedia sejak usia 15 tahun. Kampanye lingkungan yang menjadi tumpuan jutaan orang yang ingin mengubah pikiran pemimpin dunia dimulai oleh seorang gadis muda asal Swedia - Greta Thunberg. Baru setahun lalu Greta Thunberg memulai gerakan membolos sekolah demi lingkungan atau 'School Strike for Climate'. Dia baru berusia 15 tahun kala itu, tapi sudah memutuskan untuk membolos dan berdemo di depan Parlemen Swedia. Ia menuntut para politisi dunia untuk melakukan lebih banyak hal untuk lingkungan. Panggung kampanye lingkungan berikutnya adalah Konferensi Perubahan Iklim COP25 di Madrid, Spanyol. Hampir 200 negara berpartisipas...

SELAMAT HARI RAYA WAISAK 2564 BE, Kamis 7 Mei 2020,

Gambar
Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada Umat Buddha dan Bangsa Indonesia, serta Warga Dunia, Sadhu. Semoga HARI RAYA WAISAK 2564  BE, Kamis 7 Mei ini membawa Berkah Kedamaian, Kesejahteraan dan Kebahagiaan bagi Bangsa Indonesia dan Warga Dunia. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta Semoga Semua Mahkluk Berbahagia Sadhu … Sadhu … Sadhu . BHANTE SUDHAMMACARO.

Selamat Jalan Didi Kempot, Ini Awal Mula Julukan The Godfather of Broken Heart Selasa, Mei 2020 09:50 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Gambar
Didi Kempot. ©2012 Merdeka.com Merdeka.com -  Kabar duka kembali datang dari industri musik Tanah Air. Penyanyi campursari legendaris, Didi Kempot baru saja menghembuskan napas terakhirnya hari ini, Selasa (5/5) sekitar pukul 07.30 WIB. Kepergian Didi Kempot untuk selama-lamanya tentu mengejutkan banyak orang. Kontribusinya terhadap eksistensi campursari di belantika musik Tanah Air sangatlah besar. Lewat lagu-lagunya, ia mampu membuat para pendengarnya dari segala kalangan usia bisa bersama menikmati musik campursari. Bahkan, ia juga sempat mendapat julukan sebagai Bapak Patah Hati Nasional atau  Godfather of Brokenheart  karena lagunya yang banyak menceritakan tentang patah hati . Berikut informasi selengkapnya: Julukan Godfather of Brokenheart ©2020 Merdeka.com/Antara Belum lama ini, Didi kempot memang diberi julukan sebagai  Godfather of Brokenheart  atau dewa patah hati oleh para pendengar setianya yang biasanya disebut...