Fenomena Dhamma

Thursday, December 29, 2011

“ ISTRI MENINGGALKAN RUMAH 2 BLN, SUAMI JEMPUT ISTRI NGADAT “

DISKUSI DHARMA FACEBOOK.

Teman2 Dharma kalau sempat silahkan simak pertanyan dari Umat dan kasih komen.


Bhante, Istri saya meninggalkan saya pulang ke rumah org tuanya sudah hampir 2 bln, saya Di anggap Ga bertanggung jawab, kerja Ga Ada yg pasti selalu pindah2 trs gt.

gara2 masalah financial keluarga saya jd hancur, saya ke rumah org tuanya tp dia Ga mau bertemu dgn saya lg, bagaimana menurut Bhante baiknya saya hrs berbuat apa lg untuk bs mendapatkan istri saya kembali?
Mohon penerangan dari teman2 dan Terimakasih Bhante.

Teman2 tlg kasih komen yg benar dan berguna sadhu.

T eman2 terimakasih atas dedikasi dan komen yg berguna.


1. Dulu pernah ada tmn yg seperti ini. Mkn ini bs bwt menyadarkan diri dulu apakah di dlm diri ada kesalahan2 sambil berdoa / bc mantra2 Buddha sambil mengirimkan kekuatan metta unt istri dan kel. Ingat jangan remehkan kekuatan doa. Mudah2an bs berhasil.


2. Namo buddhaya bhante, Menurut sy klu mau mendapatkan Istrinya kembali, Ya tunjukkan rasa tanggung jawab sebagai suami, Kerja yg benar.


3. pagi bhante dan teman teman^_^ menurut kamu sudah bisa menafkahi istri kamu belum,sudah mendapatkan pekerjaan tetap belum.itu kan sebab istri kamu meninggalkan kamu.kalau kamu masih cinta dan ingin melanjutkan pernikahan ini,kamu harus menunjukan kalau kamu bisa memenuhi kriteria suami idaman,walaupun berumah tangga tidak selalu memerlukan materi berupa uang saja,terkadang memerlukan kasih sayang dan cinta kasih,apa kamu memberikan juga?
tapi kalau kamu sudah berusaha sebisa mungkin mencari uang dan hasilnya tidak seberapa tetapi sang istri masih tidak mau berarti istri anda matrealistis.apa landasan anda bisa menikah?karna saling mencintai....


4. Pengalaman yg pernah saya alami, mati tidak hidup juga bosan. Keadaan ekonomi hancur dan pada akhirnya bertemu dgn Romo Hema Surya Teja, beliau menyarankan saya, 1. Cia Cay 2. Baca Paritta a.VANDANA b.TISARANA c.PANCASILA d.BDS e.KARANIYA METTA SUTTA f.PATTUMODANA g.ETTAVATA. Juga baca KO ONG KWAN SIE IM KENG 7x.
Saya lakukan semua dgn penuh sujud dan yakin sambil terus berusaha. akhirnya THIAN. BUDDHA KWAN IM dan semua BODHISATVA memberikan jalan untuk perubahan ekonomi dan diri. Ada juga cara lain diliat dari kestabilan unsur diri dgn cara buka BAZI tapi jika percaya. Maaf ini hanya pengalaman pribadi yg saya alami, bagi yg tidak berkenan abaikan saja. Salam Sejahtera. ia aku percaya jika kita setulus jiwa menjalankannhya BODHISATVA akan memberi jalan buat kita.


5. hehee... dr awal istri sebelum menikah sudah tau keadaan dan situasi anda... dan dia siap dan mau menikah... mengapa sekarang minggat... ???? cari alasan lain yang di sembunyikan.... Dan hati hati jangan sembarangan pergi ke org pintar, tdk smua org pintar mengerti Buddha Damma. Ada kalanya mrk malah menyesatkan. Tdk ada org yg bisa mengubah nasib anda kecuali anda sendiri. Good luck.


