Fenomena Dhamma

Monday, July 26, 2010

“ APA DEVINI TUHAN/ALLAH ITU? “

Artikel serie ke- 2.
Fakta dan Realita.

Apakah Tuhan/Allah mengatur kehidupan setelah mati


Diskusi Dharma Facebook.

Diskusi: Tanya; apakah jika kita melihat masa lalu kita, kita telah menyalahi takdir?
Apakah benar-benar ada kehidupan lain lagi setelah kehidupan ini?Apakah semua itu diatur oleh Tuhan/Allah?Bagaimana cara Tuhan/Allah mengaturnya?Teman2 tolong kasih komentar yang benar dan berguna, sadhu.


Teman-teman terimakasih atas dedikasih dan komentarnya.


1.A. Dlm budhism, tuhan itu adalah tanpa ego, seperti alam..tanpa ego sbgai pribadi..
B. Kalo kita bs melhat masa lalu itu cuma skdar bonus bukan menyalahi takdir.
C. Menrt buddha, ada kehdupan lain stlah khdupan ini.
D. Semua berdasarkn karma k...ita, citta kita, dan kondisi lingkungan kita.
E. Semua itu teratur berdasarkan hukum kosmik yg alamiah dan natural ...yg dinamakan hukum Dhammaniyana...ingat Dhamma, dhamma tidak lahir tidak mati, berdiri sndiri tanpa terciptakan..disbut juga hukum ksunyataan..
Nirvana trmasuk dlm dhamma...
Akhr kata, harap koreksi hihihi

2. tiada takdir melainkan karma, semuanya telah diatur karma, mau yg lbh baik maka hrs menanam karma baik. Yg maha pengasih tdk mungkin berwatak kejam, smua bencana adalah krn ulah manusia jg alam. Kenapa suhu bumi smkn panas? Mk jawabannya mengapa hutan menipis? Brp jumlah kdraan bermtr didunia? Brp jumlah pabrik. Banding dgn srts thn yg lalu.

3. selamat sore bhante,manusia itu hidup di dunia juga mempunyai keterbatasan,kita diberi akal budi oleh pencipta kita untuk kita manfaatkan sebaik2nya,jika kita bisa melihat masa lampau kita,apakah ada manfaatnya bagi kita???yg hrs kita perju...angkan dan kita hadapi adalah masa depan kita,melihat masa lalu saya kira tidak ada pengaruhnya buat hidup kita kini dan mendatang,yg penting kita sudah melalukan perbuatan baik yg tidak melanggar sila dlm ajaran dhama,tentang masa lalu biarlah itu menjadi rahasia pencipta kita...namo budhaya bhante...

4. Namo Buddhaya, Bhante. Menurut sy, semua yg terjadi ada yg terjadi secara proses alam, ada yg terjadi karna karma. Tidak ada yg mengatur. Bersifat alami. Mengenai melihat masa lampau, jika hal itu bermanfaat dan membawa pada peningkatan kualitas diri, menurut saya, tidak masalah. Dunia lain setelah kehidupan ini, menurut saya, ada. Ada 33 alam kehidupan termasuk alam manusia. Jika kita banyak berbuat jahat, maka setelah meninggal, akan lahir di alam neraka. Mohon dikoreksinya Bhante. BBU

5. Masa lalu tdk perlu dipkir yg pting kt jalani masa skrg,hidup ini penuh misteri,yg dtg diterima,yg pergi jgn dicari,yg blm dtg jgn dinanti
Kehidupan ditentukan oleh karma kt sdri

6. jika kita bljr buddhisme alam khdpn ada 31alam khdpn atau 33 versi mahayana. Namun beberapa alam itu bisa berada dlm st alam sep alam manusia dan hewan, dan sy rasa alam petapun dibumi cuma dimensi lain. Mhn koreksi.

7. Ada anak kecil (12th) mengaku bisa melihat kehidupan sebelumnya pada setiap orang. Kemudian di ekspos bahkan dibuat buku dan diterbitkan untuk kalangan luas. Pertanyaannya:"Sejauh mana bisa dibuktikan kebenarannya???" Para bhiku yang sudah mencapai tingkat kesucianpun tak pernah mengklaim dirinya punya kemampuan spt itu. Jadi?Jalani saja kehidupan ini dengan baiklah.

