Postingan

Pengumuman Cetak Buku Baru: "Rahasia Kehidupan dan Tujuannya"

Pengumuman cetak buku baru. “Rahasia Kehidupan dan Tujuannya” Bersama ini, kami mohon maaf berhubung buku ‘Paritta-Mantra’ sudah cetak 3 kali, dan tidak ada donatur yang masuk, maka terpaksa buku tersebut di tunda terbitnya. Selanjutnya kami mohon bantuan para ‘Dermawan’ untuk berpartisipasi berdana dalam membantu penerbitan buku Dharma. Adapun yang akan terbit buku baru dengan klasifikasi sbb: ---------------------------------------------------------------------------------- Judul: “Rahasia Kehidupan dan Tujuannya”. Penulis dan Penyusun: Bhikkhu Sudhammacaro. Editor: Endrawan (Mahasiswa ITB). Sumber acuan: Buku Dharma, Media Cetak & Elektronik, Internet. Jumlah halaman: kurang lebih 450 halaman. Penerbit: ‘Sri Manggala’. Untuk kalangan sendiri. ----------------------------------------------------------------------------------- Bagi para donatur yang perlu bukunya, mohon agar memberitahu nama, dan alamat lengkap kirim, ke- email: b_sudhammacaro@yahoo.com . Kotak dana: Goey Tek...

Menyikapi Polemik Buddha Bar

Menyikapi Polemik Buddha Bar - Dengan Kearifan dan Ketenangan - Utamakan Kebijaksanaan dan Cinta Kasih Penganut ajaran Ajaran Buddha Gautama dikenal sebagai umat yang mengutamakan kebijaksanaan dan cinta kasih universal. Paradigma ini bukanlah hanya bualan semata, namun banyak fakta dan realita telah membuktikan. Meskipun patung dan situs terbesar Buddha di Afganistan dengan ketinggian 52 meter di bom, Umat Buddha tetap menpraktikkan kesabaran dan cinta kasih. Begitu juga, umat Buddha tidak melakukan penyerangan balik (balasan) ketika Borobudur dibom sebanyak 2 kali oleh esktrimis Islam Indonesia. Hal ini tentu berbeda jika objek pengeboman ditujukan pada simbol-simbol religius umat lain. Bayangkan bagaimana rasanya jika Ka'bah yang menjadi kiblat umat Islam di bom? Selain pengeboman dan penghancuran simbol umat Buddha, tahun lalu ada patung Buddha yang dipasang penis di letakkan di tengah kota Amerika, namun sekali lagi umat Buddha diam dengan kesabarannya. Saat ini, muncul lagi y...

Dampak Psikologis Krisis Global

DAMPAK PSIKOLOGIS KRISIS GLOBAL Bhikkhu Sudhammacaro Dampak Krisis Global Secara Umum. Memasuki tahun baru Imlek krisis global mulai nampak tanda-tanda bahaya terhadap roda perekonomian secara umum di seluruh dunia. Yang mulai terasa adalah dampak ekonomi secara makro maupun mikro. Misalnya, saat ini satu-persatu perusahaan otomotif dan elektronik mengurangi produksinya, disertai pem-PHK-an sebagian karyawannya atau dirumahkan. Sementara itu, perusahaan menengah ke bawah yang modalnya 50% pinjam dari bank pasti berguguran satu persatu. Buktinya, perusahaan elektronik Panasonic Jepang akan menutup 27 perusahaannya, dan akan merumahkan 15 ribu karyawannya. Begitupula perusahaan otomotif terbesar di Dunia, Toyota, pada bulan Oktober-akhir 2008 saja merugi lebih dari 4 miliar dolar US, apalagi Mitzubishi dan Honda, sudah menyiapkan skenario penutupan dan pengurangan produksi serta PHK karyawannya. China pun ikut terkena dampak krisis ekonomi global, ekspornya menurun tajam, hingga ka...

SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2560 / 2009

GONG XI FA CAI SELAMAT TAHUN BARU IMLEK 2560 / 2009 SHIO KERBAU / TAHUN KERBAU " HARAP-HARAP CEMAS " oleh bhikkhu Sudhammacaro Pertahankan Budaya Leluhur China Leluhur orang China memiliki budaya menghormati orang tua atau orang yang lebih tua. Tradisi ini telah dikenal sejak zaman Kong Fu Zu masih hidup. Kong Fu Zu mengajarkan tentang “Berbakti pada Orang Tua”, yang hingga kini masih tetap utuh dipelihara turun-temurun. Kalau kita baca buku pelajaran tentang 'berbakti' dari guru kebudayaan timur Kong Fu Zu ini, kita akan mendapatkah pelajaran amat menarik, menggairahkan rasa persaudaraan dan keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Titik sentral adalah Kong Fu Zu yang selalu mengajarkan dan menekankan rasa hormat terhadap siapapun terlebih kepada orang yang lebih tua. Selain itu, Beliau lebih mengagungkan prilaku bermoral yang di dalam ajaran Buddha dikenal sebagai Sila atau moralitas. Bagi seorang perumah tangga Buddhis, ada 5 sila yang...