6. Manusia selalu diliputi perasaan serakah. Semakin tinggi penghasilan semakin tinggi tingkat gaya hidupnya. Jika terus begitu keadaan seperti ini akan terus terulang. Dan menurut saya bukan financial masalahnya, tetapi diri kita lah yang bermasalah baik istri maupun suami. Banyak dengarkan Dhamma, berDana, jalankan sila dan meditasi, menurut saya itu yang terbaik agar hasil karma baik dapat terkondisi untuk berbuah. Dan dapat menyelesaikan permasalahan ini. Sadhu 3x. BBU.


7. Dilihat masalah dr istri adalah materi,di dunia ini masih banyak manusia yg melihat dr materi (dari agama manapun;buah simalakama dimana kita perlu materi tsb),jika sdh mapan pasti (istri) mau menerimanya kembali... (terserah anda jika sdh mapan;apakah msh mau menerima istri yg hanya melihat dr materi saja). mslh keluarga soal financial tentu benahi diri sendiri dl...cari pekerjaan tetap...tunjukan tgg jawab nya...ttp setia pada istri..cpt lambat asal brpikr positif ke depan semoga trselesaikan....om mani pad me hum


8. bekas istri ada... bekas ortu yang tak ada.... pengertian yang luas dan saya rasa anda dapat mengembangkannya dengan benar dan tepat... keputusan tetap di tangan anda.. jangan libatkan orang lain.... trimalah saran dan pertimbangkan baik baik dan secara dewasa dan matang jangka panjangnya....

bila rasa tak suka sudah muncul sulit untuk kembali suka ini yang perlu di pikirkan baik2 dan jangan sepihak yang merasakan yang tak se imbang .. kehidupan masi berjalan sangan panjang bagi anda.... selamat berjuang semoga sukses dan tepat dalam pengambilan keputusan.... semangattttt....


‎9. " Jembatan " ......yg harus dilewati.. Kebanyakan wanita meninggalkan pria karna mslh finansial, banyak2 berdana meditasi. Walaupun istri tidak kembali. Relakan dia bukan jodoh anda dimasa ini. Ambilah jalan yang terbaik.


10. Kalau dia tidak mau ketemu ya jeput lagi, jeput lagi sampai dia mau ketemu. Minta orang tuanya untuk membujuk. Biasanya kalau orang tua wanita berpihak kepada kita, dia pulang, kalau tidak ya jadi repot. Sementara itu perbaiki diri, cari pekerjaan yang tetap. Penuhi keinginan istri.

Toh istri kan sudah banyak berkorban untuk kita, dia rela meninggalkan keluarga untuk kita, melayani kita siang dan malam. Jadi wajar kalau mereka menuntut kasih sayang dan perhatian yang lebih dari suami. Saya pikir masalahnya bukan di keuangan tetapi di komunikasi, jangan ketus, tetapi lembut. Istri perlu dilibatkan dalam permasalahan keluarga, kadang mereka mempunyai pandangan yang luar biasa. Karma baik perlu dipupuk, berdana juga...

DAN TERUS KUNJUNGI ISTRI, BILA PERLU SETIAP HARI. Sudah berapa kali anda kunjungi dalam 2 bulan ini..? Paritta mempunyai kekuatan yang besar, jangan lupa dibaca.. Duh banyak juga yang harus dilakukan, demi istri ya tidak apalah..



11. wah,,, susah juga ya kalo materi dijadikan patokan dalam suatu kebahagiaan dalam pernikahan .....Dan kalo KDRT / perselingkuhan yang terjadi , ini mungkin wajar seorang istri meninggalkan suami tapi jika materi/finansial yang menjadi alasan seorang istri meninggalkan suaminya ini sungguh keterlaluan, materialistis kali tu istri .... hal ini membuktikan betapa tipisnya cinta untuk suami dan keluarganya .....

saran saya biarkanlah istrinya pergi ,berilah waktu dia berpikir/merenung seluas"nya.... jika dia/istri lebih mencintai suami dan keluarganya daripada materi maka suatu saat dia akan kembali jua....ngak usah dikejar terus menerus ... cape deh dan lebih baik si suami fokus untuk memperbaiki finansialnya... saya rasa itu lebih penting ,,,, be happy ..


