Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

“NAFKAH TDK BENAR “ Kesimpulan Akhir dan Solusinya.

Kesimpulan Akhir: Buddha mengajarkan 8 Jalan Mulia bukan hanya untuk mencapai Kesucian Batin saja. Terbukti banyak orang mencari Nafkah tdk Benar berakibat (efeknya) amat Luas selain Merugikan Dirinya sendiri, juga Orang Lain, serta Makhluk lain (Orangutan dsb) seperti yg sdh tiga kali di posting. Buddha tdk melarang orang menjadi Kaya Raya punya Uang banyak, tp yg perlu diperhatikan ialah hrs dg Cara Nafkah yg Benar, apalagi tambah Gemar berdana. Tujuannya ialah agar orang dg Nafkah yg Benar akan memperoleh Berkah berbagai macam dlm hidupnya. Misalnya; memperoleh Nama baik, dipuji oleh semua orang, memberi manfaat bagi dirinya keluarga dan orang lain termasuk makhluk lainnya. Hidupnya sehat, bahagia, damai hatinya, selamat kemana pergi dan di manapun. Setelah meninggal akan terlahir di alam bahagia. Coba kita Simak contoh dari Nafkah tdk Benar Usaha kebun Sawit: Yg Rugi Dirinya dan Keluarganya akan ikut menderita. Para Pekerja yg disuruh membantai Orangutan, Jendral yg Melindunginya,

“NAFKAH TDK BENAR IKUTI DAN BACA “ ke-2.

Berita hangat terkait: “NAFKAH TDK BENAR IKUTI DAN BACA “ ke-2. Cukup dibaca dan Renungkan. Manajer PT KAM Diperiksa Terkait Pembantaian Otangutan Antara – Rab, 23 Nov 2011 Samarinda (ANTARA) - Manajer Kebun PT KAM berinisial P menjalani pemeriksaan di Polres Kutai Kartanegara, Polda Kalimantan Timur, diduga terkait pembantaian puluhan ekor orangutan Kalimantan (pongo pygmaeus morio) di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, periode 2008-2010. Informasi yang berhasil dihimpun di Mapolres Kutai Kartanegara, Rabu, menyebutkan P sudah terlihat berada di Markas Polres Kutai Kartanegara sejak Selasa sore dan baru menjalani pemeriksaan di ruang Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reskrim pada Selasa malam. "Sejak Selasa sore, P terlihat berada di Polres kemudian menjalani pemeriksaan pada Selasa malam," ungkap seorang sumber ANTARA di Polres Kukar. Manajer Kebun PT KAM itu juga lanjut sumber tadi, kembali terlihat menjalani pemeriksaan di ruang Tipiter Satuan Reskrim Polres K

“NAFKAH TDK BENAR IKUTI DAN BACA “ ke-1.

Berita hangat terkait: “NAFKAH TDK BENAR IKUTI DAN BACA “ ke-1. Polisi Janji Usut Pembantaian 1000 Orangutan di Kalimantan Oleh Abdul Qodir | TRIBUNnews.com – Kam, 24 Nov 2011 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyatakan pihaknya menjadikan temuan sekitar 1.000 orangutan dibantai setiap tahun di Kalimantan dari 19 LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) sebagai bahan penyelidikan. Polri tak ingin mengamini temuan LSM tersebut sebelum ada penyelidikan. Sebab, perlu ada bukti yang mendukung temuan tersebut. "Itu akan menjadi masukan dalam rangka mengungkap bagi penyidik. Misalnya dikatakan 10 ribu (orangutan) dalam setahun, kami kan harus cari buktinya. Apa buktinya? Misalkan buktinya tulang, maka tulang itu akan dicek oleh ahli kedokteran hewan dan forensik, apakah benar itu tulang kera, tulang monyet, atau tulang orangutan atau tulang apa. Kira-kira ini ada berapa banyak, sejak umur berapa, dari berapa lama, itu akan ditelusuri ahlinya," papar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usm

“ PENGUSAHA KEBUN SAWIT DAN PEKERJA, JUGA FANGSHEN KARMA BURUKNYA BERAT, APA SOLUSINYA? “

Diskusi Dharma Facebook. 1. Bhante, kl sy usaha Perkebunan Sawit yg luasnya smpe 30-50 Hektar, pasti bnyak makhluk hdp dan Hama yg dibunuh oleh para pekerja krn sy yg suruh, sengaja atau tdk sengaja. Gimana menurut Sila yg berkaitan dg HK? 2. Namo Budhaya Bhante Sudhammacaro: kalau boleh saya ingin bertanya mengenai mata pencaharian yg benar: apakah sy kerja di perkebunan sawit sdh sesuai mata pencaharian benar. Krn kami masih mengunakan racun utk membasmi rumput dll. Belum lg kalau kena hama ulat....bisa jadi jutaan ulat yg kami basmi. Mohon petunjuknya Bhante.anumodana. 3. Saya ingin bertannya apa maanfaat pelepasan hewan yang acaranya sering diadakan di Wihara.....Bukankah hal ini juga melangar pada 8 jalan utama diatas....? Terima kasih. Jawab: Teman2 maaf kl komen bhante salah, usaha kebun sawit dan pekerjanya, mirip dg usaha buka Gedung Walet yg saat ini harganya anjlok cuma go-tiaw itupun barangnya hrs bersih putih dan minta di antar ke Bos, dulu harganya ji-go tiaw sekilo dan B