Global Warming (2)

Gambar
Lebih dari 2 Triliun Ton Es Kutub Mencair LEBIH dari dua triliun ton es di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair sejak tahun 2003. Hasil pengukuran menggunakan data pengamatan satelit GRACE milik NASA itu menunjukkan bukti terbaru dampak dari pemanasan global. "Antara Greenland, Antartika, dan Alaska, pencairan lapisan es telah meningkatkan air laut setinggi seperlima inci dalam lima tahun terakhir," kata Scott Luthcke, geofisikawan NASA. Dari pengukuran tersebut, lebih dari setengahnya adalah es yang sebelumnya ada di Greenland. Selama lima tahun, es yang mencair dari Greenland tersebut mengalir ke Teluk Chesapeake dan mengalir ke laut lepas. Bahkan menurut Luthcke, pencairan es di Greenland akan berlangsung semakin cepat. Mencairnya es di daratan sebenarnya tak berpengaruh langsung terhadap kenaikan muka air laut di seluruh dunia seperti mencairnya lautan beku. Pada tahun 1990-an, pencairan es di Greenland tidak menyebabkan peningkatan air laut yang berarti. "Namun, s...

Seni Mengatasi Krisis Global

“SENI MENGATASI KRISIS GLOBAL” oleh bhikkhu Sudhammacaro Era Globalisasi Sejak globalisasi melanda dunia, kehidupan manusia tiap negara saling terkait, saling mempengaruhi, dan saling membutuhkan. Contoh pertamakali yakni peristiwa tragedi 11 September 2001 di WTC dan Washington DC, yang menggemparkan dunia. Sejak itu sebutan nama TERORIS mulai jadi bahan pembicaraan di mana-mana, dan nama teroris akhirnya menjadi populer dengan sendirinya di seluruh dunia, hingga kini tanpa harus diekspos. Bila kita pelajari sifat atau karater globalisasi ini memiliki dua sisi berlawanan, yakni satu sisi positif dan satu sisi lagi negatif. Global Warming - Sisi Positif Dari sisi positif kita tak bisa menyangkalnya, seperti kemajuan dunia iptek semua orang pasti merasakannya, misalnya dalam hal telekomunikasi yang saat itu (th 2000) hingga kini. Kita dapat dengan begitu mudahnya dapat berkomunikasi antar negara, bahkan telekonferens, hingga dunia maya internet. Mulai anak-anak sekolah yang main game, d...

Pengumuman cetak buku baru !

Akan Terbit “ SAMADHI “(PENCERAHAN AGUNG) Teori dan Praktik Meditasi Menurut Ajaran Buddha Gotama Edisi Penyempurnaan Edisi pertama cetakan ke-tiga. Tahun Buddhis 2552 / 2008. Untuk Kalangan Sendiri. -------------------------------------------------------------------------------------- Judul asal : Mahasatipatthana Sutta & Girimananda Sutta. Penulis : Phra Somdet Buddha Ghosacariya (Nyanawara-Thera). Judul Indonesia : Samadhi. Penerjemah Thai-Indon : Goey Tek Jong. Editor : Wahid Winoto S.Th. Desain&Lay Out : Mulyono. Penyunting akhir : Bhikkhu Sudhammacaro. Penerbit : “ Sri Manggala copyrigth2008 “. ------------------------------------------------------------------------------------- Dilarang membajak, memfotokopi tanpa izin penerbit. Kotak dana: Goey Tek Jong : BCA-4070195025-Jakarta. Kritik & saran dan info ke e-mail: b_sudhammacaro@yahoo.com “ SAMADHI “ (PENCERAHAN AGUNG) Teori dan Praktik Meditasi Menurut Ajaran Buddha Gotama Meditasi bukan ritual agama, meditas...

SEBAB DAN AKIBAT

Judul asal: Cause-effect Penulis: Samanera Narit (Thailand) Judul Indo: “Sebab Dan Akibat.” Penerjemah: Selvy & Loecy-Jakarta, 2552/2008. Revisi & Penyempurnaan: bhikkhu Sudhammacaro. Penerbit: Buddha Metta Arama-Jakarta. Ditulis ulang 7-11 Agustus 2008. Salam damai dan bahagia selalu. Bhikkhu Sudhammacaro. Pengantar. Pada zaman Buddha Gotama masih hidup dulu, ketika berdiam di puncak gunung Gijjhakuta mengadakan pertemuan 1250 bhikkhu yang telah mencapai pencerahan batin yang sempurna Arahat. Saat itu Y.M Ananda siswa-Nya bertanya: Y.M Buddha untuk menghapus keraguan kami para siswa, kami bertanya, apakah penyebab semua makhluk ada yang menderita, cacat mental-tubuh, ada yang miskin, pengemis, rendah, dsb? Apa yang telah mereka lakukan hingga menerima akibat menderita dan bahagia itu? Lalu Buddha Gotama menjelaskan: Bahwa apa yang mereka terima dalam hidup ini adalah akibat hasil dari perbuatan mereka sendiri di masa kehidupannya yang lalu, sangat lama, dan baru saat ini be...