8. Namo buddhaya
menurut saya bisa melihat kehidupan masa lalu merupakan anugerah karena tidak semua orang mampu melakukannya dan saya percaya kalau kehidupan masa lalu itu ada dibuktikan dgn adanya karma
trus mengenai cr tuhan mengaturnya ,tent...u saja sempurna,salah satunya adalah kamma

9. Mnrt aq klo kt mw mlht khdpn kt yg lalu tdk jd mslh y krn dgn kt tau spt apa khdpan kt yg lalu kt jd tau p'buatan apa saja yg kliru yg tlh kt lakukan shg dpt mmperbaiki d khdpn ni..smcm tahap pmbelajaran k arah yg lbh baik..n kt tetap mnjaga pkran,tndkn,hati jg ucpan spy k dpn karma/khdpan yg kt jlni mnjd lbh baik lg..(Kl da slh dlm komentar ni tlg bntuanny spy pndgan sy b'+..,tq)

10. Namo Buddhaya Bhante dan Teman2, Sabda Sang Buddha:
"Engkau adalah majikan dirimu sendiri. Engkau membuat masa depanmu sendiri"

11. Namo Buddhaya.Mengintip kehidupan lalu? Saya rasa tidak perlu. Tampak dari kehidupan sekarang. Hidup kita adalah buah dari karma yg kita tanam.. Lantas, jika hidup kita bahagia/berkecukupan, apakah berarti di kehidupan lalu kita memang ter...us berbuat baik? Tidak juga. Yang penting, bagaimana kita menjalankan Dhamma ajaran Sang Buddha sekarang. Karma pasti akan berbuah pada saatnya. Dan rasanya tak perlu juga "mencari bocoran jawaban" apa yang akan kita hadapi kemudian hari. Jawabannya : Hukum Karma.

12. namaste bhante, kehidupan masa lalu kita ada,karena itu bs dibuktikan dgn hipnotis.ini sdh pernah dilakukan oleh ilmuwan barat.n itu berhasil dibuktikan

Trgatung tujuan & manfaatny?Takdir?Khidupan/alam lain,y.Ada akibat krna ada penyebabnya! Bhante mohon dikoreksi.SHADU 3.

13. kalau ditanya bagaimana tuhan mengaturnya itu salah.kita sendiri mengatur bukan tuhan. kita mengaturnya melalui perbuatan kita(karma),kalau anda ingin mengetahui tumimbal lahir anda bs mempelajari dgn materi paticca samupada.

14. Met malam bhante,namo budhaya@karena ajaran Buddha tidak mengenal Takdir,jadi jawabannya tidak menyalahi Takdirjawaban kedua,memang benar2 ada kehidupan lalu,jawaban ketiga,kehidupan ini tidak di atur oleh Tuhan,dalam arti kata Tuhan adalah... sebagai personal,tetapi di atur oleh hukum2 ketuhanan yaitu yg kita kenal.Panca Niyama atau 5 hukum ketuhanan,cara kerjanya hukum ini tidak di atur oleh hukum lain,tetapi bekerja dengan sendirinya.demikian jawaban saya bhante,kalau ada kesalahan mohon petunjuk dari bhante dan teman2 semua.namo budhaya.

15. Benar adanya,ada britanya diparabola ada anak yg br lhr dia langsung berbicara ktnya ia mau berjumpa ayah kandungnya dan menyebutkan alamatnya,lalu org tua itu membawa bayi itu ke ayahnya pd waktu klahiran dulu dan benar adanya alamat itu. Tuhan tdk mengaturnya,tp dng perbuatan2manusialah yg memungkinkan sgalanya terjadi.

16. Dunia selalu berputar tentulah kita ada krn masa lalu,maka ada sekarang,adanya sekarang,maka ada masa depan.


17. apakah ada yg aneh bila mengetahui masa lalu kita
sedang untuk kehidupan lain itu sudah dapat di buktikan oleh badan antariksa dunia dengan bukti yg otentik tentang adanya kehidupan di planet lain selain bumi termasuk terbentuknya matahari ...ke 2

