Postingan

Etika Menulis dan Menerbitkan Buku

Fenomena Dhamma (Untuk Kalangan sendiri) Seorang bhikkhu yang bodoh mengharapkan : " Menonjol diantara para bhikkhu, menjadi pemimpin di Wihara, disambut, disanjung dan di Dewa-dewakan oleh umat " Sabda Buddha dalam Dhammapada: 73. Bab. Orang Dungu. Etika Apakah artinya Etika? Etika artinya moralitas atau prilaku yang baik dan pantas-patut, secara luasnya ialah tata-kerama, tata-tertib, displin-aturan, sopan-santun, mau menghormati orang lain, tunduk dan patuh pada hukum-aturan pemerintah, juga aturan di masyarakat dan adat, sungguh banyak pengertiannya. Kalau mau jujur dan seandainya tidak lupa, sebenarnya Etika ini sudah diajarkan oleh orang-tua kepada anaknya sejak baru lahir, coba diingat kembali bagaimana ketika seorang bayi baru lahir? Meskipun masih merah dan berlumuran darah dan air tuban, bayi itu dimandikan agar bersih dari segala kotoran, setelah bersih lalu di bungkus dengan kain bernama popok, tangan dan kakinya di bungkus. Pekerjaan tersebut tentu ada maksudnya,...

Penyebab Bencana Alam & Musibah

FENOMENA DHAMMA (UNTUK KALANGAN SENDIRI) Tidak di angkasa atau di dalam laut, juga tidak di dalam gua atau di atas gunung, tidak ada tempat di dunia ini yang dapat dipakai sebagai tempat bersembunyi dimana seseorang dapat terbebas dari buah perbuatan jahatnya (akibat hukum karma). Sabda Buddha: Dhammapada bab IX.127: Kejahatan. Cermin Manusia di ERA GLOBALISASI Akhir-akhir ini kita sering mendengar berita atau melihat peristiwa langsung tentang bencana alam dan musibah yang menimpa kehidupan manusia baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Bencana alam dan musibah itu adalah seperti gempa bumi, tsunami, badai topan, kebakaran hutan, longsor, banjir, peperangan, hancurnya gedung WTC dan Pentagon, termasuk juga musibah keluarga misalnya perkosaan, pembunuhan, perampokan, bunuh diri, dan seterusnya. Mendengar atau melihat langsung peristiwa tersebut, kadang-kadang kita jadi terperangah sejenak karena terkejut, apalagi kalau menyaksikan langsung kejadian tersebut yang menimpa saudara kit...

Perbedaan Kesaktian dan Kesucian

Fenomena Dhamma - Untuk kalangan sendiri Apakah artinya Kesaktian? Kesaktian sering juga disebut kemampuan batin yang tinggi, super power, adi duniawi, supra natural, hipnotis, mentalis, sulap, dalam bahasa Pali disebut Iddhi, Nyana dan masih banyak lagi. Namun, dari manakah sebenarnya kesaktian itu muncul atau diperoleh manusia? Dan dengan cara apakah kesaktian itu dapat dengan mudahnya dimiliki oleh sebagian orang? Pertanyaan seperti itu pasti sering keluar dalam benak setiap orang, ketika setelah melihat pertunjukan langsung atau tidak, misalnya di TV seperti contohnya David Copperfield , Deddy Corbuzier, Romy Rafael, Joko Bodo, dan lain-lain. Kesaktian selalu menarik orang pada saat dipertunjukkan di depan orang banyak, sebab ia kelihatan aneh tapi nyata, tidak masuk akal tapi dapat dibuktikan, dan kenapa tidak setiap orang bisa melakukannya? Kesaktian jauh berbeda dengan kesucian, artinya, orang memiliki kesaktian belum tentu dia memiliki kesucian batin seperti Sotapanna, Sakadaga...