12. hehehhe .. kira kira yang di maksud Samana sacca dengan jembatan...
kira kira nih fersi saya... ~ kehidupan tetap harus di lalui dengan halangan apapun... apakah akan terputus 2 atau tali terputus satu atu jembatan kehidupan ada papannya yang bolong.... tetap harus di lalui... kehidupan tetap harus berjalan.. ~ maaf bila salah mengerti dengan maksud jembatan ini... tolong di luruskan. saling memahami satu sama lain dalam bentuk apapun akan menjauhkan semua perbedaan yang ada di kehidupan ini. Memang uang itu perlu... Cari uanga dulu baru cari istri anda di rumahnya... Kl ga punya uang mo dikasih makan apa anak org ?


13. Lupakan masa lalu,tatap masa depan.terlepas siapapun yang salah,janganlah mengeluh....yang penting semangat untuk bangkit kembali. Anggaplah perpisahan sementara.Kalau anda (lelaki),berbenah dirilah,tunjukan kemampuan anda berjuang untuk masa yad... segala sesuatu di dunia ini ada sebab dan akibat,tanpa sebab tidak mungkin ada akibat,begitu pula sebaliknya. seperti panglima perang berdiri tegap di medan laga,memandang para prajuritnya bertempur melawan musuh musuh nya.

Yang tidak pernah salah,adalah orang yang tidak melakukan sesuatu... adanya sebab akibat adalah pembelajaran, hanya arah pikiran,kedewasaan berpikir,dan wawasan manusia gimana menanggapinya ! meneliti hakekat perkara...yang buat anda bijaksana.


14. menurut saya anda mesti cari pekerjaan yg tetap.agar tiap bln ada uang agar dapur tetap mengepul n kebutuhan primer lainnya jg terpenuhi.dgn pekerjaan yg pindah2 pasti penghasilan anda jg kurang dpt memenuhi kebutuhan keluarga.makanya istri anda menganggap anda kurang bertanggung jwb thd keluarga.tetaplah dtg ke tmp istri.kl istri gak mau ktm gak papa.sabar aja.ngobrol dgn ortunya aja.tentunya dgn bw berita ttg usaha anda cr kerja tetap.terus komunikasi dgn ortunya.kl ortunya liat anda serius.cinta.ada. semua yang ada telah di gariskan untuk semua umatnya,nasib dan takdir tidak bisa di rubah oleh siapa saja.


15. tanggung jawab.nti ortu istri akan menasehati anaknya kl diliat anda ada tanggung jwb sama anaknya.berumah tangga harus saling pengertian.istri tdk suka apalah.suami mesti mengerti n berusaha memenuhi.begitu pula sebaliknya.komunikasi mesti berjalan baik.berusaha sebaik2nya saja.kl istri tetap gak mau kembali stlh anda kerja tetap.terserah anda tetap sabar ato direlakan saja.tp pertama2 jadilah suami yg bertanggung jwb terlebih dahulu.. tidak perlu ber-argumentasi ....siapa yang salah atau benar....,tapi jalani saja...... garis kehidupan ini dengan bijaksana....,bukan semata-mata istri harus kembali.


16. istri anda jg salah.dlm berumah tangga.kl keuangan kurang.istri mesti bantu suami cari uang.jangan malah plg kermh ortu n nyalahin suami aja.rumah tangga kan mesti ditanggung sama2.apalagi kl dah ada anak.mesti kerja lebih keras lg.pintar2 cari peluang uang.kerja keras..susah senang bersama dirasakan n ditanggung..itulah poin org berumah tangga..