18. Namo buddhaya bhante yang mulia dan saya hormati,juga semua teman2 sedharma yang berbahagia,selamat malam,semoga apa yang saya sampaikan malam ini semoga berkenan dan dapat diterima oleh bhante dan para bijaksana juga teman sedharma,,ma...u pun yang non buddhis,dalam agama buddha mengenal karma,dan di dalam agama islam juga mengenal namanya azab,dan di agama kristen mengenal kelahiran di surga,jika menurut agama buddha dikatakan seseorang jika ingin mendalami meditasi dapat mencapai kesuciaan dan pencerahan,,serta mencapai kesaktiaan tanpa di cari,,dan diberi,,,hanya bukti yang nyata ada di dalam buddha dharma,ada yang bisa mendengar jarak yang jauh sekali,ada yang bisa jalan menembus dinding,ada yang bisa membaca pikiran orang lain,,
ada yang bisa terbang dan menghilang berpindah tempat,,ada juga yang bisa melihat kehidupan orang lain hanya dengan menatap mukanya saja,
tapii semua itu tidaklah penting,,dan sang buddha berkotbah jangan engkau terikat akan kesaktiaanmu itu,,karena tidak itu tidak akan melepaskan penderitaanmu,,,
contohnya murid sang buddha maha maudgalana,,yang dibunuh terpotong potong tubuhnya,,karena di masa lamapu dia membunuh orang tuanya secara kejam,,apalagi mendorong mereka ke jurang dengan melepaskan kereta kuda dan orangtuanya pun dalam keadaan buta,,karena istrinya tidak tahan melihat orangtuanya,yang buta dan tidak berguna,,dan diketahui murid sang buddha ini memiliki kesaktiaan yang luar biasa,,bayangkan dia dapat mengantarkan semangkuk nasi menuju ke alam setan rakus karena dengan indra saktinya dia melihat ibunya yang terlahir di alam setan rakus,,ketika dia menyodorkan mangkuk nasi itu baru mau disentuh oleh ibunya,,tiba2 mangkuk nasi tersebut berubah menjadi api,,kenapakah maudgalana tidak berhasil mempersembahkan makanan itu ,,?

Karena kebajikan orangtuanya tidak cukup untuk menerima makanan itu,,dan akhirnya sang buddha pun memberi jalan kepada muridnya,,karena maudgalana sangat ingin menolong ibunya yang kian lama menderita,,atas baktinya ini,,pun menyentuh hati sang Buddha. sang buddha menyuruh maudgalana untuk mempersembahakan makanan, jubah serta keperluaan lainya untuk semua sangha yang akan mejalankan masa vassa,,dan kebajikan itu dilimpahkan jasanya untuk sang ibu,,setelah itu maka terlepaslah penderitaan sang ibu dari alam setan kelaparan dan berpindah ke alam yang lebih bahagia,,dan mulai saat itulah dinamakan hari ulambana,,yang sering dikenal masyarakat tiong hua dan di china dikenal sebagai bulan hantu,,berjalan dengan lunar kalender bertepatan sekitar bulan purnama,

kesimpulan diatas,,apakah ini takdir,? Ini bukanlah takdir,,dan diatas telah terbukti jika ada dua alam kehidupan antara manusia dan setan kelaparan/rakus,,,
dan tiada tuhan yang memberi bantuan juga tidak mengaturnya,,ini adalah perjalanan murid buddha yang arya maha maudgalana,,di dunia barat juga banyak orang tertarik akan buddhisme karena agama buddha memiliki bukti nyata dan dapat dibuktikan oleh siapa pun,,di dunia barat tidak gampang memberi dharma begitu saja,,hanya dengan ceramah atau pun seminar,,mereka tetap akan mau membuktikannya,,dan belakangan ini banyhak di media2 telah terlihat para selebritis dan orang barat memeluk agama buddha,,bahkan menjadi bhikku.

setelah kehidupan ini ada yang kehidupan yang lain,,menurut agama buddha,,tanpa ada keyakinan tidak dapat mempercayainya,,karena semuanya perlu dijalankan,,dan dibuktikan,,dan jika maaf sekali yang bertanya di atas adalah non buddhis,,saya enggan memberikan komentar,,karena takut akan berkata salah ,karena saya diri sendiri tidak begitu mengenal agama lain tertentu,dan hanya sebatas pengetahuaan yang di sekolah,tapi jika menurut agama buddha sudah diketahui bahwa semua adalah diatur oleh diri kita sendiri,,dan datang atas diri kita sendiri,,karena kita yang berbuat ,,maka kita akan mendapatkannya,,semoga jawaban saya ini dapat dimengerti oleh yang bertanya,,dan jika ada kata2 yang salah mohon bhante dan para bijaksana juga teman2 sedharma mengoreksi dan meluruskannya,terima kasih,, namo buddhaya,,