“ SOLUSI MAKAN DAGING AGAR BEBAS DARI KARMA BURUK “

DISKUSI DHARMA FACEBOOK. Seri ke-2. BHIKKHU DILARANG MAKAN BEBERAPA JENIS DAGING Bhikkhu dilarang makan 10 macam daging: 1. Daging Manusia 2. Daging Gajah 3. Daging Kuda 4. Daging Anjing 5. Daging Ular 6. Daging Singa 7. Daging Beruang 8. Daging Harimau 9. Daging Macan tutul 10. Daging Macan Kumbang. Buddha melarang para Bhikkhu memakan daging 10 macam ini dengan alasan sesuai dengan Dhamma Winaya, misalnya daging manusia-tentu masuk akal karena berbahaya bagi kehidupan sesama manusia, bisa termasuk kriminal dan dipenjara (Sumanto). Jika seandainya ada Bhikkhu yang makan daging manusia, pasti akan meresahkan umat Buddha, akhirnya agama Buddha bisa dilarang oleh Pemerintah, tidak mendapat simpati dari masyarakat luas. Dilarang makan daging gajah dengan alasan, bahwa gajah (bukan karena badannya besar) adalah sangat berjasa baik kepada Buddha ketika hidup bertinggal tiga bulan di hutan Palelay (berwassa-musim hujan). Gajah juga berbakti membantu mencarikan kayu dll. Gajah berjas

“ NAFKAH NELAYAN DAN RESTORAN SEAFOOD/ DAGING DAN JAGAL HEWAN, KARMA BURUK APA HARUS GANTI PROFESI? “

DISKUSI DHARMA FACEBOOK. Seri ke 1. Teman2 ini pertanyaan dari umat. Bhante: Ada yang jadi beban pikiran saya. Di agama Buddha, pada 8 Jalan Utama; mata pencaharian benar, umat dilarang mencari penghasilan berjualan makhluk hidup. Bagaimana nelayan, tukang masak seafood, karyawan rumah jagal dll? Apa harus ganti pekerjaan lain yang harus mereka pelajari lagi dan menghadapi persaingan baru? Apa cuma disiapkan bahwa mereka satu waktu akan menerima karma buruk krn nafkahnya spt itu (Takdir). Teman2 tlg kasih komen yg benar dan berguna, untuk membuka Wawasan dlm Dharma. 1. Semua harus didasari pengertian benar,tapi yang pasti perjualan makluk hidup,pasti akan mendapatkan karma jangankan kita praktek nyata berjualan masih didalam pikiran kita aja klu didasari keserakahan dan kebencian pasti akan menimbulkan karma buruk,untuk itu hidup harus seimbang dg cara perbanyak berbuat baik,kepada semua makluk tanpa memandang siapapun yg akan kita bantu termasuk kasih sayang terhadap binatang. 2. Namo

“ YAYASAN BUDDHA TZU CHI BARU 5-19 TAHUNAN TAPI HEBAT CEPAT MAJU DI BANDING ORGNS SANGGHA YG SDH 30-40 TAHUAN, MENGAPA? “

DISKUSI DHARMA. Teman2 lanjutan bahasan kita (jangan Marah dan jangan saling Menyalahkan); Mengapa? Yayasan Buddha Tzu Chi di Indo lebih cepat Berkembang dan Maju Pesat, padahal masih Baru di Indo kira2; 5-10 tahunan, bila di bandingkan dg Organisasi Sanggha di Indo yg Notabene sdh Lebih dulu kira2; 30-40 tahuan lewat. Perlu anda ketahui, Yayasan Buddha Tzu Chi di pimpin oleh Master Cheng Yen yg tinggal di Taiwan dan tdk tinggal di Indo dan tdk membentuk Nama Organs Sanggha, tdk spt Organs Sanggha Indo yg juga Pemimpinnya semua tinggal di Indo. Meskipun Master Cheng Yen tinggalnya di Taiwan, tapi mampu mengatur/ me- manajemen Anggotanya ke seluruh dunia. Mengapa Yayasan Buddha Tzu Chi di Indo Anggotanya bisa dari semua Kalangan; Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Kong Hu Cu, dst.. Yayasan Buddha Tzu Chi di Indo Lebih Hebat, Maju, Teratur, Rapih, Kompak Bersatu, Tanggap, Terdepan dlm Bakti Sosial Korban Bencana dan Musibah di Indo dan seluruh Dunia. Teman2 tlg kasih komen yg benar dan ber