17. btw anda n istri sama2 buddhis kan? kl iya.pergilah bersama2 ke Vihara.kebaktian.dengarkan ceramah Dhamma..sapa tau ceramahnya ada yg mengena dihati anda berdua n membawa perubahan sikap hidup.menghilangkan rasa mumet akan dukkha hidup yg anda berdua rasakan.pergi bersama jg akan meningkatkan rasa kebersamaan diantara kalian..kl kekurangan uang.gaya hidup mesti disesuaikan dgn penghasilan.yg terjadi diterima n berusaha agar hidup menjadi lebih baik.byk kok keluarga yg tetap bahagia walau kekurangan uang..


18. Namo Buddhaya Bhante... Selamat malam... Kalo menurut saya bhante... Sharusnya mslh financial dlm klrga hrs d pikirkan brsma, di rundingkan dan dicari jln keluarnya... Karna ukuran ckup itu ssah untk diukur... Karna banyak keluarga yg tdk bersyukur yg berpenghasilan 30jt/bln, tp msih jg d bilg tdk mencukupi, padahal 1 keluarga cma 4 org. (suami,istri .dan 2 anak ) .

Tp banyak jg keluarga2 yg tau bersyukur yg ttap mrasa ckup wlau hnya berpenghasilan krang dari 1,5jt/bln,.. Wlaupun mereka 8 org dlm 1 keluarga (suami,istri,dan 6 org anak )... Jk antara suami dan istri mau saling mengerti , pasti hal dmkian tdk perlu d ributkan. Tp jk tdk, keributan pasti tdk terhindarkan.

Contoh sang suami hanya berpenghasilan 30rb/hari,jk sang istri mau mengerti dan memakai uang tsb dgn sebaiknya pasti bisa (ada dipake, tdk ada ya... tahan dulu ) . Tp Klu suami dapat 3jt/hari tp istri mau pke 5jt/hari ya pasti tdk cukup dan pasti ribut jg. Jd Dlm kasus ini saya rasa jk suami selama ini hanya ber-malas2an dan tdk mau berusaha, maka keputusan istri BENAR, karna hal tsb bisa mendorong suami untk trus berusaha.

Tp jika selama ini suami uda berusaha tp pendapatan mash ttap minim, maka tindakan istri SALAH karna berarti istri tdk mau mengerti kondisi financial keluarga, dan tdk bisa mengelolah ekonomi keluarga dgn baik dan tdk bisa bersyukur. padahal saya rasa d luar sana mash banyak keluarga yg lebh susah lg dlm hal financial tp sang istri tetap mendampingi suami untk menghadapi kehidupan ini...


Teman2 trims atas dedikasi dan komennya yang berguna. Karma baik ini kita limpahkan kepada para Guru Dharma, para Leluhur d Ortu yg msh hidup atau yg sdh meninggal dan semua makhluk yang telah meninggal semoga mereka dapat menerimanya dan ikut berbahagia, sadhu.
Sabbe satta bhawantu sukhitatta.
Semoga semua makhluk hidup berbahagia.

2 Comments:

  • At 11:45 AM , Blogger father frogs said...

    This comment has been removed by the author.

     
  • At 11:48 AM , Blogger father frogs said...

    kehidupan dan waktu adalah nyata,pahami dan dimengerti masalah adalah sesuatu yg sdh terjadi,dgn hasil yg tidak baik.Wahai temanku yg baik jgn lah membahas kepermasalahnya,panggil duduk bersama tuk bicarakan waktu yg akan datang dengarkan keluhan sebenarnya dlm diri si istri.Apapun keputusannya bila kamu benar mencintainya dirinya,kebahagiaan istri adalah aset dari cintamu,bilamana kamu tetap egois punya keputusan tuk istrimu tetap kembali padamu,berati kamu tidak mencintai kehidupan istrimu .Kamu hanya punya keraguan.salam tuk kawan seDharma.

     

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home