19. namo budhaya bhante , saya tdk terlalu percaya ada reinkarnasi n kehidupan yg lain or kehidupan sebelumnya ,tp sy percaya budha dan karma,berkat

20. Namo Buddhaya,Ikutan memberikan komentar ya, Saya sebetulnya agak heran kenapa orang selalu berpikir masa lalu adalah harus selalu kelahiran yang lalu? Padahal kalau kita mau berpikir dengan sederhana, maka segalanya menjadi sederhana.


21. Bukan...kah 1 jam yang lalu juga termasuk masa lalu, atau 1 detik yang lalu juga merupakan masa lalu, atau ambil waktu yang lebih panjang sedikit masa kecil bukankah juga masa lalu, Terus pertanyaannya " ketika kita mengingat masa lalu, lantas apakah itu salah?, Apakah menyalahi takdir? " , masalahnya bukan itu, permasalahannya adalah apakah manfaatnya dari melihat masa lalu? Apakah membawa kemajuan bagi bathin kita? kalau tidak membawa suatu manfaat bagi kemajuan bathin, buat apa kita berusaha mencari orang2 pintar untuk membaca masa lalu kita??? Bukankah suatu tindakan yang sia-sia...


22. Tetapi ketika kita mengingat masa lalu, kita masih bisa belajar banyak hal, dan berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik, bukankah itu sangat baik sekali? Contoh : "Terkadang saya mengingat masa kecil sering membunuh binatang-binatang kecil, saat ini ketika mengingat hal tersebut, terasa sedih dan tidak pantas, sehingga saat ini berusaha untuk tidak menyakiti suatu makhlukpun." Bukankah ini sangat berguna?


23. Mengenai kehidupan lain setelah kehidupan ini..., apa yang harus dikhawatirkan? Bagi orang yang memiliki banyak kepintaran dan suka bekerja keras serta tidak malas dan penuh dengan keoptimisan, apakah akan mengkhawatirkan Bisa mencari makan atau tidak ? tentu saja bagi orang-orang yang optimis tidak akan mengkhawatirkan hal-hal seperti itu. Demikian juga dengan orang-orang yang telah banyak memupuk pahala kebajikan, dan dalam memupuk pahala kebajikan penuh dengan kebahagiaan dengan kegembiraan tidak akan pernah mengkhawatirkan masa depan ataupun kehidupan akan datang, tidak peduli apakah benar atau tidak...


24. mengenai Tuhan, dalam salah-satu sutta (lupa nama suttanya) Buddha pernah menjelaskan sosok seorang dewa yang menganggap dirinya adalah pencipta alam semesta, dan dengan jelas telah di uraikan oleh sang Buddha , bahwa karena kemampuan yang tidak mencukupi sehingga tidak memiliki kemampuan untuk melihat waktu yang lebih jauh lagi sehingga menganggap bahwa dialah yang menciptakan alam semesta dan tidak berkemampuan untuk melihat alam diatasnya, sehingga selalu menganggap dirinya yang paling tinggi diantara semua makhluk.

Padahal masih ada alam diatas alam Dewa (Tuhan / God) yaitu tingkat "Kesucian".
Dari deskripsi yang telah di berikan oleh berbagai agama dan dari penjelasan oleh sang Buddha maka kita bisa pastikan kalau sosok tuhan ini masih belum mencapai tingkat "Kesucian", dengan adanya Ego yang masih melekat kuat.

Jadi kesimpulannya "Tuhan Bukanlah pencipta ataupun pengatur sesungguhnya, akan tetapi hanya sosok dewa yang karena kemampuan yang belum cukup sehingga selalu menganggap bahwa dirinya adalah seorang pencipta dan pengatur segalanya"
Demikian yang saya ketahui, bila ada yang salah mohon di berikan masukan.
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.


25. Namo buddhaya.Jikalau kita ingin mengetahui apa yg tlh kt lakukan dimasa lampau,perhatikanlh tubuh kt skrg,jikalau kt ingin mengetahui apa yg akan trjdi pd kita dimasa depan, perhatikanlh apa yg pikiran kita sdg lakukan skrg.
Buddhis mengajarkn pikiran tdk memiliki awal,yg berarti bahwa kelahiran kembali jg tdk memiliki awal. Selama berabad2,melalui satu jangka wktu yg luas,dn dr khdpn ke khdpn berikutnya,pikiran yg amat halus ini berjuang utk mencapai kebuddhaan,sementara kelahiran kembali bkn pilihan,gagasan tentang rainkarnasi melibatkn pilihan.Pilihan ini merupakn kekuatan dr org2 tertentu yg berkebajikan utk menentukan kelahiran kembali mereka yg akan dtg. Ada 2 pjlsn;

1.Tdk memiliki suatu sebab;bahwa berbagai benda bnr2 trjdi spti itu,trjdi dr diri mrka sndiri,tetapi dr sudut pandang buddhis segala kejadian pasti memiliki suatu sebab,
2. Adalah solusi ilahi;
suatu hari,Tuhan memutuskan utk menciptakan dunia, argumen tsbt tdk dpt dipertahankan dr sudut pandang buddhis,

"BENTUK ADLH KEKOSONGAN,KEKOSONGAN ADLH BENTUK" Kita kosong atau lebih tepat materi yg membentuk kita itu kosong,kekosongan berhubungam dgn gagasan tentang nol,berhubungan dgn tdk adanya keberadaan hakiki sama sekali,sebuah nol,didlm dirinya sndiri,tdk ada suatu apapun, tetapi hitungan tdk mgkin tnpa nol,krna itu nol merpkn sesuatu dn sekaligus tdk ada suatu apapun,Hal yg sama berlaku utk kekosongan. KEKOSONGAN ADLH KOSONG,dn sekaligus jg basis dr segala sesuatu.

Jika evolusi memiliki 1 sebab,Anda blh menerima bahwa alam semesta diciptakan oleh Makhluk Tingkat Tinggi,Tetapi ini akan menyulut byk kontradiksi bahwa PENDERITAAN DN KEJAHATAN JG PASTI DICIPTAKAN OLEH MAKHLUK TINGKAT TINGGI ?..
Buddhisme menyatakn bahwa manusia adlh tuan bg diriny sndiri,bahwa ia memiliki potensi utk menjdi tuan bg diriny sndiri,ini adlh hal yg sgt mendasar dlm filosofi buddhis.. Buddhisme selalu menahan diri dr menegaskan keberadaan dn kemahakuasaan satu makhluk pencipta,namun itu tdk berarti bahwa kita rasional semata. sadhu3x..


26. Saya pribadi sangat setuju dgn koment Jenny H, saya sependapat, krn kacamata manusia blm bisa mengerti ajaran agama 90%, aplg byk permainan kata2 bagi org yg suka berpendapat sendiri, jd tambah rancu dan slh persepsi, ttg sebab dan akibat karma dll.


27. Sblum kt diatur kpn dtg dihdupan, kt uda diaturkan kpn hrus mninggal kan khdupan.. Sesuai karma kt. Bg sapapun yg msih mjlni pjlanan khdupan ini. Lakukan lah yg tbaek pd ssama. Mdh2an karma kt tdk btambah. Utk dikhdupan yg akan dtg kt karma akan lbih ringan utk dijlni.


28. setiap kehidupan py masa lalu, tergantung berapa lama seseorang bisa mengingatnya,. 10 th, 20 th atau mungkin sebelum kelahirannya yg sekarang,.dan itu hal yg wajar menurut saya., kepercayaan tentang kehidupan lain setelah ini atau selain dibumi dan kepercayaan akan kekuasaan tuhan thp alam semesta merupakan keyakinan msg2 org dan kita tdk bisa memaksakan keyakinan kita thp kepercayaan org lain biar kebenaran dan waktu yg membuktikan.. hidup saling menolong, saling menghormati,. saling bekerja sama jauh lebih baik dari pada berdebat yg memang kita py keyakian yg berbeda dan itu tak ada manfaatnya.

30. Menurut saya, kalau mau lihat kehidupan kita yg lampau, lihatlah ''KEADAAN'' kita sekarang, mau lihat kehidupan yg akan datang, lihatlah ''PERBUATAN'' kita yg sekarang.


31. mungkin khdpn lain ada stlh kehidupan ini,,dgn adanya pgkuan sbgian org bsa melihat masa lalunya..
ada yg mengatakan jika kita sengaja melihat masa lalu kita,,maka kita akan menyalahi takdir,,,tapi jika tanpa sengaja kita bisa melihat masa lalu kita berarti itu merupakan anugerah yang kita terima dari TUHAN/ALLAH,,,
Mohon bimbingan dari Bhante bila komen dari saya salah,,,

32. Apa benar "diri ini" pernah hidup di kehidupan lampauuuuu? Dan apa benar "diri ini" juga akan lahir di kehidupan mendatang? Mohon pencerahan teman2

33. Sigung,percaya atau tidak sebagai umat BUDDHA,,
kita harus meyakininya,,,adanya hukum karma & tumimbal lahir,,,

34. ‎@Merry : oh begitu ya? kita HARUS meyakininya. Hehehe.. Tapi apakah memang diri ini yg terlahir sana sini? Mohon pencerahannya

35. ya mungkin,ada yang bilang bahwa teman saudara orang tua n tetangga,,bahkan musuh adalah saudara kita dikehidupan lampau, kta bertemu dikehidupan ini karna masih ada keterikatan jodoh dan karma yang belum habis, maaf jika pendapat saya ini salah, mohon bimbingan nya juga ya.



Kesimpulan:
Ketika Buddha Gotama masih hidup sering berdebat dengan brahmana yang memiliki pandangan sesat tentang Tuhan/Allah, aku/ego, dsb. Hasilnya banyak para bramana terbuka mata Dharmanya lalu berlindung kepada Buddha bahkan mau menjadi bhikkhu. Debat penting asal dengan kepala dan hati dingin dengan tujuan menggali dan mencari kebenaran universal.Orang tidak akan bisa langsung bijaksana tanpa belajar, dan 99% orang ego kuat dalam mempertahankan pandangan sesatnya.Dengan debat atau diskkusi semoga semua bisa mengambil hikmah dan manfaatnya. Untuk membuka wawasan dan pencerahan Dharma.Debat jangan diartikan mencela dan melecehkan agama lain, tapi memberi dan menerima pandangan yang benar sesuai kebenaran universal. Bila tidak bisa menerima lebih baik diam saja dan renungkan isi debat itu.

Suatu saat apa yang dibicarakan membawa manfaat bisa membuka mata Dharma bagi orang tesebut. Banyak contoh bhikkhu Indonesia asalnya penganut agama lain, setelah debat terbuka mata hatinya, lalu jadi bhikkhu untuk memperdalam Dharma. Sebut saja alm bhante Sudhammo dulunya Kiayi Madura, bhante Uttamo dulunya Kriten Protestan, pak Conelis Wowor dulunya Kristen Protestan lalu jadi bhikkhu 7-8 tahun, dsb.Kalau debat lalu marah dan merusak itu namanya bukan debat tapi rusuh dan sadis, tidak akan mendapatkan manfaat apapun, biarkan saja karma tetap berjalan.
Sama dengan KORUPSI, apakah akan dibiarkan?Kl dibiarka masabodoh takut tersinggung dsb, apa kata DUNIA?Sedangkan sudah ada Tim ini-itu, Satgas ini-itu, ada jaksa, polisi, bahkan Presiden sering kecam korupsi tapi malah merajalela, apalagi kalau dibiarkan. Inilah pandangan sesat, ego, keserakahan dan kebodohan batin yang amat kuat, yang harus terus menerus diberitahu dan disadarkan, dengan tujuan agar kehidupan masyarakat jadi makmur dan sejahtera. Tujuuan membasmi korupsi bukan mau membunuh orang yang korupsi, tapi membuka mata Dharma mereka yang gelap batinnya, hanya mementingkan perut sendiri, rakyat yang sengsara bayar pajak, dsb.

Teman-teman terimakasih atas dedikasi dan komentarnya, semoga apa yang anda sampaikan berguna bagi mereka yang sedang belajar Dharma. Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma dan semua makhluk yang telah meninggal, semoga mereka semua menemanya dan ikut berbahagia, sadhu.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup bahagia.
Ven. Sudhammacaro.
Penyusun.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home